Review VGA

Jajal VGA Kelas Pemula Colorful GTX 1050

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 01 Sep 2017 16:42 WIB
review kartu grafiscolorful
Jajal VGA Kelas Pemula Colorful GTX 1050
Colorful GTX 1050

Metrotvnews.com, Jakarta: Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengulas salah satu kartu grafis kelas pemula dari "kubu merah" yaitu PowerColor Red Dragon RX 560. Kali ini, saya akan mengulas lawannya dari kubu hijau yaitu Colorful GTX 1050. Kartu grafis pemula ini memang sangat mirip dengan kelas RX 560, namun hadir dengan spesifikasi yang agak berbeda.

Colorful GTX 1050 tampil dengan sistim pendingin khusus dengan dua kipas. Penggunaan dua kipas memang terbilang agak berbeda, karena kebanyakan kartru grafis kelas pemula menggunakan satu kipas saja di sistim pendinginnya, seperti halnya PowerColor Red Dragon RX 560 yang merupakan pesaing langsungnya.

Meski demikian, bodi kartu grafis ini masih tergolong mungil. Besar bodinya sangat mirip dengan Red  Dragon RX 560. Menariknya, sistem pendingin kartu grafis ini sudah menggunakan heatpipe sehingga panas sudah bisa disalurkan dengan sangat baik. Namun, Anda harus memperhitungkan lagi jika ingin menggunakan kartu grafis ini di PC berukuran mini karena kipasnya tidak menyemburkan udara panas ke luar.



Selain tampil dengan sistim pendingin khusus yang sudah mumpuni, Colorful GTX 1050 terlihat sudah dilengkapi backplate. Keberadaan backplate juga tergolong langka di kartu grafis kelas pemula, sehingga bisa menjadi nilai tambah bagi kartu grafis ini.

Sementara opsi video pada kartu grafis ini masih mengikuti standar rata-rata kartu grafis kelas pemula. Colorful GTX 1050 hanya dilengkapi dengan port HDMI, DVI, serta DisplayPort. Tidak ada port D-Sub di kartu grafis ini, sehingga jika masih menggunakan monitor tipe lama Anda harus menggunakan converter.



Kartu grafis ini juga sangat hemat daya. Ia hanya menggunakan satu konektor 6-pin agar bisa berjalan optimal. Tidak hanya itu, menurut spesifikasi di situs resminya Colorful GTX 1050 hanya memiliki TDP 75 watt.

Performanya?

Saya sebenarnya sempat terkejut ketika menguji kartu grafis ini. Di pengujian menggunakan 3DMark Fire Strike, kartu grafis ini berhasil menghasilkan skor yang cukup jauh di atas Red Dragon RX 560. Skor kartu grafis ini di 3DMark Fire Strike adalah 6112 poin, sementara Red Dragon RX 650 hanya mampu menghasilkan skor 5708 poin.



Selisih skornya memang tergolong jauh, dan seharusnya hal tersebut juga berlaku di pengujian game. Namun sayangnya, performa Colorful GTX 1050 tidak jauh berbeda dengan pesaing langsungnya yaitu Red Dragon RX 560. Pengujian menggunakan tiga game yaitu The Witcher 3, Ashes of The Singularity, dan Ghost Recon Wildlands menyimpulkan kartu grafis ini masih bisa digunakan untuk bermain game AAA namun harus mengorbankan kualitas grafis.

Salah satu kekurangan Colorful GTX 1050 adalah besar memorinya yang hanya 2GB. Dalam beberapa kasus, besar memori tersebut menimbulkan masalah terutama ketika bermain dengan pengaturan grafis yang lebih tinggi.

Berikut adalah hasil uji gamenya:




Kesimpulan

Jika dilihat dari sistim pendinginan dan tampilannya, Colorful GTX 1050 memang terlihat lebih menarik dari pesaing utamanya kali ini yaitu Red Dragon RX 560. Namun secara performa untuk bermain game, ia bisa dikatakan sejajar dengan pesaingnya tersebut. Saya tidak bisa menemukan harga kartu grafis ini di pasar Indonesia. Harganya juga tidak jauh dengan pesaingnya tersebut. Kartu grafis ini dibanderol seharga Rp1.850.000 atau sekitar Rp50 ribu lebih murah dari pesaingnya.

Jika diminta untuk memilih, untuk kali ini saya lebih condong mendukung kubu merah ketimbang kartu grafis ini. Selain memiliki memori yang lebih besar, performa dan harganya tidak berbeda jauh dengan kartu grafis ini.
 

Colorful GTX 1050

  • Punya backplate
  • Sistim pendingin mumpuni
  • Performa gaming standar
  • Memori kecil



(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

1 day Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.