Review Laptop

ASUS ROG Zephyrus M (GM501), Canggih dan Mewah

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 15 Jul 2018 11:38 WIB
asusreview laptop
ASUS ROG Zephyrus M (GM501), Canggih dan Mewah
ASUS ROG Zephyrus M (GM501). (ASUS)

Jakarta: Tidak sampai berselang setahun, ASUS ROG (Republic of Gamers) kembali merilis seri terbaru dari laptop gaming canggih ASUS ROG Zephyrus M (GM501).

Pada bulan November tahun lalu, Medcom.id sudah menjajal langsung seri pertama dari ASUS ROG Zephyrus yaitu GX501 yang dibanderol dengan harga Rp50 juta dan kami beri nilai nyaris sempurna.

Alasannya ASUS ROG Zephyrus meramu sebuah laptop gaming dengan desain bodi yang tipis tapi tetap terlihat mewah serta spesifikasi yang powerful alias tidak dipangkas untuk bisa tampil ramping. Bagaimana dengan ASUS ROG Zephyrus M (GM501) sebagai seri kedua keluarga ASUS ROG Zephyrus?

 

Desain

Tampilan luar ASUS ROG Zephyrus M (GM501) boleh dibilang masih menyerupai seri Zephyrus pendahulunya, bodi dan rangkanya yang menggunakan material metal dengan balutan metal brush di bagian luar dilengkapi logo ROG yang berpendar warna merah saat menyala.



ASUS ROG Zephyrus M (GM501) membawa bobot 2,45kg dan ketebalan 17,5mm-19,9mm dengan monitor ukuran 15,7 inci. Jelas desainnya sangat lebar karena layarnya lega, tapi masih dengan bobot yang ringan dan bodi tipis apabila dibandingkan laptop lain di pasar dengan ukuran layar yang sama.

Ketebalannya yang memiliki rentang panjang tersebut disebabkan ASUS ROG Zephyrus M (GM501) masih memiliki desain sistem pendingin yang sama dengan seri pertamanya yaitu
Active Aerodynamic System (AAS) yang terdapat dibagian belakang bawah laptop ini.


Cover di bagian tersebut akan terbuka celah lebar setiap kali layar laptop dibuka sehingga ketinggian kaki laptop bertambah. Celah tadi berfungsi sebagai ventilasi untuk membuang suhu panas yang sudah didukung fitur anti partikel debu dan kotoran.

Membuka laptop ini kami menemukan desain yang berbeda ketimbang ASUS ROG Zephyrus seri pertama. Apabila dahulu area antara keyboard dengan layar tersisa ruang kosong dan area keyboard sangat menempel ujung tepian laptop, justru ASUS ROG Zephyrus M (GM501) desainnya jauh lebih nyaman.



Satu lagi desain trackpad di ASUS ROG Zephyrus M (GM501) juga sudah kembali seperti desain kebanyakan laptop, tidak lagi berada di samping kanan seperti ASUS ROG Zephyrus seri pertama. Menurut Medcom.id, desain terdahulu yang berada di sisi sebelah kanan keyboard justru jauh lebih ergonomis.

Seperti biasa, seluruh tombol keyboard dilengkapi dengan backlit yang bisa dikustomisasi lewat software ASUS Aura Sync. Hampir seluruh permukaan bagian dalamnya menggunakan material metal dengan aksen garis berwarna keemasan di sepanjang tepinya sehingga sangat terlihat mewah.



 

Fitur

Kelengkapan I/O Port biasanya menjadi fitur yang paling dilihat apalagi saat sebuah laptop hadir dengan desain tipis. ASUS ROG Zephyrus M (GM501) rupanya tetap menyediakan I/O Port yang lengkap.

Di antaranya empat port USB 3.1 Gen2, dan satu port USB 3.1 Gen2 Type-C ditambah port HDMI 2.0 yang mendukung resolusi 4K maupun 2K di refresh rate 60Hz serta satu audio jack 3,5mm.



ASUS ROG Zephyrus M (GM501) dilengkapi dengan teknologi Sonic Studio III. Saat menggunakannya untuk gaming maupun memutar audio atau video, kualitas speaker laptop ini sangat bagus, setara dengan kualitas menggunakan speaker tambahan.

Software teknologi Sonic Studio III juga menyediakan kustomisasi audio tergantung konten yang sedang dinikmati di ASUS ROG Zephyrus M (GM501). Software lain seperti ASUS ROG Gaming Center sebagai pusat kendali fitur dan performa laptop ASUS ROG.



Untuk konektivitas ASUS ROG Zephyrus M (GM501) juga menggunakan modem adapter Intel Wireless AC-9560 yang menyediakan Bluetooth 4.2 dan WiFi standar 802.11ac MU-MIMO yang menunjang laptop ini untuk menerima koneksi hingga 1,73Gbps.

 

Bagaimana Performanya?

Dari sisi kualitas layar, menurt Medcom,id layarnya yang berukuran 15,6 inci sudah cukup lega dengan panel IPS resolusi Full HD (1920x1080) serta refresh rate maksimal 144Hz dan response time 3ms sudah sangat memanjakan mata. Resolusi 4K bukan sebuah keharusan.

Kualitas layarnya juga didukung dengan teknologi NVIDA G-Sync yang hadir lewat kartu grafis NVIDIA yang tertanam.

Perlu diketahui bahwa ASUS ROG Zephyrus M (GM501) hadir dengan dua model kartu grafis, GeForce GTX 1070 VRAM 8GB GDDR5 (GM501GS) dan yang menggunakan GeForce GTX 1060 VRAM 6GB GDDR5 (GM501GM).

Kartu grafis tersebut berbeda dengan laptop ASUS ROG Zephyrus seri pertama yang menggunakan kartu grafis GTX 1080 Max-Q sehingga hasil pengujian benchmark kemampuan grafisnya tentu akan berbeda.

Prosesor juga menjadi hal yang membedakan ASUS ROG Zephyrus M (GM501) dengan pendahulunya. Laptop ini menjadi salah satu daftar laptop pertama ASUS yang hadir dengan prosesor Intel Generasi ke-8 atau Coffee Lake menggunakan Core i7-8750H.

Sementara di sisi RAM disediakan kapasitas DDR4 2666MHz SDRAM 16GB dan memori internal yang mengguna dua jenis perangkat yaitu SSD jenis M.2 NVMe 256GB SSD dan HDD 2,5 inci 5400 RPM kapasitas 1TB. Duo perangkat memori internal ini tentunya kombo yang sudah memuaskan.

Kini masuk ke bagian pengujian yang Medcom.id lakukan menggunakan software benchmark standar pengujian. Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa ASUS ROG Zephyrus M (GM501) yang kami uji menggunakan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1070 VRAM 8GB GDDR5.

 
Pengujian PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench 15 ST Cinebench 15 MT
Skor 3.669 13.853 168 1.220


Medcom.id mencatat ASUS ROG Zephyrus M (GM501) berhasil menorehkan skor yang tergolong tinggi di database kami. Pada pengujian menggunakan software PCMark 10 diperoleh skor 3.669, lalu di pengujian 3DMark Fire Strike diperoleh angka 13.853 yang artinya laptop ini mampu menyajikan tampilan grafis permainan tanpa kendala.

Lalu performanya untuk digunakan rendering seperti mengolah foto atau video dilakukan pengujian menggunakan software Cinebench 15. Pada mode pengujian single core diperoleh skor 168 dan mode multi core memperoleh skor 1220.

Berlaih ke pengujian menggunakan tiga game standar pengujian milik Medcom.id, ASUS ROG Zephyrus M (GM501) tergolong mampu menyajikan framerate yang tinggi, angka terendah untuk ketiga game saat dimainkan dengan kualitas grafis Ultra menembus di atas 30fps, sehingga kualitasnya sudah sangat memuaskan.



Sayangnya dari sisi baterai, ASUS ROG Zephyrus M (GM501) masih memliki daya tahan sama seperti latptop gaming umumnya. Pada pengujian baterai menggunakan PCMark 8 diperoleh hasil laptop ini mampu bertahan hingga 2 jam 23 menit.

Mengingat desainnya yang ringan, menurut saya hal ini hanya sebuah masalah kecil apabila penggunanya rela mencari fasilitas colokan listrik untuk di tempat umum.


Kesimpulan
ASUS ROG Zephyrus M (GM501) masih sukses meneruskan kebanggaan dari ASUS ROG Zephyrus seri pertama, membawa desain yang mewah untuk sebuah laptop gaming premium sekaligus performa yang tergolong tinggi.

Performanya sangat memuaskan meskipun dengan kapasitas baterai yang sangat minim. Padahal ekspektasi kami daya tahannya akan berbeda dengan laptop gaming lain yang ukuran bodinya bongsor.

Beruntung hal ini bisa ditutupi dengan desainnya yang ramping dan ringan sehingga penggunanya hanya butuh sedikit usaha untuk memastikan menemukan fasilitas colokan listrik untuk mengisi daya laptop ini.

Dalam situs resminya, Medcom.id menemukan bahwa ASUS ROG Zephyrus M (GM501) dijual dengan harga berbeda tergantung jenis kartu grafis yang digunakannya. Untuk seri yang menggunakan GeForce GTX 1070 VRAM 8GB GDDR5 (GM501GS) dibanderol Rp40,23 juta dan yang memakai GeForce GTX 1060 VRAM 6GB GDDR5 dijual Rp33,3 juta.
 
 
9.5
ASUS ROG Zephyrus M (GM501)
Plus
  • Desain mewah, tipis, dan ringan
  • Performa bagus dan memuaskan
  • Sistem pendingin bekerja dengan baik
  • Fitur dan I/O Port lengkap
Minus
  • Daya tahan baterai masih standar laptop gaming



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.