Review Keyboard

SteelSeries APEX M750, Manjakan Mata dan Tangan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 17 Jan 2018 17:06 WIB
steelseriesreview peripheral
SteelSeries APEX M750, Manjakan Mata dan Tangan
Keyboard gaming SteelSeries APEX M750.

Jakarta: SteelSeries tetap menjadi produsen gaming peripheral yang produknya patut dijajal. Kali ini Medcom.id kehadiran keyboard gaming terbaru mereka, SteelSeries APEX M750. Apakah keyboard ini layak untuk gamer?

Melihat desain dan tampilannya SteelSeries APEX M750 hadir dengan desain full size keyboard yang masih dilengkapi numpad. Berkat desainnya dan ukurannya yang lebih ramping, keyboard ini tidak terlihat sebongsor yang lainnya.

Dibalut dengan warna hitam gelap hanya memliki ukuran 454 x 153mm dan ketebalan hanya 46,7mm selain itu bobotnya masih terbilang ringan yakni kurang dari 1 kilogram. Desainnya memang sangat sederhana, tapi elegan.

Saya paham daya tarik visual dari SteelSeries APEX M750 yakni paduan lampu RGB yang sangat terang, meskipun digunakan dalam kondisi ruangan yang terang.



Meksipun saya meneumkan tombol konfigurasi intensitas cahaya RGB di keyboard tersebut tapi hampir sama sekali tidak saya sentuh. Apalagi saat saya menemukan fitur pengaturan RGB pada software SteelSeries Engine.

SteelSeries APEX M750 tidak hanya mendukung pengaturan RGB per tombolnya tapi juga beberapa efek RGB yang berpola dengan banyak varian pilihan pola. Belum berhenti sampai disitu, SteelSeries APEX M750 juga mendukung fitur Audio Visualizer. 

Fitur ini membuat lampu RGB tidak hanya bergerak mengikuti konfihurasi pola dan warna yang Anda sudah pilih di awal, tapi juga fitur ini memungkinkan pola cahaya dari RGB mengikuti dentuman dan irama dari audio, misalnya musik, yang sedang didengarkan. Varian konfigurasi juga masih banyak lagi.



Sudah beberapa minggu saya menjajal SteelSeries APEX M750, dengan mengkofigurasikan kombinasi dari cahaya RGB yang dipancarkan oleh keyboard ini. Cukup rasanya membahas soal RGB, mari bicara tentang pengalaman menggunakannya.




SteelSeries APEX M750 merupakan keyboard mekanik yang menggunakan komponen mekanik sendiri dan terbaru, QX2 yang memiliki actuation point hanya 2mm. Sebelum tombol keyboard ditekan hingga kedalaman maksimal, inputnya sudah diterima. 

Artinya, SteelSeries APEX M750 sangat responsif. Di sisi lain, travel distance yang cukup dalam membuat Anda tidak bisa mengetik cepat.

Selain itu, bunyi ketukannya cukup kencang, hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah bagi para gamer. Terlepas dari bunyi ketukannya yang cukup nyaring, sebetulnya feedback atau pantulannya sangat nyaman bagi saya yang juga merangkap sebagai gamer.



Menempatkan SteelSeries APEX M750 sebagai keyboard gaming, Anda tidak perlu khawatir terhadap ketiadaan tombol makro khusus karena mereka mmenyediakannya via software. SteelSeries Engine memberikan kases perekemanan tombol makro yang cukup spesifik.

Selain bisa menyimpan perintah beberapa tombol dalam satu fungsi, Anda juga bisa mengatur durasi tekanan tombol. Contohnya, Anda menekan tombol A dan S secara bersamaan selama dua detik. Keyboard ini akan mengingatnya secara akurat. Belum selesai, fungsi satu makro juga bisa melibatkan beberapa tombol sekaligus, bahkan tombol yang sama berulang kali. Ini sangat cocok untuk gamer penyuka game fighting seperti Street Fighter. Artinya, Anda bisa memberikan perintah dalam game tertentu lebih luas dan cepat.




Kesimpulan 
SteelSeries APEX M750 sebagai keyboard gaming ukuran full size membuat keyboard ini bisa dipergunakan untuk kebutuhan, walaupun bukan itu keperluan pertamanya. 

Alhasil, pengguna yang terbiasa menggunakan keyboard umum mungkin akan kesulitan  beradaptasi dengan SteelSeries APEX M750 bahkan merasakan mereka sulit untuk mengetik cepat menggunakan keyboard ini.

Bagi para gamer yang memuja fitur RGB dan gemar memarmerkan tampilan visualnya, SteelSeries APEX M750 pantas dianggap sebagai keyboard gaming dengan RGB terbaik.

Keyboard ini menyediakan konfigurasi RGB yang sangat banyak dan lengkap. SteelSeries APEX M750 dibanderol dengan harga Rp2 juta.
 
9
SteelSeries APEX M750
Plus
  • Ukuran ramping
  • Konfigurasi lampu RGB yang sangat lengkap
  • Efek visual RGB tidak murahan
Minus
  • Travel distance kurang nyaman untuk mengetik



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.