Review Drone

Dobby, Pocket Drone Super Ringkas dari Zerotech

Riandanu Madi Utomo    •    Senin, 03 Apr 2017 14:39 WIB
review gadget
Dobby, Pocket Drone Super Ringkas dari Zerotech
Zerotech Dobby

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewasa ini, dunia fotografi dan videografi semakin diramaikan dengan kehadiran pesawat tanpa awak yang mampu mengambil objek gambar dan video dari ketinggian atau dikenal dengan istilah drone. Tak ayal, produsen drone dari berbagai merek terkenal berlomba-lomba menciptakan 'unmanned aerial vehicle (UAV)' dengan berbagai fitur mumpuni.

Baru-baru ini salah satu produsen drone terkenal DJI meluncurkan drone dengan fitur foldable arm (lengan tekuk) yang ukurannya sangat praktis dan mudah dibawa. DJI Mavic Pro menjadi kunci sukses perkembangan drone portabel di mancanegara, tak heran beberapa produsen drone seperti Xiro juga turut meramaikan semarak drone portabel, dengan meluncurkan seri terbaru Xiro Xplorer Mini.

Tidak hanya produsen Xiro, beberapa produsen drone baru juga turut andil dalam persaingan ini, sebut saja Wingsland S6 drone yang mengusung tag line pocket selfie drone juga tak mau kalah dengan beberapa perusahaan ternama drone. Perang produsen drone pun tak terelakkan, justru dari perang ini para konsumen diuntungkan. 



Tag line drone portabel ini justru menjadi incaran para konsumen, bahkan beberapa bulan lalu DJI harus kewalahan mengurus pre-order (PO) konsumen yang membludak untuk membeli salah satu drone andalannya, yaitu Mavic. Mengetahui hal tersebut, perusahaan asal negeri tirai bambu, Zerotech meluncurkan drone pocket yang diberi nama Dobby Drone. Mengusung tema pocket drone, Dobby tampil dengan ukuran lebih kecil ketimbang drone kompetitornya, Mavic, Xiro Xplorer Mini, dan Wingsland S6.

Impresi pertama kami ketika menggunakan drone ini adalah ringan, simpel dan bisa diletakan di kantong celana. Fitur andalan dari drone ini yaitu lengannya yang bisa ditekuk sehingga membuat drone ini semakin praktis. Anda juga tidak perlu memasang baling-baling seperti pada kebanyakan drone profesional, cukup hubungkan drone ini dengan smartphone anda dan ia sudah siap terbang karena controller-nya menggunakan smartphone



Dobby juga sangat stabil ketikla terbang dan melayang karena telah dilengkapi dengan teknologi GPS/GLONASS dual band optical flow dan ultrasonic wave. Setelah mencoba drone ini selama satu minggu, kami bisa menyimpulkan drone ini sangat stabil ketika terbang, bahkan lebih baik dari kompetitornya. 

Beralih ke fungsi kontrolnya, drone ini memanfaatkan sinyal WiFi untuk terkoneksi dengan smartphone. Kami sarankan bagi anda untuk mengatur frekuensi koneksi ke 5GHz pada sistem pengaturan karena frekuensi 2,4GHz telah banyak digunakan oleh berbagai perangkat lain, termasuk drone. Menggunakan frekuensi 5GHz membuat komunikasi drone dan smartphone lebih lancar karena frekuensi tersebut memiliki intervensi sinyal yang lebih sedikit.



Sistem kontrolnya sendiri sangat nyaman digunakan walaupun dengan sentuhan tangan di layar smartphone. Drone Dobby dapat dikendalikan dapat dikendalikan dengan mudah, bahkan pengguna awam bisa melakukan berbagai manuver dengan lancar. Sistem kontrol Dobby juga lebih ramah terhadap pengguna karena memiliki antarmuka khusus untuk menunjukkan orientasi drone ini ketika sedang terbang,

Dobby juga memiliki beberapa fitur unik seperti mode orbit, target tracking, auto pull away video, dan facial recognition. Dari empat fitur tersebut, fitur target tracking adalah yang paling kami suka. Pasalnya, fitur ini biasanya hadir di drone dengan harga di atas Rp10 juta sementara Dobby sendiri dibanderol dengan harga Rp6 jutaan. Selain itu, performa dari fitur ini juga tergolong sangat baik sehingga Anda bisa mengambil video sambil mengikuti objek secara otomatis.



Untuk kameranya sendiri Dobby mengusung resolusi 13MP, video 4k 1080p 30fps dan juga penyimpanan internal 16GB. Sayangnya, kamera Dobby ini harus diatur secara manual untuk menegakkan keatas atau kebawah. Kameranya juga tidak memiliki fitur stabilizer atau gimbal, namun kendala tersebut bisa diatasi jika kita mempergunakan fitur target tracking dan facial recognition. Hal tertsebut juga menegaskan drone ini sebagai pocket selfie drone.

Kekurangan lain pada drone ini adalah tidak adanya kemampuan untuk menghindari tabrakan dengan objek lain. Dengan demikian, Anda harus berhati-hati ketika menggunakan fitur return to home yang berfungsi untuk memanggil kembali drone ini. Namun fitur auto takeoff dan landing pada drone ini cukup pintar, bahkan ia bisa mendarat dan terbang dari tangan Anda.



Satu hal yang menjadi kekurangan utama drone ini adalah baterai. Ia hanya mampu terbang selama kurang lebih selama 8 hingga 10 menit. Durasi tersebut akan lebih pendek jika Anda melakukan perekaman video, sehingga sebaiknya Anda juga mempersiapkan baterai cadangan jika ingin menggunakan drone ini dalam jangka waktu yang agak lama.
 

Zerotech Dobby

  • Ringkas dan sangat simpel
  • Kokoh
  • Fitur tracking sangat bagus
  • Stabil di udara
  • Baterai boros
  • Tidak ada gimbal atau stabilizer
  • Kualitas kamera standar
  • Kamera tidak bisa digerakkan dari jarak jauh



(MMI)

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3
Review Smartphone

Menjajal Kemampuan Ponsel 2 Kamera Depan Oppo F3

5 days Ago

Sama seperti ponsel Oppo sebelumnya, F3 mengunggulkan kamera depan. Ponsel ini dilengkapi denga…

BERITA LAINNYA
Video /