Review Smartphone

Infinix Hot S: Terjangkau dan Pas di Tangan

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 20 Oct 2016 21:26 WIB
review gadgetinfinix
Infinix Hot S: Terjangkau dan Pas di Tangan
Infinix Hot S

Metrotvnews.com, Jakarta: Adaptasi smartphone di Indonesia yang pesat menjadi alasan di balik gencarnya upaya sejumlah produsen global untuk menghadirkan perangkat unggulannya di Indonesia. Tidak hanya perangkat kelas menengah dan menengah atas, produsen pun berlomba untuk menjangkau ranah kelas menengah bawah.

Potensi besar yang dimiliki Indonesia juga menjadi alasan Infinix kembali menghadirkan perangkat unggulannya di kelas menengah bawah di Indonesia. Meluncur pada Juli lalu, Infinix Hote S hadir dengan berbagai penawaran fitur menarik, salah satunya adalah ketersediaan sensor pemindai sidik jari.

 

Desain

Sederhana namun elegan menjadi kesan yang kami dapati saat pertama kali melihat Infinix Hot S. Kesan elegan ini juga didukung oleh balutan warna emas yang menjadi salah satu pilihan warna yang disediakan Infinix untuk perangkat ini.

Sekilas desain yang diusung Infinix Hot S sedikit mengingatkan kami pada salah satu perangkat merek lainnya. Kemiripan tersebut diwakili oleh desain garis antena dan lokasi penempatan kamera dan sensor pemindai sidik jari tersebut.



Mengusung warna sama, sekilas bagian belakang dan sisi perangkat seolah menyatu. Namun, jika diperhatikan lebih seksama, Infinix Hot S hadir dengan bahan mengkilat di bagian sisi, bukan bahan matte seperti pada bagian belakangnya.

Hadir dengan layar berukuran 5,2 inci tidak menjadikan perangkat ini menyulitkan saat digenggam dengan satu tangan. Dimensinya yang tidak terlalu besar dan ramping menyuguhkan kesan mungil dan pas digenggam pengguna bertangan kecil.



Selain itu, bahan mengkilat ini tidak melingkupi seluruh sisi dan menghadirkan perbedaan pada bagian layar yang hadir dalam warna hitam. Hal ini menimbulkan ilusi bahwa Infinix Hot S hadir dengan ketebalan bodi lebih ramping dari keterangan yang tertera di daftar spesifikasi.

Keunikan juga dihadirkan Infinix Hot S pada kamera depan di kiri atas perangkat, yang hadir dalam bentuk lingkaran dan dikelilingi bingkai metal. Bingkai ini memudahkan rekan Anda untuk mengetahui posisi kamera saat melakukan selfie berkelompok.

 

Software & Antarmuka

Infinix Hot S menggunakan sistem operasi karya Infinix, yaitu XOS, yang menggunakan Android 6.0 Marshamallow sebagai basisnya. Penggunaan sistem operasi XOS ini menghadirkan tampilan berbeda pada antarmuka pengguna perangkat ini.



Dari layar Homescreen, mungkin sedikit sulit menemukan perbedaan yang ditampilkan antarmuka XOS dengan sistem operasi Android. Perbedaan yang dapat ditemukan hanya ikon laci aplikasi yang terdiri dari kotak berwarna-warni.

Namun, perbedaan terlihat jelas pada susunan menu dan aplikasi di laci aplikasi. Susunan menu yang memanjang ke bawah dan diurutkan sesuai dengan huruf depan nama menu, sekilas mengingatkan kami pada tampilan antarmuka feature phone.

Pada Hot S, Infinix membekalinya dengan sejumlah aplikasi bawaan seperti Ultra Power yang memungkinkan perangkat dapat digunakan dalam waktu lebih lama, dengan menonaktifkan daya pada sejumlah fungsi.

Selain itu, Infinix Hot S juga dilengkapi dengan sejumlah fungsi berbasis gestur serupa sejumlah ponsel lainnya. Fungsi tersebut seperti double-tap-to-wake dan membalikan ponsel untuk mengaktifkan mode senyap saat panggilan telepon masuk ataupun alarm berbunyi.

Menggunakan sistem operasi berbasis Android, Infinix tidak menghadirkan sejumlah fitur seperti peramban karyanya sendiri, dan lebih mengandalkan fitur peramban Chrome milik Google.

 

Kamera & Video

Infinix membekali Hot S dengan sejumlah fitur, seperti mode profesional, beautify, panorama dan night mode, melengkapi mode auto. Kamera belakang perangkat ini mampu menghasilkan hasil foto cukup baik dalam kondisi pencahayaan cukup ataupun redup, meski hanya cukup untuk sekadar diunggah ke media sosial.





Meskipun demikian, kami tetap tidak menyarankan Anda memotret sembari melakukan zoom-in terhadap objek foto dalam kondisi pencahayaan redup. Melakukan zoom-in dalam kondisi pencahayaan redup menghasilkan foto dengan gangguan noise yang cukup mengganggu, serta fokus yang tidak terjaga.





Kamera Infinix Hot S juga dibekali dengan fitur PIP atau Picture in Picture, memungkinkan Anda memotret dengan menggunakan kamera depan dan belakang sekaligus. Hal ini berguna saat memotret momen penting seperti acara ulang tahun, atau sekadar ingin mengabadikan pemandangan dengan cara berbeda.

Namun, fitur autofokus kamera ini sedikit lambat, terutama pada kondisi pencahayaan redup. Hal ini mengharuskan Anda sedikit bersabar menunggu kamera terfokus pada objek sebelum dapat menekan tombol shutter pada layar.

 

Performa & Baterai

Mengusung RAM 2GB, Infinix Hot S mampu menghadirkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan. Hal ini ditunjukan saat memainkan game Asphalt 8: Airbone, ataupun sekadar berpindah dari satu menu ke menu lain, tanpa terganggu oleh lag.

Dalam kondisi pemakaian aktif, Infinix Hot S sedikit terasa hangat, meski tidak mengganggu kenyamanan saat digunakan. Sementara itu, layarnya yang tergolong luas, mampu menghadirkan tampilan dengan warna yang cerah dan detil terjaga.

Namun, pada saat digunakan di bawah paparan sinar matahari langsung, layar Infinix Hot S sedikit terlalu reflektif sehingga sedikit mengganggu saat menatap layar. Mengusung fitur sensitif sentuhan, layar perangkat ini tidak mudah aktif, meski mode double-tap-to-wake aktif saat disimpan di saku.

Nilai baik diperoleh Infinix Hot S saat pengujian menggunakan aplikasi benchmark 3DMark dan PCMark 8. Pada pengujian Work 2.0 di aplikasi PCMark 8, perangkat ini memperoleh nilai sebesar 2976. Sementara itu, pada aplikasi 3DMark Sling Shot, perangkat ini memperoleh nilai 199.



Sementara itu, untuk urusan baterai, Infinix Hot S hadir dengan daya tahan baterai lama. Terbukti dari hasil pengujian menggunakan aplikasi benchmark baterai yang menunjukan baterai ponsel ini mampu bertahan selama sembilan jam lebih.



Pada penggunaan sehari-hari yang tergolong aktif, baterai perangkat ini mampu bertahan selama hampir sepuluh jam. Untuk dapat memperpanjang daya tahan baterai, Anda dapat memanfaatkan fitur Ultra Power yang telah tersedia.
 

Kesimpulan

Hadir dengan desain elegan, serta berbekal fitur sensor pemindai sidik jari yang umumnya terdapat perangkat menengah atas, menjadi daya tarik perangkat ini untuk Infinix Hot S. Tampilan antarmuka pengguna yang cerah dan terkesan ceria, serta daya tahan baterai yang panjang juga menjadi daya tarik tambahan perangkat ini.

Namun, layar yang sedikit terlalu reflektif saat digunakan di bawah cahaya matahari, serta bodi perangkat yang menghangat saat aktif digunakan sedikit mengganggu kenyamanan penggunaan.

                                                                                                                                                 
  Infinix Hot S
Prosesor MediaTek MT6735 1,3GHz quad-core
RAM 2GB
OS Android 6.0 Marshmallow + XOS
GPU Mali-T720 MP3
Memori Internal 16GB
Kamera 13MP (belakang), 8MP (depan)
Baterai 3.000 mAh
Layar 5,2 inci (1280 x 720 pixel)
Harga Rp1.799.000

Infinix Hot S

 

8

  • Harga terjangkau
  • Daya tahan baterai lama
  • Dimensi bodi pas dalam genggaman
  • Layar sedikit terlalu reflektif
  • Bodi perangkat menghangat saat aktif digunakan



(MMI)

HP In-Ear Headset 150, Earphone Terjangkau Suara Jernih
Review Earphone

HP In-Ear Headset 150, Earphone Terjangkau Suara Jernih

1 week Ago

HP In-Ear Headset 150 menawarkan suara yang jernih dan desain yang nyaman dengan harga yang cuk…

BERITA LAINNYA
Video /