Review Smartphone

Motorola Moto M, Si Kelas Menengah yang Elegan dan Andal

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 08 Jul 2017 12:48 WIB
lenovomotorolareview gadgetmoto
Motorola Moto M, Si Kelas Menengah yang Elegan dan Andal
Motorola Moto M.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sempat mati suri, nama Motorola akhirnya kembali berlaga di ranah smartphone setelah diakuisisi oleh perusahaan teknologi asal Tiongkok. Kemunculan melalui berbagai lini ponsel cerdas kembali memperkukuh kehadirannya di ranah smartphone tersebut.

Di tengah persaingan dalam menghadirkan perangkat unggulan di kelas high-end, produsen smartphone dunia, termasuk Motorola tetap tidak melupakan konsumen di kelas menengah melalui perangkat barunya.

Untuk kelas menengah, Motorola menghadirkan Moto M yang hadir dengan tampilan polos khas sistim operasi Android. Namun, hal tersebut tidak menghalanginya dalam menghadirkan pengalaman penggunaan menyenangkan. Berikut penjabarannya.

 

Desain

Motorola Moto M hadir dengan desain unibodi elegan, salah satunya berkat balutan bahan metal pada bodinya. Balutan bahan pada bodi Moto M tersebut juga mampu menghadirkan kesan kokoh pada perangkat.

Penggunaan bahan tersebut mendukung kenyamanan saat menggenggam perangkat, juga berkat kesan tidak licin yang dihadirkannya. Selain itu, Moto M juga mengusung dimensi sedikit lebih besar jika dibandingkan perangkat terdahulu Motorola, yaitu Moto Z Play.



Meski berdimensi lebih besar, hal tersebut tidak menghalanginya dalam menghadirkan kenyamanan saat menggenggamnya. Kenyamanan tersebut juga didukung oleh bobot Motorola Moto M yang tergolong ringan.

Kesan elegan juga didukung oleh desain sedikit berlekuk pada panel bagian belakang, serta minimnya tombol fisik yg tersemat di sisi-sisi perangkat. Pada ponsel cerdas ini, Anda hanya akan menemukan tombol daya dan tombol volume berdampingan di sisi kanan perangkat.



Sementara itu, lubang speaker terdapat di sisi bawah perangkat, di sebelah kanan port USB type-C. Uniknya, Motorola menyematkan lubang serupa lubang speaker di sebelah kiri port USB, mengesankan port terapit speaker. Namun, lubang pada sebelah kiri tersebut hanyalah penghias.

Pada sisi kiri atas terdapat slot kartu SIM dan memori eksternal, sedangkan di sisi atas terdapat jack audio 3,5mm. Minimnya tombol fisik pada bodi perangkat ini juga didukung oleh penggunaan tombol sentuh untuk tiga menu utama yang merupakan bagian dari layar.



Penggunaan tombol tersebut membantu menghindari tombol tidak sengaja tersentuh saat sedang memegang ponsel untuk menikmati konten atau memotret. Sebagai gantinya, Anda hanya akan menemukan logo Moto pada bagian bezel bawah, lokasi umum ditemukan tiga tombol utama tersebut.

Di bagian belakang perangkat, Anda akan memukan desain garis antena yang membentang di bagian atas dan bawah. Di tengah garis antena tersebut, Anda dapat menemukan kamera dan yang berdampingan atas bawah dengan sensor pemindai sidik jari, serta logo Motorola serupa sayap di bagian bawah.



Keluhan kesulitan membedakan antara kamera dan sensor sidik jari tidak kami temukan pada perangkat ini. Hal ini disebabkan Motorola menghadirkan kamera dalam ruang khusus berbalut bahan mengkilat berwarna hitam dengan ketinggian lebih tinggi dari bodi belakang perangkat. Sementara sensor sidik jari hadir dalam ruang lebih pendek dari bodi.



Software dan UI

Menggunakan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow, tampilan antarmuka pengguna Motorola Moto M tergolong sederhana khas Android. Pada perangkat ini, Motorola hanya mengandalkan tampilan dan dukungan fitur yang dihadirkan oleh Android, tanpa sentuhan khasnya.

Penggunaan sistem operasi tanpa tambahan apapun membantu menghadirkan pengalaman penggunaan yang terasa ringan dan mulus. Pengalaman yang menyenangkan disuguhkan berkat transisi dari satu menu ke menu lain, ataupun menjelajahi menu galeri dengan banyak foto dengan mulus tanpa lag.



Selain itu, penggunaan sistem operasi tanpa tambahan ini tergolong menyenangkan bagi pengguna yang gemar melakukan sentuhan kustomisasi khas mereka. Sayangnya, bagi pengguna yang tidak gemar mengutak-atik perangkat, antarmuka pengguna ini tergolong membosankan.

Dalam kasus kami, kesan membosankan dan kurang menyenangkan diakibatkan oleh absennya sejumlah fitur seperti memo untuk menuliskan catatan ataupun perekam audio, pada ponsel karya Motorola ini.

Tidak mengusung fitur unik yang diunggulkan, namun tidak berarti Motorola tidak menyediakan fitur untuk memudahkan penggunaan bagi pengguna Moto M. Pengguna dapat mengaktifkan shortcut ke aplikasi kamera dengan menekan tombol daya sebanyak dua kali.



Kamera & Video

Berbekal kamera belakang beresolusi 16MP, Motorola Moto M menghadirkan kemampuan fotografi yang tergolong baik. Dalam kondisi pencahayaan cukup, kamera Moto M mampu menghasilkan foto dengan kecerahan warna dan detil yang baik. Begitu pula dengan kamera depan, yang hadir dengan sensor 8MP.

Sementara itu, dalam kondisi pencahayaan redup, kamera belakang Moto M ini juga mampu menghasilkan foto dengan kualitas cukup baik. Demikian juga dengan foto yang dihasilkan oleh kamera depan, meski noise tetap tampak pada hasil foto tersebut.

Untuk mendukung kesenangan memotret, Motorola membekali Moto sejumlah fitur tambahan, seperti lampu flash LED Correlated Color Temperature (CCT), dukungan digital zoom, touch focus, face detection, panorama dan auto HDR.

Pada kamera depan, Motorola juga membekalinya dengan sejumlah fitur pendukung seperti Beautification. Hal ini sangat membantu pengguna, terutama penggemar selfie, untuk menghasilkan foto lebih baik.

Berikut foto yang kami potret menggunakan Motorola Moto M.











Performa & Baterai

Hadir dengan dukungan prosesor MediaTek Helio P15 octa-core 2,2GHz berkombinasi dengan RAM 4GB dan memori internal 32GB, Motorola Moto M mampu menghadirkan performa yang tergolong baik saat digunakan dalam melakukan berbagai aplikasi sehari-hari.

Performa yang baik juga disuguhkan Moto M saat kami gunakan untuk memainkan game Asphalt 8: Airbone. Tidak hanya suguhan jalannya game tanpa lag, permainan ini juga disajikan dengan tampilan gambar pada layar dengan detil yang baik.

Tampilan tersebut juga berkat dukungan layar berpanel IPS 5,5 inci dengan resolusi 1920 x 1080 piksel yang melengkapi Moto M. Tidak hanya saat memainkan game, suguhan gambar tajam, berwarna cerah dan dengan detil baik tersebu juga disuguhkan Moto M dalam aktivitas penggunaan perangkat lainnya.



Menyoal layar, Motorola juga membekalinya dengan kemampuan pengaturan kecerahan layar secara otomatis sesuai kondisi pencahayaan di sekitar. Sayangnya, saat digunakan dibawah cahaya matahari langsung, kemampuan penyesuaian kecerahan layarnya tergolong kurang terang pada beberapa kesempatan, sedikit menyulitkan untuk melihat konten pada layar.

Performa baik Moto M ini juga didukung perolehan nilai dari pengujian menggunakan sejumlah aplikasi benchmark, yaitu 3DMark dan PCMark. Pada PCMark Work 2.0, Moto M memperoleh nilai sebesar 3424, sedangkan pada pengujian 3DMark Sling Shot sebesar 648.

Untuk baterai, Motorola Moto M hadir dengan dukungan baterai berkapasitas 3.050 mAh, yang mampu bertahan selama 7 jam 18 menit berdasarkan hasil uji via benchmark daya tahan baterai. Untuk penggunaan sehari-hari, perangkat ini mampu bertahan selama hampir 9 jam.


Kesimpulan

Tidak hanya hadir dengan desain menawan dan mengusung kesan elegan, Motorola Moto M juga mampu menyuguhkan pengalaman penggunaan yang menyenangkan, termasuk saat multitasking. Sayangnya, penggunaan antarmuka pengguna khas Android, tampilan perangkat ini sedikit membosankan bagi pengguna kasual.

 
  Motorola Moto M
Prosesor MediaTek Helio P15 652 2,2 GHzocta-core
RAM 4GB
OS Android 6.0.1 Marshmallow
GPU Mali-T860MP2
Memori Internal 32GB
Kamera 16MP (belakang), 8MP (depan)
Baterai 3.050 mAh
Layar 5,5 inci Full HD (1920x1080 piksel)
Harga Rp3.999.000
 

Motorola Moto M

 

8,1

  • Desain elegan dan bodi kokoh
  • Performa baik dan mulus
  • Tampilan antarmuka pengguna membosankan
  • Antarmuka sedikit membingungkan di awal penggunaan



(MMI)