Reviw Keyboard

Armaggeddon MKA-7C Psycheagle, Keyboard Gaming Harga Kompetitif

Mohammad Mamduh    •    Sabtu, 11 Mar 2017 12:07 WIB
review peripheralarmageddon
Armaggeddon MKA-7C Psycheagle, Keyboard Gaming Harga Kompetitif
Armaggeddon MKA-7C Psycheagle

Metrotvnews.com, Jakarta: Keyboard gaming berikutnya yang datang ke meja pengujian Metrotvnews.com adalah Armaggeddon MKA-7C Psycheagle. Anda mungkin mengenal Armageddon sebagai salah satu produsen yang cukup serius di pasar kelas menengah ke bawah. Hal tersebut bisa dibilang benar adanya, mengingat mereka memiliki pilihan produk yang cukup banyak dengan harga yang cukup terjangkau gamer.

Jika membicarakan keyboard sebagai salah satu perangkat gaming, biasanya gamer lebih memiliki produk yang sudah menggunakan komponen mekanik. Alasannya adalah keyboard ini mempunyai respons yang lebih baik. Armaggeddon MKA-7C Psycheagle adalah salah satunya. Seperti apa kelebihan dan kekurangannya? Berikut ulasannya.



Keyboard gaming besutan Armageddon identik dengan balutan warna hitam dan kuning. Warna sekunder kuning hanya tersemat pada penamaan produk dan keterangan tombol lainnya yang bias Anda lihat di bagian numpad. Secara tampilan, keyboard ini tidak menawarkan desain yang istimewa, sama seperti keyboard standar. Hanya saja, konsep yang ringkas membuat keyboard ini menampilkan komponen mekaniknya, dan konsep ini sedang menjadi tren di kalangan produsen keyboard.

Keuntungannya, bobot keyboard mekanik bisa lebih rendah, dan mengurangi luas dimensi yang dimiliki. Selain itu, keyboard juga menjadi lebih mudah dibersihkan. Armaggeddon MKA-7C Psycheagle menggunakan material plastik dan metal yang menjadikan bobot keseluruhannya lebih ringan. 



Melihat tata letak tombolnya, Armaggeddon MKA-7C Psycheagle tidak menyediakan tombol tambahan yang biasa dipakai untuk penanaman fungsi makro. Keyboard gaming ini juga tidak memiliki driver khusus, dan pengaturan fitur dilakukan via tombol Fn. Biasanya, ketiadaan software cukup membatasi ruang kustomisasi makro. Di sisi lain, fitur yang ditawarkan Armaggeddon MKA-7C Psycheagle sudah tergolong proporsional.

Berhubung rilis tahun ini, Armaggeddon MKA-7C Psycheagle menawarkan nuansa RGB yang sedang jadi tren. Alhasil, ketimbang melihat performa gaming, Anda mungkin akan lebih sering melihatnya sebagai keyboard yang penuh cahaya. 



Namun, bukan berarti Armaggeddon MKA-7C Psycheagle menawarkan performa yang buruk. Komponen mekanik yang dipakai memiliki gaya tekan yang agak berbeda, dan unit pengujian yang kami menyematkan komponen blue switch, yang mengeluarkan suara seperti mesin ketik saat ditekan.

Anda yang terbiasa memakai keyboard sejenis dengan komponen Cherry MX atau Kailh tidak akan menemukan perbedaan yang menonjol ketika penggunaan selama beberapa waktu. Perbedaan baru terasa ketika Anda memakainya cukup intensif. Pertanyaan berikutnya yang muncul adalah ketahanan komponen ini yang bisa saja lebih rendah dari dua kompetitor ternama.

Armaggeddon MKA-7C Psycheagle sudah lebih dari cukup memenuhi keperluan gaming. Selain menyediakan kecepatan respons yang tidak kalah dengan seri lain atau produk kompetitor lainnya, keyboard ini juga memiliki daya tahan yang tidak mengecewakan. Satu kekurangan yang cukup terlihat adalah ketiadaan palm rest, sehingga Anda yang sudah terbiasa menggunakan alas tambahan untuk tangan bakal merasa cepat lelah.
Kesimpulannya, 


Kesimpulan

Armaggeddon MKA-7C Psycheagle adalah keyboard gaming mekanik yang tidak berbeda dengan kompetitornya. Satu-satunya yang menjadi kelebihan adalah penyematan LED RGB yang membuatnya menjadi lebih berwarna, tak lupa dengan beberapa fungsi tambahan yang menggantikan tombol makro khusus yang biasanya memperbesar dimensi keseluruhan.

Khusus pasar Indonesia, harga merupakan aspek terpenting yang diperhatikan gamer. Armaggeddon MKA-7C Psycheagle tampaknya bisa mencuri perhatian mereka, mengingat harganya yang tidak sampai Rp1 juta. Di sisi lain, perlu diingat bahwa Anda jangan terlalu banyak mengharapkan fitur istimewa dari keyboard ini.
 

Armaggedon MKA-7C Psycheagle

 

7,8

  • Harga bersaing
  • Bobot ringan
  • Kustomisasi ringkas
  • Fitur standar
  • Daya tahan komponen layak dipertanyakan

 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.