Review Smartphone

Andromax Prime, Begini Rasanya Pakai Ponsel 4G Rp300 Ribu

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 15 Oct 2017 11:44 WIB
smartfren andromaxreview gadget
Andromax Prime, Begini Rasanya Pakai Ponsel 4G Rp300 Ribu
Andromax Prime, feature phone sekaligus smartphone.

Metrotvnews.com, Jakarta: Gerak-gerik Smartfren mengajak pengguna layanan seluler di jaringan 2G berpindah ke 4G cukup menarik, sebab operator satu ini yang paling gencar menawarkan layanannya dengan perangkat yang terjangkau, baik berupa mobile Wi-FI (MiFi) maupun smartphone seri Andromax.

Pada hari Kamis lalu (5/10/2017), Smartfren memperkenalkan lagi perangkat smartphone seri Andromax. Andromax Prime punya harga fantastis dan tampil dengan desain yang dijamin unik bagi semua orang yang melihatnya.

Dengan harga hanya Rp349 ribu, Andromax Prime hadir dalam bentuk ala feature phone dengan fungsi setara smartphone. Smartfren sengaja memperkenalkan perangkat semacam ini agar pengguna layanan seluler di jaringan 2G yang terbiasa menggunakan feature phone, mulai merasakan teknologi yang dihadirkan oleh jaringan 4G dan tersedia beberapa feature layaknya smartphone.



 

Desain

Tidak seperti smartphone, Andromax Prime hadir dengan desain persis feature phone dengan model candy bar dan tombol fisik, yang tentu saja membuat penggunanya bisa mengetik atau mengoperasikan dengan satu tangan.

Ketebalannya jelas lebih tinggi dari smartphone. Tetapi, bobotnya jauh lebih ringan dari smartphone. Andromax Prime menggunakan material plastik sebagai bahannya. Perangkat ini tidak mengusung desain unibody, jadi Anda harus membuka cover belakang untuk memasang kartu SIM dan kartu memori MicroSD serta baterainya.

Tidak ditemukan banyak tombol di sisinya, Anda hanya akan menemukan sebuah lampu senter dan lubang audiojack di bagian atas. Lalu di bagian bawah ada lubang USB charger dan pada bagian belakang terdapat sebuah kamera dan lubang speaker.



Sebelum saya lupa, di bagian depan juga ada layar 2,4 inci beresolusi VGA dan kamera depan. Ya, feature phone ini sudah hadir dengan kamera depan dan belakang. Untuk ukuran layarnya tentu saja Anda tidak bisa berharap banyak dari sebuah perangkat feature phone.

 

Software & Antarmuka

Pihak Smartfren menyebutkan bahwa Andromax Prime yang perangkatnya diciptakan oleh vendor Haier ini menggunakan sistem operasi Android yang dimodifikasi. Pada pengaturan telepon, terlihat informasi bahwa sistem operasi yang digunakan oleh Andromax Prime adalah MocorDroid 4.4.4 dengan antarmuka ala feature phone.



Tentu saja, untuk menghadirkan beberapa fitur ala smartphone ke dalam feature phone perlu modifikasi meskipun sistem operasi tersebut terdengar aneh. Permasalahnnya adalah apakah aplikasi di dalamnya akan menerima pembaruan di kemudian hari.

Daya tarik ponsel ini adalah adanya aplikasi WhatsApp, YouTube, Facebook, dan peramban internet Opera yang berjalan dengan koneksi 4G Smartfren. Sayangny,a Andromax Prime tidak memiliki toko aplikasi seperti Google Play Store sehingga Anda tidak bisa mengunduh banyak aplikasi yang populer. Smartfren menyediakan toko aplikasi yang dicek ternyata masih minim. 

Meskipun begitu pihak Smartfren dan saya sepaham, empat aplikasi di atas jauh lebih populer di Indonesia terutama bagi pengguna yang baru belajar menggunakan smartphone dan merasakan kencangnya koneksi 4G. Saya tidak yakin pengguna Andromax Prime rela menggunakan smartphone ini hingga 3 tahun ke depan. saat mereka sudah paham kecanggihan smartphone yang umum dijumpai saat ini.

 

Kamera & Video

Untuk sebuah feature phone dengan beberapa kemampuan smartphone, Andromax Prime harus dipuji karena tidak melupakan fitur populer ponsel saat ini, yakni kamera depan dan belakang.



Kamera depan belakangnya beresolusi 2MP dan kamera depannya beresolusi VGA. Saya rasa Anda sudah bisa menebak kualitasnya. Perlu diingat, jangan membandingkan dengan kamera para perangkat smartphone yang populer saat ini, apalagi yang berkamera ganda. 



Kedua kamera yang melekat mampu menghasilkan foto dan video yang baik, asalkan berada di kondisi dengan pencahayaan yang sangat cukup. Jika tidak, batalkan niat Anda untuk mengambil foto atau video. Meskipun begitu, kamera depannya bisa dipergunakan untuk video call baik saat melakukan panggilan maupun lewat aplikasi WhatsApp.

 

Performa

Jika Metrotvnews.com biasanya menguji performa dari perangkat yang diulas menggunakan tolok ukur aplikasi khusus, untuk kali ini kami tidak bisa lantaran Andromax Prime memang tidak bisa menjalankan aplikasi yang kami pergunakan untuk menguji.

Perlu diketahui, Andromax Prime dibekali prosesor yang diklaim dual-core dengan RAM 512MB dan memori internal 4GB yang bisa ditingkatkan lagi hingga 32GB.  Melihat kapasitas RAM dan memorinya tentu saja pengguna tidak perlu kesal karena ponsel ini tidak bisa mengunduh aplikasi yang ada di Google Play Store.

Kembali lagi ke tujuan awal ponsel ini dirilis: untuk mengajak pengguna layanan seluler di jaringan 2G bermigrasi ke jaringan 4G yang selama ini terbiasa menggunakan ponsel feature phone atau 2G saja. Jadi tidak mebutuhkan spesifikasi yang canggih.

Baterai yang dibekali sebesar 2.000 mAh. Bagi saya yang sangat aktif di media sosial, baterai ini mampu bertahan hingga seharian. Aplikasi YouTube dan Facebook yang disediakan hadir dalam format ringan. Tampilannya serupa ketika Anda menggunakan peramban Opera di era ponsel 2G atau sistem operasi Symbian.

Begitu pula pada aplikasi WhatsApp, tampilannya sangat sederhana. Anda masih bisa menggunakan fitur dasar dari aplikasi tersebut termasuk mengirimkan pesan suara dan panggilan video. Untuk hiburannya Andromax Prime juga menyediakan pemutar lagu, radio FM, dan video.

Andromax Prime juga dibekali konektivitas seperti Wi-Fi untuk menghemat kuota data. Andromax Prime juga hanya mendukung operasi satu kartu SIM yang dikunci untuk kartu Smartfren. Sebelum Anda bertanya "Apakah Andromax Prime bisa dipergunakan sebagai modem?" jawabnya adalah tidak, sebab perangkat ini tidak tersedia fitur tethering atau hotspot.


Kesimpulan
Andromax Prime adalah perangkat yang sesuai dengan visi dan misi Smartfren yang sudah disebutkan tadi. Operator tersebut berhasil mengekssekusi strategi mereka dengan menghadirkan feature phone yang dibenamkan fitur ala smartphone.

Bagi saya dan sebagian yang terbiasa dimanjakan kecanggihan smartphone kekinian, mungkin perangkat ini hanya menarik sebagai gimmick atau koleksi saja. Namun, jujur saya sempat mempertimbangkan ponsel ini sebagai ponsel kedua atau secondary phone.

Hal yang perlu dipertimbangkan adalah minimnya aplikasi yang disediakan oleh Smartfren untuk ponsel ini, dan keraguan bahwa ponsel in tidak mendapatkan pembaruan sistem atau aplikasi nantinya. 

Meskipun begitu, untuk kesekian kali saya ingatkan visi dan misi dari Smartfren merilis perangkat ini. Perangkat ini mungkin kurang tepat bagi saya tapi jelas sangat tepat bagi pengguna yang selama ini terjebak di jaringan dan perangkat 2G.

 
  Andromax Prime
Prosesor tidak diketahui, Dual-core
GPU tidak diketahui
RAM 512MB
OS MocorDroid 4.4.4
Memori Internal 4GB up to 32GB
Kamera Depan VGA, Belakang 2MP
Baterai 2.000 mAh
Layar 2,4 inci resolusi VGA
Harga Rp349.000
 

Andromax Prime

 

8

  • Bobot ringan
  • Koneksi 4G
  • Tersedia konektivitas Wi-Fi
  • Unik, perpaduan feature phone dan smartphone
  • Desain candy bar 
  • Toko aplikasi minim konten



(MMI)