Review Smartphone

Kami Menguji Ponsel Selfie Sony Xperia C4 yang Baru Diluncurkan Hari Ini, Begini Hasilnya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 24 Jun 2015 23:16 WIB
review gadget
Kami Menguji Ponsel Selfie Sony Xperia C4 yang Baru Diluncurkan Hari Ini, Begini Hasilnya
Tampilan dari Sony Xperia C4.

Metrotvnews.com: Tren selfie semakin menjamur, baik di kawasan Indonesia maupun Asia Tenggara. Karena itulah, Sony meluncurkan smartphone lain yang bertema selfie, Xperia C4. Smartphone ini merupakan penerus dari smartphone selfie Sony sebelumnya, Xperia C3.

Dibandingkan dengan C3 yang dirilis pada tahun lalu, tentu saja C4 memiliki spesifikasi yang lebih baik. Meskipun begitu, tetap terlihat bahwa C4 merupakan bagian dari seri C milik Sony, jajaran yang mengusung kamera sebagai fitur utamanya.


Desain

Xperia C4 memiliki desain khas Sony yang cenderung kaku. Di sisi kanan, Anda akan menemukan tombol power, volume, kamera dan slot untuk 2 SIM card dan SD card. Sama seperti smartphone buatan Sony lainnya, C4 memiliki tombol power yang lebih mendekati bagian tengah.

Sejujurnya, hal ini memang membuat menekan tombol tersebut menjadi lebih mudah. Jika pada kebanyakan smartphone lain tombol volume berada di atas tombol power, kali ini, Sony meletakkan tombol volume di bawah tombol power, karena di bagian atas, terletak slot untuk sim card dan SD card.



Di bagian bawah terletak tombol kamera. Untuk mengambil foto, Anda dapat menggunakan tombol ini atau tombol yang ada pada layar. Secara pribadi, saya merasa keberadaan tombol fisik ini cukup membantu, terutama saat mengambil foto menggunakan kamera belakang.

Sementara itu, di sisi kiri Anda akan menemukan port untuk charger. Karena port charger terletak di bagian atas, Saya tidak merasa terganggu saat menggunakan C4 dalam posisi horizontal bahkan ketika ponsel ini sedang diisi baterainya.

Bagian belakang dari Xperia C4, terbuat dari doff. Di satu sisi, bahan ini membuatnya halus untuk disentuh. Di sisi lain, material ini cepat kotor, terutama jika Anda memilih warna putih.


Software & antarmuka

Sejak pertama kali dibeli, Xperia C4 sudah menggunakan Android 5.0 Lollipop. Sementara itu, antarmuka yang digunakan masih antarmuka khas Sony. Saat Anda menekan tombol Home, maka Anda masih akan masuk ke dalam menu utama. Hal yang saya kurang sukai dari antarmuka milik Sony adalah karena saya tak bisa menggabungkan beberapa aplikasi ke dalam satu folder. Saya hanya dapat melakukan hal itu pada bagian depan.

Salah satu hal yang saya paling sukai dari smartphone dari Sony adalah ia tak penuh dengan bloatware atau aplikasi dari pihak ketiga yang belum tentu digunakan para pengguna.



Dengan harga yang cukup mahal, maka sudah sepantasnya jika pengguna Xperia C4 khawatir ponsel miliknya akan hilang atau dicuri. Untuk mengantisipasi hal ini, Sony telah memberikan satu fitur yang disebut dengan my Xperia dalam Xperia C4. Setelah Anda mengaktifkan fitur ini di Settings, Anda dapat mengetahui lokasi ponsel Xperia Anda melalui situs myxperia.sonymobile.com.



Setelah lokasi Xperia Anda diketahui, Sony juga akan mengirimkan email ke Anda. Dalam email tersebut, tertulis lokasi ponsel Anda berada dan kapan ponsel tersebut ditemukan. Selain mencari lokasi ponsel, fitur ini juga memungkinkan Anda untuk memberikan "sound alert". Di my Xperia, terdapat juga fitur "protect", "change PIN" dan "erase".

Jika Anda mengaktifkan fitur protect, saat Anda ingin menggunakan Xperia, maka Anda harus masuk ke dalam akun. Jika Anda mengaktifkan fitur change PIN, semua kode yang ada pada ponsel Anda secara otomatis akan tergantikan oleh 6 kode angka yang Anda masukkan. Sementara "erase" berfungsi untuk menghapus data yang ada pada Xperia Anda.


Kamera & video

Kamera memang merupakan fitur yang Sony unggulkan dari Xperia C4. Untuk kamera utama, Sony menggunakan kamera 13 MP dengan sensor Exmor R buatannya. Satu hal yang menarik dari Xperia C4 adalah memiliki berbagai aplikasi foto dan pembuatan video, seperti Movie Creator, sebuah aplikasi yang secara otomatis mengumpulkan foto-foto yang diambil pada rentang waktu tertentu, misalnya hari, minggu, atau bulan, ke dalam film pendek layaknya presentasi PowerPoint.

Uniknya, saat Anda menggunakan mode Superior Auto, smartphone secara otomatis menyesuaikan mode kamera. Misalnya, jika Anda berada di ruangan dengan cahaya yang remang-remang, kamera secara otomatis akan berada dalam mode low light. Selain itu, sama seperti pendahulunya, Xperia C3, Xperia C4 juga memiliki berbagai mode kamera yang unik, seperti AR Mask, AR fun dan AR effect.

Gambar yang dihasilkan kamera utama Xperia C4 sendiri terlihat cukup bagus. Gambar yang dihasilkannya terlihat tajam, terutama jika Anda mengambil foto saat berada di luar ruangan dengan cahaya yang memadai. Bahkan saat Anda mengambil gambar di malam hari, selama cahaya di sekitar masih cukup terang, maka gambar yang dihasilkan masih cukup bagus.

Hasil gambar menggunakan kamera belakang di ruang terbuka di siang hari.



Hasil gambar menggunakan kamera belakang di ruang terbuka pada malam hari.



Hasil gambar kamera belakang di dalam ruangan.



Kamera depan C4 masih memiliki resolusi yang sama dengan kamera depan C3, yaitu 5 MP. Meski begitu, gambar yang dihasilkan kamera ini masih cukup bagus. Satu hal yang berbeda pada kamera depan Xperia C4 jika dibandingkan dengan kamera depan pada ponsel lain adalah kamera depan ini tetap memiliki fitur yang sama seperti kamera belakang. Biasanya, pada kebanyakan smartphone lain, fitur kamera depan jauh lebih terbatas daripada fitur yang ada pada kamera belakang.

Hasil gambar menggunakan kamera depan di siang hari.



Dengan kamera Xperia C4, Anda sudah dapat membuat video dengan resolusi full-HD.


Performa & baterai

Dengan layar selebar 5,5 inci dan resolusi full-HD, Sony Xperia C4 tak hanya asyik untuk mengambil foto atau mengambil selfie, tetapi juga untuk menonton film. Layarnya cukup lebar dan memiliki bobot yang relatif ringan, membuat Anda tidak perlu khawatir akan tangan yang menjadi pegal. Xperia C4 juga sudah dilengkapi dengan BRAVIA Engine 2 dan teknologi IPS.



Sony menyebutkan bahwa untuk membuat pengalaman menonton menjadi semakin seru, Xperia C4 dilengkapi dengan xLOUD, yang disebut "Loud Enhancement Engine". Sayangnya, Xperia C4 hanya dilengkapi dengan satu speaker mungil pada bagian belakangnya. Jika Anda meletakkan ponsel ini di meja atau di kasur, maka suara yang dikeluarkan akan teredam.





Meski menggunakan prosesor buatan MediaTek, performa Xperia C4 terbilang cukup baik. Seperti yang dapat Anda lihat pada tabel di atas, spesifikasi Xperia C4 terbilang sangat baik di kelasnya. Saat saya mencoba untuk menggunakan beberapa aplikasi sekaligus, tak ada masalah yang saya temui. Kecuali tentu saja, jika saya membuka terlalu banyak aplikasi berat, proses mengganti aplikasi akan menjadi agak tersendat.

Sayangnya, saat digunakan secara terus menerus untuk menjalankan aplikasi yang berat, terkadang bagian atas ponsel, dekat dengan kamera, terasa panas. Hal ini cukup mengganggu saat Anda menggunakan ponsel untuk bermain atau untuk menonton video.



Untuk masalah baterai, Xperia C4 tergolong sangat baik di kelasnya. Seperti yang dapat Anda lihat pada grafik di atas, dibandingkan dengan 4 smartphone lain di range harga yang sama, Xperia C4 memiliki daya tahan baterai yang paling kuat.

Meskipun begitu, tidak ada salahnya jika Anda siap sedia power bank, karena baterai Xperia C4 tidak akan bertahan untuk dipakai sehari penuh, terutama jika Anda adalah tipe orang yang tidak bisa lepas dari ponsel.

Xperia C4 memiliki dual sim, dan keduanya sudah mendukung jaringan 4G LTE.


Kesimpulan

Untuk sebuah smartphone kelas menengah, Xperia C4 terbilang mahal. Meskipun begitu, Xperia C4 memang memiliki fitur khas Sony yang cukup menarik, seperti mode yang ada pada kamera, fitur my Xperia untuk melacak ponsel dan aplikasi PlayStation.

Ia juga memiliki desain cantik yang didukung dengan performa yang mumpuni. Selain itu, karena Sony telah menggunakan teknologi TV pada smartphone ini, Xperia C4 sangat nyaman untuk digunakan untuk menonton film.

 
  Sony Xperia C4
Prosesor Mediatek MT6752M @1,7GHz octa-core
RAM 2 GB
OS Android Lollipop (5.0)
Memori Internal 16 GB
Kamera 13 MP (belakang), 5 MP (depan)
Dimensi 150.3 x 77.4 x 7.9 mm
Bobot 147 gram
Baterai 2.600 mAh removable battery
Layar 5,5-inci IPS LCD 1080x1920 pixel
Konektivitas GSM: 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz
HDSPA: 900 / 2100 MHz
LTE: 850 / 900 / 1800 / 2100 MHz
Harga Rp4.500.000
 

Sony Xperia C4

 

8

  • + Layar lebar full-HD
  • + 4G LTE di dua slot
  • + Punya banyak fitur unik khas Sony
  • - Bagian belakang yang cepat kotor
  • - Terasa panas jika digunakan untuk membuka aplikasi terlalu berat terlalu lama



(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.