Review Motherboard

Supermicro Supero C7B360-CB-M(W), Ternyata Bisa Diandalkan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 06 Aug 2018 21:17 WIB
Supermicro Supero C7B360-CB-M(W), Ternyata Bisa Diandalkan
Supero C7B360-CB-M(W).

Jakarta: Di industri motherboard, Supermicro lebih dikenal di segmen bisnis lewat produk motherboard untuk kebutuhan server.

Supermicro sadar bahwa segmen gaming dan enthusiast kini tengah berkembang. Medcom.id berkesempatan menjajal salah satu produk terbar dari seri Supero yakni Supero C7B360-CB-M(W).

Dari namanya terlihat jelas bahwa motherboard ini memanfaatkan chipset Intel B360 untuk segmen budget dengan dipadukan prosesor Intel Coffee Lake. 

Tujuannya untuk memberikan kesempatan bagi konsumen memiliki PC atau menjajal kecanggihan prosesor Intel Coffee Lake versi terjangkau. Dalam pengujian yang dilakukan Medcom.id lakukan kami menggunakan prosesor Intel Core i3-8350K.

Pertama, membahas desainnya Supero C7B360-CB-M(W) hadir dengan form factor micro-ATX dan seperti seri yang sudah pernah kami uji motherboard seri Supero masih tampil dengan desain yang kurang elemen gaming. 



Hanya terdapat tulisan logo Supero dan Play Harder di bagian heatsink dan deretan LED RGB yang memanjang di sisi sebelah kanan slot RAM yang bisa dikustomisasi lewat software SuperO Booster.

Meksipun tampil dengan desain yang tidak mengesankan motherboard gaming serta merek yang mungkin masih asing dibandingkan ASUS ROG, ASRock, MSI, dan lain-lain, ternyata Supero C7B360-CB-M(W) masih menyediakan fitur yang tergolong lengkap.

Supero C7B360-CB-M(W) menyediakan empat slot RAM DDR4 yang mendukung kartu RAM berkapasitas 4GB, 8GB, dan 16GB dengan kapasitas maksimal 64GB di kecepatan 2666MHz. Ditambah satu slot PCIe 3.0 x4 yang bisa dipasang M.2 dan mendukung Intel Optane Memory.



Selain itu Supero C7B360-CB-M(W) masih menyediaka satu slot PCIe 3.0 x16 dan tiga slot PCIE 3.1 x1 serta satu slot. Untuk fitur pendukung media penyimpanan data, motherboard ini menyediakan enam port SATA3 yang menyediakan kecepatan transfer data sebesar 6Gbps sehingga pengguna bisa memiliki kapasitas memori besar.

Beralih ke sisi I/O Port di panel bagian belakang, Supero C7B360-CB-M(W) hadir dengan port yang bisa dibilang sangat cukup. Di antaranya tersedia tiga port USB2.0 satu port USB3.0 Type-A, satu port USB 3.0 Type-C. 



Untuk konektivitas grafis juga disediakan satu port HDMI dan satu DisplayPort Kemudian untuk kebutuhan audio Supero C7B360-CB-M menyediakan lima lubang port analog audio, satu port Optical S/PDIF.

Supero C7B360-CB-M(W) hadir dengan dua model varian, untuk varian ini hanya tersedia port RJ-45 Gigabit LAN, sementara varian Supero C7B360-CB-M(W) tersedia dukungan antena Wi-Fi sehingga bisa langsung terkoneksi dengan internet dari router tanpa membutuhkan kabel LAN.



Bagaimana Performanya?
Berlaih ke pengujian performanya, Medcom.id memadukan motherboard Supero C7B360-CB-M(W) dengan prosesor Intel Core i3-8350K serta dilengkapi dengan komponen lain yang ada di testbed Medcom.id.
 

Prosesor  Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700
Motherboard ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
RAM Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
VGA Colorful GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
Pendingin Noctua NH-U21S
Storage Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
PSU Corsair RM850X
Monitor  Asus PB287Q 4K, Asus MZ27AQ
Mouse Logitech G903, Logitech G603
Keyboard  Logitech G610 Orion, Logitech G13
Headset Logitech G430, Logitech G633

Perpaduan motherboard dengan prosesor Intel Corei3-8350K tergolong modal awal konsumen untuk bisa memiliki PC ramah kantong, tapi bagaimana performanya?

Pertama, Medcom.id melakukan pengujian sintetik menggunakan beberapa software benchmark yakni PCMark 10, 3DMark Fire Strike, dan Cinebench 15. Tercatat bahwa Supero C7B360-CB-M(W) berpadu Intel Core i3-8350K berhasil menghasilkan skor yang cukup tinggi.
 
Pengujian PCMark 10 3DMark Fire Strike Cinebench 15 (single) Cinebench 15 (multi)
Skor 5213 13321 171 646

Beralih ke pengujian menggunakan game di konfigurasi grafis Ultra dan resolusi 1920 x 1080, tercatat Supero C7B360-CB-M(W) berpadu Intel Core i3-8350K masih bisa menghasilkan skor framerate yang cukup tinggi.

Pada game The Witcher 3: Wild Hunt tercatat berhasil berjalan di framerate rata-rata di 59 fps, lalu di game Far Cry 5 tercatat mampu berjalan di framerate rata-rata 87 fps, kemudian untuk game Ashes of Singularity: Escalation terpantau mampu berjalan di framerate rata-rata 48 fps.



Kesimpulan
Meskipun memiliki tampilan yang menurut Medcom.id kurang menarik seperti motherboard gaming lainnya, Supermicro Supero C7B360-CB-M(W) masih bisa diandalkan untuk memiliki PC gaming dengan dana terjangkau.

Selain dari fiturnya yang tergolong lengkap, performanya juga masih bisa diandalkan. Supero C7B360-CB-M(W) dibanderol Rp1,5 juta di Indonesia juga masih terjangkau.
 
 
Supero C7B360-CB-M(W)
Plus
  • Fitur masih tergolong lengkap
  • Performa cukup bisa diandalkan
  • Mendukung kapasitas RAM dan memori besar
  • Harga masih terjangkau
Minus
  • Desain kurang menarik

(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.