Review Laptop

Gigabyte Sabre 15, Jeroan Menggiurkan di Balik Kemasan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 31 Jul 2018 23:30 WIB
gigabytereview laptopaorus
Gigabyte Sabre 15, Jeroan Menggiurkan di Balik Kemasan
Gigabyte Sabre 15.

Jakarta: Setiap orang punya selera yang berbeda terkait desain sebuah laptop gaming. Sebagian besar ingin laptop gaming mereka tampil keren dan menarik perhatian orang di sekitar saat digunakan.

Bagaimana jika vendor laptop gaming tersebut justru memilih untuk fokus kepada jeroan atau spesifikasi yang dibawanya ketimbang tampilannya? Bagi Medcom.id, hal ini tidak jadi masalah selama performa dari spesifikasi yang dibawanya menggiurkan dan harganya sangat pas.

Hal ini yang kami temukan laptop versi terbaru Gigabyte Sabre 15 yang beberapa waktu lalu datang ke kantor Medcom.id. Kami cukup sering membuat ulasan mengenai laptop gaming Gigabyte, dan sejauh ini kami tidak pernah kecewa.

Laptop Gigabyte tidak sepenuhnya laptop gaming, melainkan merangkap sebagai laptop profesional. Bagimana dengan Gigabyte Sabre 15?

 

Desain Tangguh Pakai Plastik

Gigabyte Sabre 15 memiliki desain dengan dominasi material plastik. Hal ini terlihat jelas dari bagian penampang luar layarnya hingga ke bodi bagian bawahnya lengkap ke bagian dalam di penampang keyboard.

Informasi menyebutkan bahwa rangka dari laptop ini dibuat oleh manufaktor barebone Clevo. Jujur saja, kesan yang tampil dari Gigabyte Sabre 15 menyiratkan laptop ini berasal dari segmen murah, meskipun diberikan logo metalik bertuliskan Gigabyte.



Material plastik yang digunakan tersebut sangat mudah meninggalkan bekas seperti minyak. Namun, material yang digunakannya cukup berhasil membuat laptop dengan tebal 29,9mm atau 1,17 inci ini masih terasa ringan untuk sebuah laptop gaming, 2,5kg.

Bagian dalam Gigabyte Sabre 15 juga masih terlihat jelas menggunakan material plastik termasuk keyboardnya, melihat finishingnya tampak bahwa lambat laun warna karakter di atas keyboard akan memudar.

Ukuran keyboard cukup proporsional, hadir dengan area numpad di sisi kanan. Namun, keyboard yang disajikan Gigabyte Sabre 15 terasa biasa saja, tidak tactile malah lembut. Tidak ketinggalan masih disediakan LED RGB di baliknya.



Gigabyte Sabre 15 hadir dengan layar 15,6 inci resolusi Full HD 1920x1080 yang sudah dilengkapi dengan fitur anti-glare sehingga tidak memantulkan cahaya saat digunakan di kondisi luar ruangan.

Secara umum, tidak ada yang mengesankan dari desainnya. Pengalaman menggunakan keyboard cukup nyaman. Seperti yang sudah disebutkan di atas, Gigabyte Sabre 15 tampaknya lebih fokus ke jeroan atau spesifikasi yang dibawanya.

 

Fitur Lengkap di Balik Tampilan

Memiliki bodi yang tidak ramping, seharusnya Gigabyte Sabre 15 hadir dengan banyak fitur salah satunya dari sisi I/O Port yang tersedia. Perdiksi kami tidak salah sehingga laptop ini masih bisa diandalkan.

Tersedia tiga buah port USB 3.1 Gen1 Type-A dan satu buah port USB 3.1 Gen1 Type-C serta satu port USB 2.0. Selain itu masih tersedia port RJ45, satu port HDMI, dua port Mini DP serta audio jack untuk earphone dan mikrofon.



Tidak sampai disitu, Gigabyte Sabre 15 juga meiliki satu card reader jenis 6-in-1 sehigga menambah lengkap paket I/O Port yang dimilikinya. Kualitas audionya didukung oleh dua buat 2W Speaker berteknologi Sound Blaster Cinema 3, yang berdasarkan pengalaman kami cukup tajam dan bagus untuk memutar konten multimedia.



Software Sound Blaster juga menyediakan kustomisasi audio sesuai jenis konten yang diputar. Selain itu juga tersedia software bawaan dari Gigabyte, misalnya UI Smart Manager yang berisi antarmuka untuk mengatur seluruh fitur yang dimiliki Gigabyte Sabre 15.

Mengingat Gigabyte Sabre 15 hadir sebagai laptop gaming dengan keyboard LED RGB, Gigabyte juga menyediakan software kustomisasi pola RGB dari keyboard serta fitur untuk menyimpan preset macro yang bisa digunakan untuk masing-masing game.



Performa Sangat Bisa Diandalkan
Perlu diketahui bahwa laptop ini mengadopsi prosesor Intel Core i7-8750H, yang merupakan proses generasi terbaru Intel.

Kapasitas RAM 16GB DDR4 masih bisa ditingkatkan hingga 32GB. Sementara kapasitas memoeri internalnya memadukan HDD 1TB serta M.2 SSD 256GB, jelas perpaduan keduanya sudah sangat mumpuni dan memuaskan.

Di sisi kartu grafis sendiri, Gigabyte Sabre 15 dibekali GeForce GTX 1060 dengan VRAM GDDR5 6GB. Kartu grafis ini sudah sangat lebih baik ketimbang GeForce GTX 1050 dan tentu saja sudah sangat bisa diandalkan untuk memainkan game saat ini.

Medcom.id kemudian melakukan pengujian menggunakan beberapa software benchmark untuk mengetahui performa dalam pengolahan konten atau penggunaan sehari-hari.

Kami menemukan Gigabyte Sabre 15 mampu menghasilkan skor yang tergolong tinggi untuk laptop di kelas spesifikasinya. Terpantau GIGABYTE Sabre 15 mampu menorehkan skor PCMark 10 sebesar 5041 dan skor 3DMark Fire Strike mencapai 10132.

Dalam pengujian rendering menggunakan software Cinebench 15, Gigabyte Sabre 15 mampu mencatatkan skor 176 dalam mode single core dan 1037 dalam mode multi core. Hal ini bisa dinilai menunjukkan GIGABYTE Sabre 15 mampu melakukan rendering konten foto atau video cukup cepat.
 
Pengujian PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench 15 (Single) Cinebench 15 (Multi)
Skor 5041 10132 176 1.037

Beralih ke mode pengujian beberapa game dengan tingkat kualitas grafis tertinggi atau ultra di resolusi 1920x1080, GIGABYTE Sabre 15 masih mencatatkan frame per second yang cukup memuaskan untuk konfigurasi kualitas grafis tersebut.

Pada game dengan kualitas grafis yang cukup tajam dan tergolong berat seperti Ashes of the Singularity: Escalation dan The Witcher 3: Wild Hunt, tercatat laptop ini dapat berjalan dengan frame rate rata-rata di 30fps. Sementara di game Far Cry 5 tercatat mampu berjalan lancar dengan frame rate di atas 40fps.



Lewat software PCMark 8 kami juga melakukan pengujian daya tahan baterai dengan skenario intensitas cahaya layar sebesar 50 persen. Software mencatat bahwa kira-kira Gigabyte Sabre 15 mampu bertahan selama 3 jam 2 menit, durasi yang tergolong standar untuk laptop gaming.

Kesimpulan
Gigabyte Sabre 15 versi ini harus diakui membawa paduan spesifikasi yang tidak bisa diremehkan, karena masih sangat bisa diandalkan untuk kebutuhan gaming maupun mengolah konten, terlepas dari desainnya jauh dari kata menarik.

Namun, seperti yang sudah disebutkan bahwa Gigabyte tidak semata-mata menjual kemasan tapi berfokus ke performanya yang sangat bisa diandalkan untuk bermain game yang tengah populer belakangan ini.

Entah karena desain dan materailnya yang tergolong biasa saja tapi Gigabyte cukup berbaik hati dengan membanderol laptop ini di harga mulai dari Rp15 juta. Harga yang cukup kompetitif di tengah kehadiran laptop gaming bongsor seperti yang dimiliki Acer Predator, ASUS ROG, dan lain-lain.
 
Spesifikasi  Gigabyte Sabre 15 (GTX 1060)
Layar 15,6 inci FHD (1920x1080)
CPU Intel Core i7-8750H
GPU NVIDIA GeForce GTX 1060 GDDR5 6GB
RAM 16GB DDR4 up to 32GB
Memori Internal 1TB HDD + M.2 (PCIe) SSD 256GB
Bobot  2,5kg
Harga Mulai dari Rp15 juta
 
 
8.8
Gigabyte Sabre 15
Plus
  • Ukuran layar lega
  • Ukuran keyboard proporsional dan nyaman
  • Kapasitas memori besar
  • Performa cukup bisa diandalkan
  • Harga masih terjangkau
Minus
  • Desain kurang menarik
  • Material menggunakan plastik
  • Bodi masih agak tebal



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.