Review Smartphone

Menjajal Microsoft Lumia 535 Dual SIM

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 21 Feb 2015 16:05 WIB
review gadget
Menjajal Microsoft Lumia 535 Dual SIM
Lumia 535 memiliki kamera dengan performa yang sangat baik di kelasnya

Metrotvnews.com: Saat ini, terdapat tiga sistem operasi mobile yang mendominasi pasar: Android, iOS, dan Windows Phone. Untuk pertama kalinya, kami akan menyajikan sesuatu yang segar dan mungkin telah Anda tunggu, review perangkat Windows Phone, tepatnya Microsoft Lumia 535 Dual SIM.

Ponsel kelas menengah ke bawah ini penuh dengan keunikan, terutama pada fitur-fitur yang memang tak terdapat pada perangkat berbasis Android atau iOS. Silakan simak hasil pengujiannya berikut ini.
 

Desain

Desain bodi dengan warna yang mencolok adalah hal pertama yang menjadi perhatian saya terhadap ponsel ini. Microsoft Lumia 535 dibalut dengan bodi berwarna cerah dan berbahan plastik. Bodi plastik tersebut dilapisi dengan lapisan glossy, sehingga sering membekaskan sidik jari ketika disentuh.

Saat dilepas dari bodi utamanya, penutup bodi berbahan plastik tersebut memiliki struktur yang terlihat ringkih. Meskipun demikian, ia masih terlihat cukup kokoh bila dipasangkan pada bodi utamanya.



Lumia 535 memiliki layar 5-inci dengan kontras warna yang cukup baik. Semua antarmuka dapat ditampilkan dengan sangat jelas, meskipun ia memiliki resolusi yang tak terlalu besar, yaitu hanya 540x960 pixel. Sayangnya, layarnya terlalu sensitif bagi saya.

Dalam beberapa kasus, saya sering mengalami kesalahan pengetikan (typo) ketika menggunakan ponsel ini. Selain itu, layar ponsel ini juga kadang masih suka bereaksi ketika saya simpan di saku celana, meskipun saya telah menguncinya.



Secara penempatan tombol dan port, ponsel ini menggunakan penempatan yang juga digunakan oleh ponsel pintar pada umumnya. Di sisi sebelah kanan terdapat dua buah tombol, yaitu tombol power dan volume, sedangkan bagian sisi bawah dan atas terdapat port micro USB dan audio jack 3.5mm.

Ketika penutup bodinya dibuka, Anda dapat melihat sebuah baterai, serta tiga buah slot yang terdiri dari dua buah slot micro SIM dan sebuah slot microSD.

Untuk ukuran sebuah ponsel pintar modern, Lumia 535 termasuk ponsel yang tebal, dengan ketebalan bodi 8,8mm. Meskipun demikian, ponsel ini tergolong ponsel yang cukup ringan, yaitu dengan berat yang hanya 146 gram.
 

Software & Antarmuka

Lumia 535 menjalankan sistem operasi Windows Phone 8.1, sehingga antarmukanya sangat berbeda dengan ponsel Android maupun iOS. Antarmuka Windows Phone 8.1 mengedepankan desain yang simpel serta memiliki tampilan huruf yang besar dan jelas.

Cara menggunakan Windows Phone 8.1 mirip dengan cara menggunakan Windows 8.1 yang dirilis untuk PC. Tampilan utamanya sama persis dengan Start Menu pada Windows 8.1, sehingga bagi yang telah familiar dengan Windows 8.1 dipastikan akan dapat menggunakan ponsel ini dengan lancar. Tidak hanya tampilan utamanya, beberapa fitur, seperti regional format ala Windows juga terdapat pada Windows Phone 8.1.



Meskipun memiliki sistem yang jauh berbeda dengan Android maupun iOS, tampilan pada Windows Phone 8.1 tak kalah hebat. Ia dapat dikostumasi sesuai dengan kebutuhan. Tiap blok aplikasi pada tampilan utamanya dapat Anda atur sesuka hati Anda; tidak hanya posisinya, Anda juga bisa atur ukuran serta jenis aplikasi yang ingin ditampilkan.

Microsoft telah melengkapi Lumia 535 dengan berbagai palikasi bawaan, seperti Office, beberapa aplikasi media sosial, serta Cortana. Cortana bertindak sebagai asisten pribadi digital. Anda dapat menyuruhnya untuk melakukan berbagai macam hal, mulai dari membuka aplikasi, menanyakan ramalan cuaca, hingga menyetel alarm serta membuat memo.



Cortana di Windows Phone 8.1 masih merupakan versi beta. Meskipun demikian, ia memiliki performa yang sangat baik, bahkan beberapa pertanyaan ane,h seperti warna kesukaannya dapat dijawab dengan lancar. Sayangnya, saat ini, Cortana hanya mampu melayani perintah dengan Bahasa Inggris.

Kelemahan terbesar Lumia 535 atau lebih tepat diblang sebagai kelemahan utama Windows Phone adalah ekosistem aplikasinya. Aplikasi pada Windows Phone tak sebanyak di Android ataupun iOS, sehingga pilihan hiburan dan lain-lain sangat terbatas.
 

Kamera & Video

Kualitas kamera Lumia 535 sangat baik. Hasil jepretannya memiliki detail yang sangat baik dengan kontras cahaya dan warna yang seimbang. Kameranya juga dilengkapi dengan fitur pengambilan gambar secara pada mode manual, yaitu mode yang memungkinkan Anda untuk melakukan berbagi pengaturan seperti besar ISO, apperture, dan lain-lain.



Performa pengambilan video pada Lumia 535 juga cukup memuaskan. Meskipun hanya mampu merekam video beresolusi 480p, namun Lumia 535 mampu merekam dengan framerate 30fps. Hal tersebut membuat hasil rekaman Anda tidak akan patah-patah.



Performa kamera dan video yang sangat baik tersebut bisa Anda dapatkan setelah memperbarui sistem operasi ke Lumia Denim.
 

Performa & Baterai

Secara keseluruhan, performa Lumia 535 tak terlalu tinggi, namun juga tak terlalu rendah. Artinya, ia dapat digunakan untuk apa saja, namun tidak kami rekomendasikan untuk bermain game-game berat.

Dalam pengujian dengan menggunakan aplikasi benchmark Base Mark (saya menggunakan Base Mark karena 3DMark dan PCMark belum ada di platform Windows Mobile), Lumia 535 terlihat lemah dari segi performa grafis dan unggul dalam performa sistemnya.



Performa grafis yang rendah tersebut pun sangat terasa ketika saya menjajal game Asphalt 8 Airborne yang telah menjadi standar benchmark game di Metrotvnews.com.

Ketika menjalankan game tersebut, saya merasakan berbagai lag dan penurunan framerate selama bermain game. Meskipun demikian, game tersebut masih bisa dimainkan dengan kualitas grafis dan performa yang tidak maksimal.



Lumia 535 memiliki performa baterai rata-rata, yaitu sekitar satu hari penggunaan normal dengan semua koneksi dinyalakan, termasuk Bluetooth, WiFi, dan data 3G. Lumia 535 juga terbilang cepat panas ketika digunakan untuk bermain game dan menonton video dalam waktu yang lama. Namun uniknya, ponsel ini juga cepat kembali ke suhunya semula ketika telah selesai melakukan kegiatan berat.
 

Kesimpulan

Lumia 535 adalah ponsel dengan keseluruhan performa yang cukup baik di kelasnya. Kemudahan yang ditawarkan oleh Windows Phone 8.1 serta performa kameranya adalah nilai plus yang tak dapat ditemukan pada ponsel lain di kelasnya.

Sayangnya, penggunaan Windows Phone 8.1 juga mengakibatkan ponsel ini kekurangan aplikasi. Selain itu, ponsel ini juga tak kami rekomendasikan bagi Anda yang mencari ponsel untuk keperluan multimedia dan gaming.

Namun untuk kebutuhan sehari-hari, ponsel ini dapat dijadikan pilihan, terutama jika Anda adalah penggemar berat sistem operasi Windows.
 
  Microsoft Lumia 535 Dual SIM
Prosesor Snapdragon 200 quad-core 1,2GHz
RAM 1GB
OS Microsoft Windows Phone 8.1
GPU Adreno 302
Memori Internal 8GB
Kamera 5 MP (belakang), 5 MP (depan), LED flash
Dimensi 140.2 x 72.4 x 8.8 mm
Bobot 146 gram
Baterai Li-Ion 1905 mAh battery
Layar IPS LCD 5-inci 540 x 960 pixel (220 ppi)
Konektivitas GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
HSDPA 900 / 2100
Harga Rp1.675.000,-



(ABE)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.