Review Headset

Sennheiser HD 4.40BT Wireless, Tanpa Juntaian Kabel

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 19 Dec 2017 18:16 WIB
sennheiserreview peripheral
Sennheiser HD 4.40BT Wireless, Tanpa Juntaian Kabel
Sennheiser HD 4.40BT Wireless

Jakarta: Bagi pengguna yang gemar berpetualang, headphone menjadi alat yang membantu untuk melewati masa tunggu dan tenggelam di dunia mereka dengan mendengarkan musik atau menikmati konten lainnya.

Namun, pergerakan yang banyak terjadi saat masa tunggu dan masa penjelajahan tersebut menyebabkan headphone dengan dukungan kabel bukanlah pilihan menarik. Sehingga headphone dengan Bluetooth akan lebih mampu menghadirkan kebebasan bagi masyarakat tersebut.

Mungkin hal tersebut juga menjadi alasan Sennheiser kembali menghadirkan headphone karyanya, yaitu HD 4.40BT Wireless. Serupa namanya, perangkat ini mengandalkan teknologi Bluetooth sebagai medium penghubung antara alat pemutar musik dan headphone.

Untuk mengaktifkan headphone menekan tombol kecil paling ujung mendekati engsel di sisi earcup sebelah kanan selama dua detik, hingga terdengar suara yang menyebut Power On. Tindakan serupa juga perlu dilakukan untuk menonaktifkannya.



Untuk menghubungkan headphone tersebut dengan perangkat via Bluetooth tergolong mudah. Sebab Bluetooth perangkat aktif dan berada dalam mode pairing saat Anda mengaktifkannya. Anda hanya perlu mencari nama Bluetooth headphone di perangkat pemutar musik.

Selain melalui pairing, Anda juga dapat menghubungkan headphone dan alat pemutar musik dengan memanfaatkan teknologi NFC. Cukup mengaktifkan NFC di kedua perangkat dan pindai alat pemutar musik di earcup sisi kiri hingga terdengar bunyi instruksi, kemudian tekan yes.

Headphone ini tergolong sebagai ponsel minim tombol, sebab hanya menyediakan satu tombol yaitu tombol daya yang juga mewakili beberapa aktivitas di antaranya memutar dan menghentikan musik, menjawab panggilan telepon, serta melakukan panggilan telepon ulang.

Untuk menerima atau menghentikan panggilan telepon, Anda hanya perlu menekan tombol satu kali, dan dua kali untuk menghubungi kembali nomor terakhir yang Anda telepon. Sementara itu di sebelah tombol ini juga tersedia tuas geser.

Tuas geser tersebut berfungsi untuk memutar lagu selanjutnya saat digeser ke atas, dan memutar lagu sebelumnya saat digeser ke bawah. Selain itu, Anda juga dapat menemukan tombol volume berdesain tekan standar.



Tombol volume terletak antara tombol tuas geser dan bersebelahan dengan jack kabel headphone untuk perangkat yang tidak mendukung Bluetooth 4.0 dan NFC, serta port untuk charger baterai headphone.

Soal suguhan audio, Sennheiser HD 4.40BT Wireless mampu menyuguhkan kesenangan menikmati audio serupa perangkat bermerek Sennheiser lain, berkat keluaran audio yang jernih. Selain itu, soundstage yang disuguhkan headphone ini juga baik.

Hal tersebut memungkinkan kami mengetahui asal arah suara instrumen musik dari lagu dengan baik. Suguhan sound stage yang memanjakan telinga tersebut terdengar saat mendengarkan lagu Adele yang berjudul Rolling in the Deep.

Pada lagu yang dibawakan oleh penyanyi asal Inggris tersebut, suara instrumen bass dan drum berpadu secara harmonis dan dapat terdengar dengan jelas tanpa tumpang tindih satu sama lain.

Demikian juga dengan suara alat musik pengiring lainnya, mengalun dengan harmonis tanpa mengganggu atau menutupi vokal Adele dan vokal penyanyi latar.

Suguhan audio yang sama menyenangkan juga dihadirkan Sennheiser HD 4.40BT Wireless pada lagu In The End milik Linkin Park. Gebukan drum, gitar, bas serta instrumen elektronik pada lagu mengalun dengan harmonis, mendukung vokal khas Chester dan rap Mike, yang setiap baik lirik dapat terdengar jelas.



Tidak hanya pada jenis musik lebih baru, pengalaman menyenangkan serupa juga kami dapati saat mendengarkan lagu When I Fall in Love yang dinyanyikan oleh penyanyi legendaris Nat King Cole. Sennheiser HD 4.40BT Wireless terbilang dalam mampu menyampaikan alunan lagu dan suara sang penyanyi dengan baik.

Meskipun tanpa noise cancellation, Anda tetap dapat menikmati alunan lagu tanpa gangguan suara dari lingkungan sekitar. Hal tersebut berkat ukuran earcup yang mampu mencakup daun telinga memungkinkan Anda menikmati audio dengan baik tanpa gangguan suara dari lingkungan sekitar.

Selain memberikan kebebasan berkat Bluetooth dan NFC, headphone ini juga meyuguhkan kemudahan dalam navigasi. Sennheiser HD 4.40BT Wireless menghadirkan kesenangan berkat audio yang memanjakan telinga. Harga sekitar Rp3,3 juta memang cukup sepadan dengan fitur yang ditawarkannya

Sennheiser HD 4.40BT Wireless

 8,5

  • Suara baik
    +Navigasi mudah 
    +Desain elegan, minim tombol
     
  • -Tidak didukung fitur Noise Cancelling

     



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.