Review Smartphone

Samsung Galaxy Note FE, Rasa Beda di Bodi Sama

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 04 Dec 2017 16:49 WIB
samsungreview gadget
Samsung Galaxy Note FE, Rasa Beda di Bodi Sama
Samsung Galaxy Note Fan Edition (FE).

Jakarta: Sempat menjadi perbincangan luas berbagai kalangan akibat keluhan pengguna terkait insiden kurang menyenangkan yang disebabkan oleh permasalahan pada baterai, Samsung akhirnya memutuskan untuk menarik kembali phablet unggulannya, Galaxy Note 7 dari pasar.

Namun, keputusan tersebut bukan untuk selamanya, sebab  Samsung kembali menghadirkan Galaxy Note 7 setelah investigasi penyebab insiden kurang menyenangkan tersebut membuahkan hasil manis.

Perangkat tersebut dipasarkan dengan nama baru, yaitu Galaxy Note Fan Edition (FE), yang hadir dengan tampilan fisik serupa dengan Galaxy Note 7. Lantas apa saja yang ditawarkan Galaxy Note FE ini? Simak ulasan berikut.

 

Desain

Secara tampilan luar, tidak terdapat berbedaan berarti antara Samsung Galaxy Note 7 dengan Galaxy Note FE. Perangkat ini masih hadir dengan bodi bertepi berlekuk, dan slot khusus untuk stylus di bagian bawah perangkat.

Desain yang diusungnya pun terasa nyaman saat digenggam, tidak terasa licin meski menggunakan bahan mengkilat. Sayangnya, bahan yang digunakan untuk membalut layar maupun bagian belakang ponsel cerdas ini rentan menyisakan noda sidik jari saat digenggam, sehingga mudah terlihat kotor.



Untuk mengakses stylus, Anda tidak lagi perlu mencongkel dan menariknya keluar slot khusus. Stylus tersebut dapat dikeluarkan dengan menekan stylus yang terasa seperti pegas dan keluar secara otomatis dari slotnya.

Tidak hanya nyaman saat digenggam, usungan layar berukuran 5,7 inci pada ponsel ini juga mampu menghadirkan kenyamanan saat menyimpan ponsel di saku celana. Bahannya yang halus dan mulus turut membantu ponsel keluar dengan mudah dari saku pada celana yang sedikit ketat.



Selain itu, bodi perangkat ini didukung oleh sudut-sudut membulat, yang tidak hanya menghadirkan keindahan pada tampilannya, juga menghadirkan kenyamanan saat menyimpan perangkat di saku sebab tidak terasa menusuk.

Untuk urusan port dan tombol, Anda dapat menemukan tombol daya di sisi kanan atas, dan tombol volume di sisi kiri atas, sedangkan slot kartu SIM terdapat di sisi atas kiri. Port USB Type-C dapat Anda temukan di sisi bawah, diapit oleh slot stylus di sebelah kanan, serta jack audio 3,5mm dan speaker di sebelah kiri.



Hanya saja, kedua tepian pada sisi perangkat yang berlekuk menimbulkan kesan berbeda saat digenggam, dan membutuhkan waktu pembiasaan lebih lama, terutama bagi Anda yang baru beralih ke perangkat dengan desain tersebut.

Sementara itu, bagian depan perangkat juga hadir dengan tampilan elegan, berkat dukungan tombol menu Back dan Recent Apps berupa tombol sentuh kapasitif.

Kedua tombol yang mengapit tombol Home sekaligus sensor pemindai sidik jari tersebut hanya akan terlihat saat layar dalam keadaan aktif.



 

Software & Antarmuka

Menggunakan sistem operasi Android 7.0 Nougat, Samsung Galaxy Note FE menghadirkan suguhan antarmuka serupa dengan perangkat Samsung lainnya, terutama pada lini high-end. Secara desain tampilan, antarmuka pengguna Galaxy Note FE ini serupa dengan Galaxy S8.

Selain itu, memanfaatkan desain tepi berlekuk serupa tanpa bezel, Samsung menghadirkan fitur Edge Screen yang diwakili dengan ikon serupa plat yang sebagian kecilnya muncul di sisi kanan layar. Fitur ini menghadirkan sejumlah aplikasi yang disarankan oleh perangkat.



Selain aplikasi yang disarankan, fitur ini berguna untuk menampilkan kontak yang disarankan oleh perangkat, atau yang sering Anda hubungi via aplikasi tersebut. Fitur lain yang kembali hadir pada perangkat ini adalah Air Floating.

Fitur ini akan muncul secara otomatis akan muncul saat stylus dikeluarkan dari slot, dan menghilang saat stylus kembali dimasukan. Fitur ini akan menampilkan sejumlah aplikasi yang dapat Anda manfaatkan dengan stylus, termasuk Smart Select dan Create note.

Sementara itu, meski berlayar nyaris tanpa bezel dan berlekuk, Samsung membekali perangkat ini dengan teknologi palm-rejection saat menggunakan stylus. Hal ini memungkinkan Anda untuk menggunakan perangkat tanpa khawatir akan menyentuh tombol atau aplikasi yang tidak diinginkan.



Selain itu, Anda juga dapat menduplikasi sejumlah aplikasi, termasuk WhatsApp dan Facebook, sehingga dapat memiliki dua akun pada aplikasi tersebut pada ponsel yang sama. Untuk melakukannya, Anda hanya perlu menekan aplikasi selama beberapa saat.

Menekan ikon aplikasi selama beberapa saat tersebut akan menampilkan kotak berisi opsi, salah satunya Install second app. Namun fitur ini tidak tersedia pada semua aplikasi, dan hanya tersedia pada aplikasi media sosial dan pesan instan tertentu.

 

Kamera dan Video

Samsung kembali membekali Galaxy Note ini dengan kamera belakang 12MP yang sama yang dapat ditemukan pada smartphone unggulan Samsung pada tahun 2016 dan 2017. Selain itu, tampilan antarmuka pada menu kamera aplikasi ini juga serupa dengan perangkat sebelumnya.

Seperti perangkat unggulan Samsung lainnya, kamera yang membekali perangkat ini cukup mampu menghadirkan hasil foto yang baik, dalam kondisi pencahayaan cukup. Namun, hasil foto kamera depan pada kondisi pencahayaan redup sedikit gelap.

Kamera belakang juga cukup mampu menghasilkan hasil foto yang cukup terang saat diprotret pada kondisi pencahayaan redup, berkat dukungan aperture sebesar F/1.7. Seperti kamera smartphone lain, meski didukung oleh Optical Image Stabilization, foto terlihat sedikit berkabut.

Noise juga sedikit terlihat pada hasil foto saat dipotret dalam kondisi pencahayaan redup, terutama pada hasil foto kamera depan. Meskipun demikian, kehadiran noise tersebut tidak mengganggu tampilan foto secara keseluruhan.

Pengalaman penggunaan kamera Galaxy Note FE yang menyenangkan juga didukung oleh kemampuan auto fokus dan shutter tanpa gangguan lag berarti. Dukungan layar berukuran luas memungkinkan untuk melihat tangkapan gambar secara lebih luas, namun tetap nyaman saat menjangkau tombol shutter.

Berikut hasil foto Samsung Galaxy Note FE















 

Performa dan Baterai

Menggunakan prosesor Samsung Exynos Octa 8890 2.6GHz, smartphone unggulan Samsung ini mampu menghadirkan performa dan kemampuan multitasking yang baik, terlihat saat membuka beberapa tab di browser bawaan perangkat yang berjalan mulus tanpa gangguan lag.

Performa baik tersebut juga kami dapati saat berpindah dari satu menu aplikasi ke menu aplikasi lain, menjelajahi menu galeri dengan banyak isi, serta saat memainkan game Asphalt 8: Airbone. Kesenangan memainkan game ini juga didukung tampilan layar yang mampu menyuguhkan gambar yang tajam serta dengan detil dan kecerahan warna yang baik.

Tidak hanya dalam penggunaan sehari-hari, performa baik ponsel cerdas ini juga ditampilkan pada skor hasil benchmark 3DMark dan PCMark. Pada aplikasi benchmark 3DMark, Samsung Galaxy Note FE mampu meraih nilai 2432 pada uji Sling Shot dan skor 20140 pada uji Ice Storm Unlimited.



Sementara itu, nilai cukup tinggi juga diperoleh Galaxy Note FE pada pengujian benchmark yang menggunakan aplikasi PCMark. Pada pengujian di aplikasi tersebut smartphone yang menyasar konsumen kelas menengah atas ini berhasil memperoleh nilai 5354.

Untuk urusan baterai, Samsung Galaxy Note FE mampu menyuguhkan daya tahan yang cukup lama pada penggunaan sehari-hari, yaitu selama sekitar 10 jam. Daya tahan lama tersebut juga ditampilkan smartphone saat diuji menggunakan aplikasi benchmark, yaitu selama 8 jam 35 menit.



Seolah tidak cukup menghadirkan daya tahan yang cukup lama tersebut, Samsung juga membekali Galaxy Note FE ini dengan teknologi pengisian daya cepat. Teknologi tersebut memungkinkan daya baterai perangkat terisi penuh dari daya yang tersisa sebanyak dua persen selama sekitar 30 menit.

Sayangnya, saat digunakan secara aktif seperti saat memutar video YouTube secara terus menerus, bodi perangkat tergolong cepat hangat di bagian belakang ponsel. Meskipun demikian, suhu tersebut tergolong cepat dingin beberapa saat pemutaran video dihentikan.

Kesimpulan
Seolah mencoba kembali meraih hati konsumen, Samsung Galaxy Note FE mampu menyuguhkan kemampuan yang baik dan mulus. Kami tidak perlu mengkhawatirkan gangguan lag saat menggunakan ponsel ini.

Layar perangkat yang tergolong besar turut mampu menghadirkan pengalaman penggunaan menyenangkan, dan tetap menghadirkan kenyamanan saat digenggam atau saat digunakan dengan satu tangan, juga bagi konsumen bertangan kecil.

Hanya saja, meski telah didukung oleh Optical Image Stabilization, foto yang dihasilkan oleh kamera belakang smartphone ini terlihat sedikit berkabut. Selain itu, hasil foto kamera depan pada kondisi pencahayaan redup sedikit gelap. Kedua tepian pada sisi perangkat yang berlekuk menimbulkan kesan berbeda saat digenggam, dan membutuhkan waktu pembiasaan lebih lama.
 
 
Prosesor Samsung Exynos Octa 8890 2.6GHz
GPU Mali-T880 MP12
RAM 4GB
OS Android 7.0 + Touch Wiz
Memori Internal 64GB
Kamera Depan 5MP, Belakang 12MP
Baterai 3.200 mAh
Layar 5,7 inci 1.440 x 2560 piksel
Harga Rp8.350.000

Samsung Galaxy Note FE

 

8,3

  • + Layar luas
    + Bodi nyaman saat digenggam 
    + Pengisian baterai cepat
  • - Kamera depan cenderung gelap
    - Hasil gambar berkabut
    - Perlu membiasakan tepi layar berlekuk
 

 




(MMI)

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah
Review Smartphone

Huawei Nova 2i, Jawaban 4 Kamera di Kelas Menengah

1 week Ago

Huawei Nova 2i dilengkapi dengan 4 kamera. Inilah ulasan lengkap performanya. 

BERITA LAINNYA
Video /