Review Adapter

Netgear Nighthawk A7000, Performa Terlampau Tinggi di Kelasnya

Mohammad Mamduh    •    Minggu, 04 Mar 2018 21:11 WIB
netgearreview peripheral
Netgear Nighthawk A7000, Performa Terlampau Tinggi di Kelasnya
Netgear Nighthawk A7000 AC1900 tawarkan performa terlampau tinggi untuk sebuah adapter Wi-Fi

Jakarta: Biasanya, ada dua cara menghubungkan laptop atau komputer dengan internet saat koneksi nirkabel bermasalah: Menghubungkan kabel LAN atau memasang adapter Wi-Fi tambahan.

Cara pertama tidak selalu berhasil, mengingat sumber internet kabel yang tidak sebanyak mobile. Memasang adapter biasanya selalu menjadi jawaban untuk para pengguna yang ingin laptopnya terhubung secepat mungkin.

Netgear punya satu adapter yang siap menjawab kebutuhan tersebut. Namanya adalah Nighthawk A7000. Apa yang ingin ditekankan Netgear adalah produk ini bukan sembarang adapter. Sehebat apakah produk ini?

Sejak awal, saya telah menyadari bahwa Netgear Nighthawk A7000 bukan adapter sembarangan. Hal ini langsung terlihat dari penamaan Nighthawk, yang memang termasuk ke dalam kelas premium. Selain itu, bungkusnya juga terlihat lebih besar dari produk pesaing, yang sama-sama punya fungsi sebagai adapter Wi-Fi.



Umumnya, dimensi produk semacam ini tidaklah besar. Kebanyakan produsen perangkat jaringan menyediakan adapter Wi-Fi seukuran flash drive. Fungsinya agar lebih ringkas dan tidak memakan ruang berlebih. Namun, konsekuensinya adalah kecepatan yang tidak bisa terlalu diandalkan untuk mereka yang haus akan performa jaringan. Netgear Nighthawk A7000 sangat berbeda dengan adapter Wi-Fi seperti ini.

Sesuai kelasnya, Netgear Nighthawk A7000 adalah adapter yang menghadirkan performa tinggi. Sebelum membahas performa, saya ingin terlebih dahulu menjelaskan bentuknya yang cukup eksentrik. Adapter Wi-Fi ini berukuran lebih besar dari flash drive generasi pertama, persisnya 119.9 x 46 x 22 mm. Ini demi memastikan bahwa produk tersebut mampu menghasilkan kinerja yang sangat baik. Anda bisa melihat bentuknya yang tidak biasa, dengan tombol WPS untuk pengaturan otomatis.

Belum selesai, adapter ini punya papan kecil khusus dengan ukuran yang sama, yang tidak lain adalah antena. Antena ini bisa berputar hampir 180 derajat. Rupanya, Netgear Nighthawk A7000 masih punya satu perangkat pendukung, magnet yang bisa ditempel di berbagai medan yang terbuat dari besi. Anda bisa memasang adapter ini ke magnet tersebut, atau di tempat lain yang menurut Anda lebih cocok untuk mendapatkan sinyal.

Perlu diketahui, magnet ini memang punya daya tarik yang sangat kuat. Anda bisa saja memasangnya di panel casing, selama tidak ada perangkat yang menggunakan chip di belakang panel tersebut. Alasannya, chip memori dan HDD cukup sensitif terhadap magnet, dan bersinggungan dengannya akan membuat media penyimpanan Anda cepat rusak.



Sangat disarankan untuk memasang Netgear Nighthawk A7000 dengan magnet khusus ini di tempat yang lebih aman. Tidak perlu ditempel, Anda juga bisa meletakkannya begitu saja di meja, sesuai estetika yang pengguna inginkan.

Untuk pemasangannya, Netgear Nighthawk A7000 tidak memerlukan prosedur yang rumit. Anda hanya perlu mengunduh software melalui situs resmi Netgear. Adapter harus dilepas sebelum software ini meminta Anda memasangnya. Tidak butuh waktu lama, Netgear Nighthawk A7000 langsung siap digunakan. Hanya saja, jika kita membandingkannya dengan produk kompetitor, antarmuka yang ditawarkan kurang bagus.

Software ini tidak memberikan kesan cara pemasangan yang mudah untuk pengguna pemula. Beberapa dari produk kompetitor menyediakan kustomisasi software yang lebih baik, bahkan menyediakan panduan interaktif yang membuat penggunanya tidak perlu membuka buku manual. Di sisi lain, mereka yang membeli Netgear Nighthawk A7000 biasanya cukup paham dengan pemasangan perangkat seperti ini.

Saatnya membicarakan performa. Netgear Nighthawk A7000 diklaim mampu menghadirkan performa lebih dari mumpuni untuk adapter Wi-Fi. Hal tersebut telah terbukti dalam beberapa skenario yang saya pakai. Medcom.id memang tidak menyediakan pengukuran performa secara spesifik seperti ketika menguji laptop atau smartphone. Untuk adapter Wi-Fi, kami menekankan pengalaman penggunaan melalui browsing, mengunduh data, bermain game online, dan menonton film.



Netgear Nighthawk A7000 mendukung kecepatan AC1900, yang berarti secara teori, ia mendukung jaringan 802.11 b/g/n untuk frekuensi 2,4GHz, dan 802.11 a/n/ac untuk frekuensi 5.0GHz dengan throughput 1900Mbps. Frekuensi 2,4GHz mendukung konektivitas perangkat pada umumnya, sementara 5.0GHz hanya untuk produk dengan kemampuan jaringan yang telah mendukung.

Harus saya akui, adapter Wi-Fi ini sanggup menghasilkan kecepatan mencapai 15MBps, dan kecepatan unggah mencapai 10MBps. Kecepatan ini tertera saat sayang menggunakannya untuk mengunduh game via Steam, atau menonton Netflix resolusi Full HD. Sangat kencang untuk sebuah adapter Wi-Fi eksternal, juga lebih kencang dari adapter bawaan perangkat pada umumnya.

Skenario berikutnya yang saya pakai adalah menghubungkannya dengan router yang berada beda satu lantai. Netgear Nighthawk A7000 masih sanggup menghasilkan kecepatan yang memadai dalam kondisi 2 bar, dengan kecepatan untuk mencapai 7MBps. Menggunakan frekuensi 5.0GHz akan membuatnya lebih kencang, hanya saja jangkauan router juga akan lebih terbatas.

Namun, tentunya ada beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi kecepatan Netgear Nighthawk A7000, seperti router rumah yang digunakan atau kecepatan internet dari pihak penyedia jaringan. Selama adapter ini berduet dengan router yang tepat, ia sanggup menghasilkan kecepatan jaringan di atas rata-rata.

Kesimpulan
Netgear Nighthawk A7000 adalah adapter Wi-Fi yang sangat saya rekomendasikan. Desain yang keren, pemasangan yang tidak terlalu sulit, dan performa yang menarik membuatnya layak menemani PC kantor, sehingga tidak perlu repot memasang kabel LAN yang cukup panjang.

Di sisi lain, adapter ini punya ukuran yang cukup besar, sehingga kurang cocok untuk penggunaan laptop, terutama jika Anda punya mobilitas tinggi. Jika digunakan untuk rumah atau kantor, bentuk yang bagus membuatnya layak melengkapi estetika ruangan.

Satu hal paling penting adalah aspek harga. Netgear Nighthawk A7000 dipatok sekitar Rp2,3 juta, menjadikannya salah satu yang cukup tinggil pada kategori adapter Wi-Fi. Anda yang membelinya harus benar-benar bisa memanfaatkan performa produk ini jika tidak ingin uang Anda terbuang percuma.
 
 
 
Netgear Nighthawk A7000
Plus
  • Performa tinggi
  • Desain keren
Minus
  • Harga
  • Antarmuka pemasangan kurang interaktif
  • Kurang cocok untuk mobilitas tinggi


 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.