Review Motherboard

Jajal Motherboard Super Ekonomis, ASUS Prime A320M-K

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 20 Aug 2017 10:14 WIB
asusreview motherboard
Jajal Motherboard Super Ekonomis, ASUS Prime A320M-K
ASUS Prime A320M-K (ASUS)

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa di antara kita memang tidak memiliki banyak dana untuk dihabiskan ketika merakit sebuah PC. Dana memang sudah menjadi "barier" bagi sebagian orang dalam memilih hardware PC. Ketika dihadapkan dengan dana, seseorang pasti akan memilih hardware yang termurah namun cukup bertenaga. Dari sanalah muncul hardware kelas pemula seperti halnya ASUS Prime A320M-K.

Sesuai dengan namanya, Prime A320M-K merupakan motherboard yang menggunakan chipset AMD A320 yang meski sudah menggunakan socket baru, yaitu AM4, namun chipset tersebut merupakan versi terendah yang ditawarkan AMD. Karena menggunakan chipset A320, Prime A320M-K juga tidak bisa di-overclock meski Anda menggunakan prosesor Ryzen terbaik sekalipun.



ASUS Prime A320M-K merupakan motherboard dengan form-factor mATX, sehingga cukup cocok jika Anda ingin membuat PC berukuran mungil. Minusnya, bebrapa fiturnya tampil terbatas. Motherboard ini hanya memiliki dua slot RAM DDR4 dan hanya memiliki satu slot PCIe x16. Sementara yang lainnya adalah PCIe x1 yang hadir sebanyak 2 slot.

Meski demikian, motherboard ini masih mendapatkan sentuhan teknologi terkini. Prime A320M-K memiliki satu slot M.2 yang mendukung mode SATA dan PCIe. Sementara opsi penyimpanan lainnya bisa menggunakan empat port SATA 6Gbps yang terdapat di ujung motherboard ini.



ASUS Prime A320M-K ditenagai oleh dua konektor power, yaitu satu konektor 24-pin dan satu konektor 4 pin. Ia tampil dengan 6-phase VRM, sehingga dari spesifikasi tersebut bisa ditebak bahwa motherboard ini tidak menyedot banyak daya selama beroperasi.

Opsi konektivitas ditawarkan cukup lengkap di motherboard ini. Melalui panel belakangnya, Anda bisa menghubungkan berbagai perangkat melalui empat port USB 3.0 dan dua port USB 2.0. Anda juga bisa menemukan satu port ethernet, port audio 3.5mm, port HDMI, dan VGA. Menariknya, motherboard ini memiliki dua port PS/2 sehingga Anda masih bisa menghubungkan keyboard dan mouse lawas Anda.

Bagaimana dengan performanya?

Diuji menggunakan prosesor AMD Ryzen 3 1300X yang merupakan salah satu varian terendah dari jajaran prosesor Ryzen, motherboard ini secara mengejutkan memiliki performa yang tidak mlengecewakan. Bahkan performanya di beberapa benchmark sintesis mirip dengan motherboard seri B350 yang satu tingkat di atas motherboard ini. Berikut adalah hasil benchmark menggunakan PCMark 8 dan Cinebench R15:



Performa gaming menggunakan motherboard ini juga memuaskan. Ketika diuji menggunakan kartu grafis ASUS STRIX Radeon RX 480, performanya tidak berbeda jauh dengan saat diuji di motherboard B350. Tiga game pengujian kami, yaitu Ghost Recon Wildlands, The Witcher 3, dan Ashes of The Singularity bisa dijalankan dengan rata-rata framerate di atas 30fps pada pengaturan grafis paling tinggi. Ini membuktikan bahwa motherboard ini juga masih sangat potensial bahkan ketika digunakan bersama dengan hardware kelas menengah atas.



Kesimpulan

Tidak bisa diragukan lagi ASUS Prime A320M-K merupakan salah satu motherboard pilihan ketika dana Anda sangat terbatas. Dijual dengan harga di bawah Rp1 juta, Prime A320M-K masih sangat potensial bahkan ketika digabungkan dengan prosesor Ryzen 3 1300X yang harganya juga sangat terjangkau. Hanya saja, Anda tidak mendapatkan berbagai fitur seperti port USB Type-C. Anda masih memiliki akses untuk menggunakan M.2 SSD di motherboard ini.
 

ASUS Prime A320M-K

  • Murah
  • Punya slot M.2
  • Performa memuaskan
  • Tidak punya port USB Type-C



(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

1 day Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.