Review Peripheral

TP-LINK TL-WR945N, Murah dengan Fitur Lumayan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 27 Dec 2017 18:19 WIB
tp-linkreview peripheral
TP-LINK TL-WR945N, Murah dengan Fitur Lumayan
Router TP-LINK TL-WR945N hadir sebagai router dengan harga terjangkau.

Jakarta: Kebutuhan terhadap koneksi internet yang cepat dan stabil tidak melihat waktu dan tempat. Meskipun koneksi internet seluler sudah cukup cepat, masih lebih bagus koneksi internet fix broadband yang tersambung di rumah.

Router menjadi salah satu perangkat penting untuk bisa terhubung dengan internet di rumah. Perlu diketahui, router memiliki rentang harga yang cukup luas. 

Fungsinya tidak sebatas memperluas koneksi internet lewat jaringan Wi-Fi tapi spesifikasi di dalamnya juga akan berpengaruh terhadap kemudahan penggunaan serta kualitas internet yang Anda terima.

Medcom.id kedatangan salah satu router buatan TP-LINK, merek ini tentu sudah tidak asing. TP-LINK TL-WR945N merupakan router terbaru meneruskan seri sebulumnya, TL-WR941ND. 
TP-LINK TL-WR945N termasuk dalam router yang dibanderol dengan harga sangat terjangkau.



Untuk sebuah router dengan harga yang murah, TP-LINK TL-WR945N hadir dengan desain yang tidak murahan. Bentuk masih serupa dengan router umumnya, tapi cangkangnya menggunakan material metal dengan desain yang cukup elegan.

Seri sebelumnya, TP-LINK TL-WR941ND mempunyai banyak lampu indikator. TP-LINK TL-WR945N hanya memiliki satu lampu indikator yang ada di bagian depan tepat di tengah.

Melirik ke bagian belakangnya, TP-LINK TL-WR945N menyediakan beberapa port dan tombol standar. Ada 4 buah port LAN, 1 port WAN, tombol daya, lubang aliran daya dari adapter serta tombol untuk mengaktifkan Wi-Fi/WPS serta melakukan reset konfigurasi. 



Sayangnya, tidak tersedia port USB sehingga router ini tidak bisa tersambung dengan printer atau HDD eksternal. Saat dilakukan pemasangan, TP-LINK TL-WR945N terbilang router yang dengan mudah bisa langsung digunakan.

Anda cukup menghubungkan kabel adapter dan internet lalu sambungkan ke perangkat komputer dan lain-lain dengan kabel LAN maupun Wi-Fi. Kemudian, router sudah bisa digunakan.

Untuk melakukan konfigurasi pengguna bisa melakukannya lewat halaman situs yang yang disertakan dalam paket penjualan serta mengunduh aplikasi untuk melakukan konfigurasi router lewat ponsel setelah perangkat terhubung dengan router tersebut.

Beberapa fitur yang jarang dijumpai pada router murah tersedia di , TP-LINK TL-WR945N. Misalnya fitur parental control, access control, dan bandwidth control. Bagi pengguna yang belum familiar dengan pengaturan router di bagian sisi setiap pengaturan terdapat penjelasan tentang kolom pengaturan yang disajikan.



Beralih ke spesifikasinya, router ini tidak mendukung jaringan IEEE802.11ac, sehingga kecepatannya transmisi data maksimal hanya mencapai 450MBps. Hal ini sebetulnya sudah disebutkan pada bagian luar kemasan.

Selain itu, TP-LINK TL-WR945N belum mendukung teknologi Dual Band alias hanya bertumpu di frekeuensi 2,4GHz, dan tidak menyertakan frekuensi 5GHz.

Dalam pengujian yang kami lakukan di kantor Medcom.id lantai 3, saat perangkat yang terhubung Wi-Fi router TP-LINK TL-WR945N dibawa turun satu lantai maka koneksi Wi-Fi yang tertangkap melemah bahkan di beberapa titik lokasi yang mulai sedikit jauh sinyalnya hilang total.

Kesimpulan
TP-LINK TL-WR945N sangat tepat digolongkan sebagai router dengan harga terjangkau karena dibanderol sekitar Rp300 ribu. Meskipun murah, fitur di dalamnya sangat lengkap untuk melakukan konfigurasi koneksi internet yang disebarkan oleh router ini.

Bagi Anda yang memiliki anak serta sangat aktif mengkonsumsi internet, fitur parental control serta bandwidth control akan sangat berguna. Namun, ada konsekuensi yang harus diterima sesuai harganya yaitu kemampuan menyebarkan jaringan Wi-Fi tidak terlalu luas dan kuat.

Apabila rumah Anda hanya terdiri dari satu lantai atau sengaja menaruh Wi-Fi di ruangan tertentu saja, TP-LINK TL-WR945N mungkin cocok untuk digunakan, apalagi harganya sangat terjangkau.
 
 
 
TP-LINK TL-WR945N
Plus
  • Harga terjangkau
  • Proses pemasangan mudah
  • Konfigurasi banyak dan dilengkapi panduan
Minus
  • Tidak mendukung dual band
  • Maksimal hanya 450 Mbps
 


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

1 day Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.