Review Laptop

HP Envy x360, Ultrabook Mumpuni Berbasis AMD Ryzen

Mohammad Mamduh, Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 21 Sep 2018 11:29 WIB
hpreview laptop
HP Envy x360, Ultrabook Mumpuni Berbasis AMD Ryzen
HP Envy x360.

Jakarta: HP dikenal sebagai produsen notebook yang menekankan kualitas, baik dari segi tampilan maupun spesifikasi.

Ini mereka buktikan dari dua rumpun notebook tipis, yaitu Spectre dan Envy. Keduanya menawarkan desain elegan dengan spesifikasi kelas atas. Tentunya, ini cocok untuk para pengguna profesional atau pebisnis yang mengutamakan mobilitas.

Untuk seri Envy, HP mencoba menghadirkan varian baru yang menggandeng AMD untuk penggunaan prosesor Ryzen generasi kedua. Laptop tersebut adalah Envy x360.

Medcom.id mendapatkan kesempatan menjajal HP Envy x360 secara mendalam. Impresi pertama yang muncul adalah, laptop ini keren untuk siapapun.

 

Desain

HP Envy x360 mengusung dimensi ultrabook, yang berarti perbedaan ketebalan layar dan bodinya cukup sedikit. Ukuran layar 13,3 inci resolusi FHD IPS dan bobot 1,3 kg membuat HP Envy x360 sangat mudah dan ringkas dibawa berpergian. Anda tidak perlu khawatir akan ruang terbatas di dalam tas.

Melihat tampilannya lebih jauh, HP Envy x360 memang punya kesan profesional yang melekat. Selain dari balutan warna perak yang cukup elegan, laptop ini menyediakan tampilan yang menarik ketika dibuka.



Anda bisa melihat desain keyboard yang proporsional, tidak terlalu rapat juga tidak terlalu lebar. Jarak tempuh tombol juga sesuai untuk keperluan mengetik. Perlu diingat bahwa laptop ini bukan untuk segmen gaming.

Pemasangan keyboard nyaris tanpa bingkai di pinggir, memberikan sugesti bahwa pengguna tetap leluasa saat mengetik. Mengapa? Karena biasanya laptop dengan layar kurang dari 14 inci membatasi ruang gerak tangan saat mengetik akibat bingkai yang cenderung melebar.



Pada sisi atas keyboard Anda bisa melihat lubang udara. Jumlah lubang kecil ini memang cukup banyak, berfungsi sebagai tempat speaker Bang & Olufsen dan ventilasi sekaligus. Beralih ke sisi bawah keyboard, Anda bisa melihat touchpad yang tepat berada di tengah. Untuk sebuah laptop 13 inci, touchpad ini punya ukuran yang cukup besar.

Secara antarmuka, HP Envy x360 mencoba meminimalisir jumlah port yang terpasang. Ini harus dilakukan mengingat dimensinya yang tergolong tipis. Anda masih bisa menemukan masing-masing satu port USB 3.0 di setiap sisi.



Di pinggir kanan terpasang port charger, USB-C, dan tombol volume. USB-C ini juga dilengkapi converter ke HDMI untuk penggunaan proyektor. Untuk sisi kiri, terdapat tombol power dan satu port USB 3.0, tidak lupa lubang ventilasi.

 

Fitur

HP Envy x360 dirancang sebagai sebuah laptop convertible. Ini berarti engselnya dibuat lebih luwes sehingga menawarkan sudut 360 derajat. Sebagai laptop convertible, HP Envy x360 menawarkan tiga mode penggunaan: notebook, tablet, dan tent.



Ketika masuk ke mode tent atau tablet, Windows 10 yang terpasang secara otomatis menerapkan fungsi penuh penggunaan layar sentuh. Dengan spesifikasi yang ditawarkan, HP Envy x360 bisa berubah mode secara cepat dan responsif.

Fitur berikutnya adalah ketersediaan stylus. Sebagai laptop profesional, HP memastikan bahwa konsep convertible pada Envy x360 bisa dimanfaatkan secara maksimal.



Stylus ini berfungsi sebagai penunjuk dan bisa memberikan beberapa perintah tambahan secara cepat. Apabila pengguna tidak memerlukan fungsi yang rumit, stylus ini juga berguna sebagai pena saat menggunakan aplikasi editing gambar semacam Microsoft Paint.

 

Performa

Desainnya yang jelas menegaskan ultrabook premium juga dibekali dengan prosesor terbaik dari AMD, Ryzen 7 2700U. Penggunaan seri U sendiri memang untuk laptop ultrabook. Tidak heran apabila dalam pengujian performa tidak menampilkan kemampuan setara laptop gaming.

Meskipun begitu, HP Envy x360 menunjukkan bahwa performanya sangat bisa diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk multitasking tanpa kinerja yang melambat. Dalam pengujian menggunakan software benchmark, ultrabook ini menghasilkan skor yang terbilang tinggi.

Pada pengujian PCMark 10 untuk mengetahui performanya dalam memenuhi kebutuhan multitasking dan komputasi sehari-hari, diperoleh skor 3.228. Meskipun tidak dianjurkan untuk kebutuhan gaming, kami melakukan pengujian 3DMark Cloud Gate dan 3DMark Sky Diver untuk melihat performa pengolahan grafisnya.
 
PENGUJIAN PCMark 10 3DMark Cloud Gate 3DMark Sky Diver Cinebench R15 (single) Cinebench R15 (multi)
SKOR 3.228 6.722 6.350 134 618


Hasilnya HP Envy x360 juga mencatatkan skor yang cukup tinggi di database Medcom.id, dengan skor 6.722 untuk 3DMark Cloud Gate dan skor 6.350 3DMark Sky Diver. Skor di pengujian menggunakan Cinebench R15 juga termasuk tinggi yakni 134cb di mode single core dan 618cb di mode multi core.

Hal ini berkat dukungan kapasitas RAM 8GB dan memori internal bawaan sebesar 512GB PCIe NVMe M.2 SSD. Dalam penggunaan sehari-hari, tidak ada masalah pada performanya. Namun, beberapa kali kipasnya bekerja dengan tingkat kebisingan yang cukup kencang untuk sebuah ultrabook.

Selain itu, beberapa kali HP Envy x360 juga menghasilkan suhu panas yang terasa hingga ke bagian keyboard. Padahal, ini hanya digunakan untuk browsing dan mengetik atau memutar video saja. Kemungkinan hal ini bisa diperbaiki lewat update sistem ke depannya.

Untuk daya tahan baterainya, Medcom.id melakukan pengujian menggunakan PCMark 8 yang skenario kecerahan cahaya layarnya sebesar 50 persen, dan konsumsi baterai dibuat sepenuhnya fokus ke performa.

Hasilnya HP Envy mampu bertahan hingga 4 jam 19 menit. Bukan yang terbaik untuk sebuah ultrabook tapi daya tahan empat jam rasanya sudah cukup untuk kebutuhan browsing dan komputasi sehari-hari.

Kesimpulan
HP Envy x360 menjadi pelengkap ultrabook premium yang didukung oleh seri prosesor tertinggi AMD Ryzen. Desainnya sangat memuaskan hadir dengan desain ramping, ringan, dan mendukung layar sentuh.

Selain itu, penggunanya juga masih akan mendapatkan stylus untuk mendukung penggunaan dalam mode tent maupun tablet. Engselnya cukup kuat menahan layarnya untuk tidak mudah mengayun atau goyang saat digunakan.

Desainnya yang ramping juga tidak membuat HP Envy x360 kehilangan beberapa port yang cukup penting. Pengguna juga disediakan port konektor USB ke HDMI.

Performa HP Envy x360 sangat memuaskan. Kekurangan adalah suara kipas yang cukup bising untuk ukuran ultrabook, serta suhu panas yang kadang muncul dan merayap hingga bagian keyboard.
 
Spesifikasi HP Envy x360 (13 ag-0023AU)
Layar 13,3 inci FHD IPS
CPU  AMD Ryzen 7 2700U
GPU Radeon Vega 11
RAM 8GB
Storage 512GB PCIe NVMe M.2 SSD
Bobot  1,3kg
Harga Rp15 juta
 
 
8
HP Envy x360 (13 ag-0023U)
Plus
  • Desain dan tampilan premium
  • Tampilan layar nyaman di mata
  • Desain convertible kukuh
  • Mendukung layar sentuh dilengkapi stylus
  • Performa memuaskan
Minus
  • Kipas agak bising
  • Suhu panas bagian bahwa merayap ke area keyboard

 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.