Reivew Headset

Bowers & Wilkins P7 Wireless, Si Maskulin Pemanja Telinga

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 15 Nov 2016 18:17 WIB
bowers & wilkinsreview peripheral
Bowers & Wilkins P7 Wireless, Si Maskulin Pemanja Telinga
Bowers & Wilkins kembali mengusung teknologi Bluetooth pada headphone terbarunya.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemudahan yang dihadirkan teknologi pada aspek kehidupan manusia juga dapat dinikmati sejumlah produk, termasuk pada perangkat audio. Salah satu kemudahan tersebut disuguhkan melalui pemanfaatan teknologi Bluetooth.

Pemanfaatan teknologi Bluetooth ini memungkinkan produsen menghadirkan kenyamanan penggunaan dengan meniadakan kerumitan yang disuguhkan oleh juntaian kabel, seperti yang dilakukan oleh Bowers & Wilkins pada headphone terbarunya, P7 Wireless.

P7 Wireless bukanlah produk berteknologi Bluetooth pertama yang dihadirkan oleh Bowers & Wilkins. Sebelumnya, produsen audio kenamaan dunia ini juga telah mengusung teknologi serupa pada perangkat generasi sebelumnya, yaitu P5 Wireless.

Untuk urusan desain, Bowers & Wilkins menghadirkan P7 Wireless dengan kesan maskulin akibat balutan warna gelap berpadu dengan warna perak pada bagian berbahan stainless steel yang mendominasi bodinya. Selain itu, kesan maskulin juga diusung oleh balutan bahan bertekstur kulit yang lembut.

Selain tampilan menawan, Anda akan dimanjakan dengan bantalan yang tergolong tebal, baik pada bagian headband maupun pada bagian ear-cup. Bekal bantalan tebal tersebut turut menghadirkan kenyamanan saat menggunakan perangkat dalam jangka waktu lama.

Bantalan yang cukup tebal ini turut membantu meminimalisir rasa sakit yang umumnya muncul, akibat cengkeraman ear-cup yang tergolong kuat. Cengkeraman ini juga membantu headphone tetap di tempat dan tidak mudah bergeser, bahkan saat Anda menggerakan kepala dengan cepat dan kuat.



Sementara itu, meski tidak berbekal fitur noise cancellation, bantalan tebal di bagian ear-cup headset P7 Wireless ini turut membantu dalam menghadirkan pengalaman mendengarkan audio tanpa gangguan suara dari lingkungan sekitar.

Ukuran yang diusung headphone bertipe over-the-ear ini tergolong besar dan tebal, serta dengan bobot yang terbilang berat. Hal ini menyebabkan perangkat sedikit terasa berat saat dikenakan, meski tidak mempengaruhi kenyamanan selama menggunakannya.

Serupa dengan headphone lainnya, Bowers & Wilkins P7 Wireless ini juga dilengkapi dengan bagian khusus untuk menyesuaikan panjang headband dengan kepala Anda, yang dapat ditemukan pada penghubung headband dan engsel sebelum earcup.

Untuk menyesuaikannya, Anda dapat menarik bagian khusus tersebut, namun perlu mengeluarkan sedikit tenaga ekstra. Meskipun demikian, hal ini membantu mengurangi insiden panjang headband yang berubah tanpa sengaja saat tersimpan di tas tanpa tas penyimpanan khusus.

Selain tas penyimpanan khusus, kemudahan dalam hal penyimpanan yang dihadirkan Bowers & Wilkins pada P7 Wireless turut didukung oleh pembekalan engsel, yang memungkinkan pengguna melipat headphone dan menyimpannya pada tas tersebut.



Bowers & Wilkin juga membekali P7 Wireless dengan sejumlah tombol pengendali terintegrasi pada earcup headphone. Tombol pengendali volume dapat ditemukan pada sisi depan earcup sebelah kanan, sementara tombol daya dan slot USB terdapat di sisi bawah earcup yang sama.

Menggeser tombol daya akan mengaktifkan perangkat dan Bluetooth, sementara menekan tombol tersebut berfungsi untuk menghubungkan headphone dengan smartphone atau perangkat lainnya.

Untuk urusan kualitas audio, rasanya tidak perlu berpanjang lebar soal kualitas yang disuguhkan oleh P7 Wireless ini. Perangkat ini mampu menyuguhkan segala jenis musik dengan keluaran audio yang memanjakan telinga.

Hal ini kami dapati saat mendengarkan lagu instrumental berjudul You Are My Lady yang dialunkan oleh grup musik Smooth Jazz All Star. Alunan suara terompet pada lagu ini terdengar jelas, tanpa menutupi gebukan halus yang berasal dari drum dan simbal. Selain itu, suguhan audio menyenangkan tersebut juga ditandai oleh alunan suara terompet utama dan terompet pengiring yang masih dapat dibedakan namun tetap mengalun secara harmonis.

Kesenangan menikmati suguhan audio lain turut dapat dirasakan pada lagu Bad Blood milik Taylor Swift. Selain suguhan suara merdu Taylor Swift, headphone ini juga mampu menyuguhkan ketukan alat musik pengiring dengan jelas, tanpa bertumpuk ataupun menutupi satu sama lain.

Soundstage pada lagu tersebut juga dapat disampaikan dengan baik oleh P7 Wireless ini, salah satunya saat alat perkusi terdengar dari arah kanan kami. Hal senada juga kami temukan saat menikmati lagu In The End milik Linkin Park. Pada lagu ini, telinga kami turut dimanjakan oleh petikan senar bass yang terdengar jelas.

Tidak hanya unggul soal kemudahan akibat pemanfaatan teknologi Bluetooth, headphone Bowers & Wilkins P7 Wireless ini juga mampu memanjakan mata dan telinga, berkat usungan desain yang elegan dan berkesan maskulin, dan keluaran audio yang disuguhkannya.
 

Bowers & Wilkins P7 Wireless

 

9,5

  • Mudah dihubungkan ke perangkat
  • Suara bagus
  • Desain elegan dan mendukung kenyamanan
  • Ukuran agak besar



(MMI)

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
Review Smartphone

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s

2 days Ago

Polytron Prime 7s hadir dengan desain tipis dan ringan serta berkesan elegan, namun didukung ba…

BERITA LAINNYA
Video /