Review Mouse

ASUS ROG Gladius II, Evolusi yang Semakin Baik

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 26 Dec 2017 07:53 WIB
asusreview peripheral
ASUS ROG Gladius II, Evolusi yang Semakin Baik
ASUS ROG Gladius II

Jakarta: Selain memproduksi komponen untuk PC seperti motherboard serta kartu grafis, ASUS juga memiliki jajaran produk seperti mouse gaming. 

Salah satunya adalah ROG Gladius yang masih berada di bawah bendera Republic of Gamers dan sudah diulas di Medcom.id tahun dua tahun lalu. Kali ini, mouse gaming yang didedikasikan untuk gamer FPS tersebut kembali menghadirkan perubahan serta penambahan fitur yang signifikan.



Mouse gaming dengan nama ROG Gladius II ini masih diciptakan dengan konsep yang sama, yaitu memiliki tingkat akurasi sangat tinggi. Anda masih bisa melepas kabelnya sehingga mouse ini bisa dibawa bepergian dengan mudah. ASUS juga menyediakan pouch khusus di paket penjualannya.

Secara fisik, saya bisa mengatakan desainnya tidak banyak yang berubah. Hal tersebut dapat dimaklumi karena desain mouse ini memang sudah tergolong sangat nyaman. Di situs resminya bahkan dijelaskan ROG Gladius II bisa digunakan dengan berbagai teknik penggenggaman mulai dari palm, claw, dan fingertip.



Namun, ROG Gladius II memiliki beberapa perbedaan yang cukup menonjol dibandingkan pendahulunya. Mouse gaming tersebut memiliki sebuah tombol khusus bernama DPI Target Button. 

Tombol tersebut merupakan pintasan yang bisa digunakan oleh gamer untuk menurunkan sensitivitas sensor ke tingkat tertentu secara langsung. Ini sangat berguna bagi Anda yang gemar bermain sebagai sniper sehingga gerakan mouse bisa diperlambat secara instan dan membuat bidikan semakin akurat.

Jika Anda bertanya soal durabilitas, mouse gaming ini masih tampil dengan ketahanan yang sangat baik seperti pendahulunya. Khususnya di bagian tombol (switch) utamanya. ASUS bahkan masih memberikan cadangan switch untuk dua tombol utama mouse gaming ini sehingga bisa langsung diperbaiki jika terjadi kerusakan. Switch-nya sendiri diklaim tahan hingga 50 juta klik.



ROG Gladius II kini juga tampil dengan fitur RGB LED, berbeda dengan pandahulunya yang hanya memiliki LED merah pada lambang ROG-nya. Penempatan RGB LED di ROG Gladius II cukup beragam, mulai dari bagian logo, bagian dasar, hingga tombol scroll. Tentu saja RGB LED di mouse gaming ini didukung oleh fitur Aura RGB, sehingga Anda juga bisa melakukan sinkronisasi tampilan dengan perangkat dan komponen ROG lainnya.

Berbicara mengenai spesifikasi, ROG Gladius II juga memiliki peningkatan spesifikasi dibandingkan dengan ROG Gladius. Meski masih menggunakan sensor optik, ROG GLadius II memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi yaitu hingga 12.000 DPI atau meningkat hampir dua kali lipat dari ROG Gladius.



Seperti peripheral ASUS ROG lainnya, ROG Gladius II juga kompatibel dengan software ROG Armoury. Di aplikasi tersebut Anda bisa mengatur berbagai fitur yang disediakan untuk ROG Gladius II, mulai dari sensitivitas sensor, tampilan RGB LED, hingga kalibrasi permukaan yang akan digunakan.

Kesimpulan

Melihat fitur dan spesifikasi yang ditawarkan ROG Gladius II memang sangat cocok bagi Anda yang gemar bermain game FPS. Meski demikian, mouse gaming ini juga masih nyaman untuk digunakan bermain game lainnya walau jumlah tombolnya bagi saya tergolong kurang banyak.

Mouse ini juga tergolong licin saat digunakan di beberapa mousepad pengujian kami yang berjenis hard surface. Sementara kalibrasi menggunakan ROG Armoury cukup membantu namun tetap masih dirasa licin. 

Meski demikian, banderol harganya yang di kisaran Rp1,1 juta membuat ROG Gladius II terglong cukup terjangkau jika melihat spesifiaksi dan fiturnya. Apalagi jika Anda adalah penggemar berat produk ROG, mouse ini bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.
 
 
8.5
ASUS ROG Gladius II
Plus
  • Fitur lengkap untuk gamer FPS
  • Nyaman, kompatibel dengan berbagai grip
  • Mudah dibawa bepergian
Minus
  • Kurang cocok dengan mousepad hard surface



(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.