Review VGA

Radeon RX Vega 56, Pesaing Serius GTX 1070

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 29 Nov 2017 07:44 WIB
review kartu grafis
Radeon RX Vega 56, Pesaing Serius GTX 1070
AMD Radeon RX Vega 56 (MTVN/DANU)

Jakarta: Beberapa waktu yang lalu kami telah membahas salah satu kartu grafis kelas atas AMD terbaru yaitu Radeon RX Vega 64. Kartu grafis tersebut dirancang untuk bersaing secara langsung dengan NVIDIA GTX 1080.

Hasilnya memang tidak mengecewakan, namun NVIDIA sudah memiliki GTX 1080 Ti yang lebih kencang dan tidak bisa disaingi oleh AMD. Meski demikian, cerita perang kartu grafis kali ini belum selesai.



AMD masih memiliki satu kartu grafis yang menggunakan GPU Vega, yaitu Radeon RX Vega 56. Berbeda dengan Vega 64, kartu grafis ini ingin bersaing di pasar pengguna yang lebih rendah dari GTX 1080 namun masih merupakan pasar premium.

Dengan kata lain, Vega 56 membidik pasar GTX 1070 yang secara hirarki berada di bawah GTX 1080. Tapi apakah nasib Vega 56 akan sama dengan saudaranya?

Bodi Sama

Vega 56 versi reference masih menggunakan bodi yang sama dengan Vega 64, bahkan sekilas Anda akan sangat sulit untuk membedakan antara Vega 64 dan 56. Bodi kartu grafis ini masih mirip sekali dengan RX 480 versi reference.

Hanya saja RX Vega 64 versi reference memiliki bodi yang lebih panjang. Panjangnya kurang lebih mirip dengan kartu grafis RX 480 versi custom yang dirilis oleh beberapa vendor.



Kartu grafis ini juga menggunakan sistem pendingin dengan satu kipas yang mengalirkan udara dari dalam casing ke luar melalui bagian panel belakang. Desain sistem pendingin ini cocok selama Anda menggunakan casing yang sangat tertutup karena udara panas dialirkan ke luar casing.

Masih sama dengan saudaranya, Vega 56 juga memiliki konsumsi daya yang tinggi. Menurut spesifikasi yang diberikan AMD Radeon RX Vega 56 memiliki TDP sebesar 210W atau sedikit lebih kecil dari Vega 64 yang memiliki TDP hingga 295W. Meski demikian kartu grafis ini masih memerlukan dua konektor power 8-pin agar bisa berfungsi secara optimal. 

Performanya?

Secara mengejutkan, kami menemukan Vega 56 memiliki potensi yang lebih baik dari saudaranya Vega 64. Dari beberapa pengujian yang kami lakukan, kartu grafis ini berhasil unggul di beberapa aspek dari salah satu kartu grafis GTX 1070 yang pernah diuji di meja pengujian kami. 

Berikut adalah hasil perbandingannya melalui pengujian menggunakan 3DMark Fire Strike:



Menariknya lagi, kartu grafis ini masih merupakan versi reference dan performanya sudah tergolong sangat baik di kelasnya. Di pengujian game, kartu grafis ini berhasil menghasilkan rata-rata framerate hingga 70fps, kecuali untuk The Witcher 3 yang entah mengapa berjalan di 58fps. Sementara Ashes of The Singularity dan Ghost Recon Wildlands bisa berjalan hingga 72fps.



Kesimpulan

Radeon RX Vega 56 justru lebih menarik untuk dipinang ketimbang saudaranya yaitu Vega 64. Selain performanya sudah sangat bagus, ia juga dibanderol dengan harga yang lebih kompetitif (kisaran Rp7,3 juta) dan TDP yang lebih rendah. Kartu grafis ini juga masih menggunakan teknologi memori yang sama yaitu HBM2 dengan bandwidth hingga 410GBps dan kapasitas 8GB sama seperti Vega 64.

Melihat semua potensi yang ditawarkan kali ini oleh AMD, wajar NVIDIA pada akhirnya membuat langkah dengan merilis kartu grafis GTX 1070 Ti untuk menghadang Vega 56. Namun apakah kartu grafis tersebut bisa menjegal Vega 56? Tunggu ulasan berikutnya dari kami.
 

AMD Radeon RX Vega 56

  • Harga bersaing
    Performa kencang
    Bandwidth dan kapasitas memori besar
     
  • TDP tinggi
     



(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.