Review IP Camera

Uji IP Camera D-Link DCS-936L, Apa Keunggulannya?

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 07 Jul 2017 23:01 WIB
review peripheral
Uji IP Camera D-Link DCS-936L, Apa Keunggulannya?
D-Link DCS-936

Metrotvnews.com, Jakarta: Perkembangan teknologi di ranah perangkat internet of things (IoT) yang sangat pesat memang memberikan banyak manfaat bagi pengguna awam.

Banyak dari perangkat yang dulunya hanya bisa digunakan oleh kalangan tertentu menjadi lebih mudah dipasang dan digunakan oleh siapa saja. Perangkat IP camera adalah salah satunya. Seperti yang diperlihatkan oleh D-Link DCS-936L HD WiFi Camera kali ini, Anda bisa membuat sistem keamanan rumah tanpa bantuan siapapun.

Mirip dengan IP camera D-Link lainnya, DCS-936L memiliki fitur yang memungkinkan Anda untuk memantau rumah langsung dari ponsel atau tablet menggunakan koneksi internet. Kamera ini mengandalkan sinyal internet melalui WiFi, jadi ia tidak akan berfungsi bila router WiFi yang menjadi penghubung sinyalnya dimatikan. Tentu saja Anda juga harus memastikan perangkat ini agar selalu mendapatkan sinyal WiFi yang kualitasnya baik.



Untungnya, DCS-936L memiliki desain yang mungil dan fleksibel, sehingga bisa ditempatkan di berbagai sudut ruangan. Anda juga bisa memposisikan kemiringan kamera ini sesuai kebutuhan dan menempatkannya di langit-langit atau dinding karena ia telah dilengkapi dengan fitur mounting. Meski kameranya tidak bisa bergerak, DCS-936L sudah bisa mengambil gambar dengan sudut pandang yang lebar, yaitu hingga 120 derajat.

Fitur yang ditawarkan tidak banyak berbeda dengan IP camera D-Link lain yang pernah kami ulas sebelumnya. DCS-936L bisa merekam di mode malam menggunakan infra merah. Kamera ini juga bisa merekam secera otomatis jika mendeteksi gerakan dan suara. Namun, satu-satunya opsi penyimpanan hanya melalui slot MicroSD yang ada di bodinya.



Kualitas rekamannya juga tergolong sangat baik karena suara juga bisa terekam menggunakan kamera ini. Namun sensor gerakan dan suaranya agak terlalu sensitif, namun D-Link menyediakan opsi untuk menurunkan tingkat sensitivitasnya sesuai dengan keinginan Anda. 

Yang paling kami sukai dari kamera ini adalah instalasinya yang sangat mudah. Cukup menggunakan aplikasi resminya yang bisa diunduh melalui marketplace aplikasi resmi dan pindai kartu instalasi yang tersedia, nanti Anda akan dipandu untuk melakukan instalasi. Tentu saja Anda membutuhkan Router WiFi yang terkoneksi dengan internet agar instalasi bsia berjalan lancar.



Sayangnya, opsi instalasi hanya terbatas melalui aplikasi yang tersedia di smartphone dan tablet. Anda tidak bisa memasang DCS-936L menggunakan PC dan kamera ini memang tidak memiliki opsi komunikasi lain selain menggunakan WiFi.

Kesimpulan

Di harga Rp2 juta, D-Link DCS-936L memang menawarkan fitur yang cukup menarik. Selain mudah dipasang, kamera ini juga memiliki desain minimalis dan low profile sehingga cocok untuk dipasang di dalam rumah. Minusnya, opsi instalasinya sangat terbatas dan ia masih belum memiliki aplikasi khusus untuk PC.
 

D-Link DCS-936L

  • Fitur cukup banyak
  • Desain ringkas dan low profile
  • Instalasi mudah
  • Intalasi terbatas menggunakan aplikasi



(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.