Review Peripheral

Samsung Gear Fit 2 Pro, Kini Bisa Dipakai Berenang

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 22 Dec 2017 19:13 WIB
samsungreview wearable
Samsung Gear Fit 2 Pro, Kini Bisa Dipakai Berenang
Tampilan Samsung Gear Fit 2 Pro. (MTVN)

Jakarta: If it's not broke, don't fix it. Samsung tampaknya berpegangan pada ungkapan tersebut ketika membuat Gear Fit 2 Pro. Memang, Gear Fit 2 Pro lebih terasa pembaruan dari Gear Fit 2 yang diluncurkan tahun lalu daripada perangkat yang sama sekali baru. 

Dari segi desain, Gear Fit 2 Pro memiliki desain yang sangat mirip dengan Gear Fit 2. Sama seperti pendahulunya, Fit 2 Pro memiliki layar melengkung dengan tali yang terbuat dari karet.

Satu hal yang membedakan Fit 2 Pro dengan pendahulunya adalah wearable ini memiliki pengunci layaknya jam tangan, berbeda dengan Gear Fit 2. 

Tampaknya, Samsung mengubah pengunci pada Fit 2 Pro untuk membuatnya semakin aman ketika digunakan. Mengingat Fit 2 Pro juga bisa digunakan saat Anda berenang, adanya pengunci ini akan membuat Anda tenang, tidak perlu khawatir fitness tracker ini akan terlepas tanpa sengaja ketika Anda sedang berenang. 



Selain itu, tidak ada perubahan signifikan pada desain Gear Fit 2 Pro. Ia tetap memiliki layar 1,5 inci dengan layar yang agak melengkung agar terasa pas di tangan. Wearable ini juga masih memiliki baterai berdaya 200 mAh. Selama menggunakannya, baterai Fit 2 Pro bisa bertahan selama hampir 2 hari. 

Ketika diluncurkan, Gear Fit 2 sudah memiliki sertifikasi IP68, yang berarti, ia bisa dimasukkan ke dalam air dengan kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit. Kini Samsung melengkapi Fit 2 Pro dengan fitur anti-air 5AT M, yang memungkinkannya untuk dibawa berenang hingga kedalaman 50 meter.

Tidak berhenti sampai di situ, Samsung Gear Fit 2 Pro bahkan bisa digunakan untuk melacak aktivitas Anda ketika Anda sedang berenang. 

Satu fitur baru lain yang menarik dari Gear Fit 2 Pro adalah ia memutarkan musik ketika Anda berolahraga melalui mode offline pada Spotify. Anda bisa menyimpan musik ke Fit 2 Pro dan mendengarkan lagu via headphone tanpa harus membawa smartphone Anda ketika Anda sedang berolahraga. 



Sama seperti pendahulunya, Fit 2 Pro akan menghitung langkah yang Anda ambil, lantai yang sudah Anda naiki dan kalori yang sudah Anda bakar. Wearable ini juga akan secara otomatis mendeteksi ketika Anda melakukan olahraga. 

Misalnya, ketika saya berjalan cepat, maka Fit 2 Pro akan secara otomatis menghitung lama saya berolahraga. Namun, ketika saya menggunakan motor dengan kecepatan terlalu tinggi, Fit 2 Pro secara salah menganggap saya sedang bersepeda. 

Samsung juga melengkapi Gear Fit 2 Pro dengan aplikasi pada smartphone. Di sini, Anda bisa melihat informasi kesehatan yang dikumpulkan oleh Fit 2 Pro, seperti langkah, kalori dan juga berapa lama Anda tidur. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan Fit 2 Pro atau smartphone Anda untuk membantu Anda mencatat kafein atau air yang telah Anda konsumsi. 



Meskipun dibuat sebagai fitness tracker, Fit 2 Pro juga memiliki beberapa fitur smartwatch. Wearable ini bisa menerima notifikasi, seperti email atau pesan. Anda juga bisa membalas secara langsung melalui Fit 2 Pro. Tentu saja, jawaban yang bisa Anda pilih dibatasi oleh jawaban yang telah tersedia. Jika mau, Anda bisa membuat Fit 2 Pro menunjukkan cuaca pada Fit 2 Pro. 

Dihargai Rp2.499.000, Samsung Gear Fit 2 Pro adalah wearable yang cukup terjangkau jika dibandingkan dengan smartwatch Samsung, Gear Sport yang dihargai Rp3.999.000. Namun, keduanya memang ditujukan untuk pasar yang berbeda. 

Geart Fit 2 Pro cocok untuk Anda yang peduli dengan kesehatan, ingin mengetahui seberapa efektif olahraga yang Anda lakukan dan memantau diet Anda. Sebagai pemantau kebugaran, Fit 2 Pro memiliki desain yang cukup modis sehingga Anda tidak merasa malu ketika menggunakannya saat sedang berpergian. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.