Review NAS

Synology DS218j, NAS Sederhana tapi Bisa Diandalkan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 30 Aug 2018 16:51 WIB
hardwaresynologyreview peripheral
Synology DS218j, NAS Sederhana tapi Bisa Diandalkan
Synology DS218j.

Jakarta: Kebutuhan perangkat penyimpanan data tidak selalu dari kalangan perusahaan skala besar. Perusahaan menengah dan kecil, bahkan pengguna rumahan yang ingin mengadopsi teknologi untuk menyimpan dan berbagi data dengan mudah.

Synology yang dikenal sebagai salah satu produsen perangkat network attached storage (NAS) menambah daftar produk barunya lewat Synology DS218j, berupa NAS dengan fitur 2-bay.

Melihat fitur penyimpanannya yang terdiri dari 2-bay saja, sudah ditebak bahwa NAS ini ditujukan untuk segmen pengguna rumahan atau bisnis skala kecil dan menengah.

Synology DS218j hadir dengan desain sederhana berdimensi 165 x 100 x 225,5 mm dan bobot 0,88 kg saja. Untuk mengakses 2-bay yang disediakan pengguna cukup membuka sisi casing dengan model slider atau geser, namun terdapa dua baut di bagian belakang yang berfungsi sebagai penguncinya.

Jadi Synology DS218j tidak mendukung fitur hot swap dalam penggunaannya. Pengguna harus terlebih dahulu menonaktifkan Maximum Internal Raw Capacity sebelum memasang atau mencabut drive disk.

Meskipun menyediakan 2-bay, Synology DS218j mampu menampung tiga jenis perangkat penyimpanan mulai dari SATA HDD 3,4", SATA HDD 2,5", dan SATA SSD 2,5". Khusus untuk opsi SATA HDD dan SATA SSD 2,5" pengguna harus menggunakan komponen Disk Holder.

Synology DS218j memiliiki daya tampungt maksimal 24TB dengan kombinasi masing-masing drive memiliki kapasitas 12TB tergantung konfigurasi teknologi RAID yang digunakan dengan maximuum single volume size sebesar 16TB.



Seperti yang sudah Medcom.id jelaskan bahwa tampilan Synology DS218j sangat sederhana. Bagian wajahnya hanya terdapat tombol Power serta kumpulan lampu indikator yang terdiri dari indikator daya, disk drive yang terpasang serta iidnikator koneksi LAN dan status perangkat.

Saat Medcom.id menjajal Synology DS218j dengan menggunakan SATA HDD 3,5" Seagate IronWolf 12TB, lampu indikator akan berkedip dengan warna jingga, serta mengeluarkan bunyi saat disk drive tidak terpasang kurang pas sehingga tidak terdeteksi.

LED indikator status juga akan berkedip dan mengeluarkan bunyi apabila Synology DS218j menbdeteksi ada masalah para perangkatnya atau disk drive yang terpasang. Hal ini tentu sangat membantu pengguna untuk segera mengetahui apabila terjadi problem.



Beralih ke bagian belakangnya, Medcom.id menemukan kipas exhaust ukuran 92mm yang bisa dikustomisasi mode kecepatannya sesuai dengan beban kerja atau penggunaannya. Tersedia juga dua buah port USB 3.0 dan port RJ45 Lan Gigabit.

Untuk dapur pacunya, Synology DS218j dibenamkan CPU Marvell Armada 385 (88F6820) 32-bit Dual Core 1,3Ghz dengan kapasitas RAM 512MB DDR3 yang berdasarkan penggunaan oleh Medcom.id mampu menyajikan operasional antarmuka dengan cepat dan lancar.

Synology DS218j menyajikan kecepatan baca atau sequential reading jingga 113MBps dan kecepatan tulis atau sequential writing hingga 112MBps yang tentuunya dicapai secara optimal apabila menggunakan perangkat penyimpanan yang dituujukan untuuk NAS seperti produk Seagate IronWolf.



Satu hal yang Medcom.id dari jajaran NAS Synology adalah antarmuka Synology DiskStation Manager yang sangat user friendly dengan tutorial uuntuk setiap fitur atau menu di dalamnya. Pada bagian home selalu tersedia kotak berisi informasi performa Synology DS218j termasuk kesehatan disk drive yang terpasang.

Selain itu aplikasi pendukung atauu companion app yang disediakan Synology juga cukup banyak termasuk untuk versi mobile, sehingga Anda bisa mengakses konten dan terhubuung ke seluruh fitur dari Synology DS218j lewat aplikasi yang disediakan serta fitur Synology QuickConnect.



Misalnya fitur Synology Moment yang menyediakan akses untuk menyimpan atau membuat backup foto di Synology DS218j dari smartphone. Dengan teknologi AI atau kecerdasan buatan Synology setiap foto yang tersimpan secara otomatis akan dikelompokkan tidak hanya berdasarkan tanggal tapi juga wajah maupun objek foto.



Kesimpulan
Synology DS218j menjadi salah satu NAS yang bisa diandalkan bagi pengguna rumahan atau perusahaan skala kecil dan menengah yang sudah membutuhkan perangkat penyimpanan data yang terhubung dengan internet ketimbang berlangganan cloud.

Membandingkan dengan versi DS218+ yang pernah kami ulas, Synology DS218j tidak memiliki tombol copy untuk mempermudah proses penyimpanan data dari perangkat yang terhubung ke NAS ini.

Meskipun proses pemasangannya cukup mudah, DS218+ masih mendukung fitur hot swap sementara DS218j tidak memilikii fituur tersebut dan pengguna masih harus membuka baut yang mengunci casing. Synology DS218j dibanderol lebih murah dari DS218+, di rentang harga Rp3 juta.
 
 
Synology DS218j
Plus
  • Performa cukup baik
  • Proses pemasangan mudah
  • Dukungan aplikasi sangat banyak
  • Bisa diakses lewat smartphone
Minus
  • Tidak tersedia tombol Copy button
  • Tidak mendukung hot swap



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.