Review Prosesor

Uji Intel Core i5-8400, Masih Hebat Untuk Gaming

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 25 Nov 2017 08:56 WIB
intelreview prosesor
Uji Intel Core i5-8400, Masih Hebat Untuk Gaming
Intel Core i5-8400 masih merupakan opsi bagus untuk kegiatan gaming

Jakarta: Jajaran prosesor Coffee Lake memang bisa dikatakan sebagai salah satu produk evolusi dari Intel. Ada cukup banyak perubahan yang ditawarkan di jajaran prosesor generasi ke-8 ini, mulai dari jumlah core dan thread yang lebih banyak serta peningkatan performa yang lebih signifikan ketimbang di generasi sebelumnya.

Beberapa waktu yang lalu kami sudah mengulas mengenai prosesor Intel Core i7-8700K, dan kali ini giliran saudaranya yaitu Intel Core i5-8400. Menariknya, meski menggunakan label Core i5, prosesor ini memiliki jumlah core yang sama dengan saudara Core i7-nya. Bedanya, setiap core di prosesor ini hanya memiliki satu thread. Dengan demikian, Intel Core i5-8400 menggunakan konfigurasi 6 core dan 6 thread.

Selain jumlah core dan thread, i5-8400 juga memiliki cache yang lebih rendah, hanya 9MB, berbeda dengan i7-8700K yang mencapai 12MB. Prosesor ini juga memiliki base clock dan boost clock yang lebih rendah dari saudaranya. Base clock-nya hanya dipatok 2,8GHz dengan boost clock di 4GHz. Jumlah tersebut berbeda jauh dengan i7-8700K yang boost clock-nya saja dipatok hingga 4,8GHz.



Jika dibandingkan performanya, i5-8400 bakal kalah baik dalam hal performa single threading, karena base dan boost clock-nya lebih rendah, maupun dalam hal multi threading. Ini akan memengaruhi banyak hal, baik dalam performa gaming maupun kemampuan komputasi untuk bidang profesional.

Meski demikian, i5-8400 masih memiliki beberapa nilai plus ketimbang saudaranya. Prosesor ini memiliki TDP yang lebih rendah yaitu hanya 65W. Dibandingkan dengan i7-8700K yang memiliki TDP 95W, prosesor ini tentu merupakan pilihan yang lebih baik jika Anda ingin membuat PC yang lebih hemat daya.

Lalu bagaimana dengan performanya?

Sesuai dengan perkiraan kami, prosesor ini memang memiliki performa di bawah sadara i7-nya. Ketika diuji menggunakan motherboard ASUS ROG STRIX Z370-E GAMING, RAM Corsair Vengeance 16GB DDR4 3200MHz, dan MSI GTX 1080 GAMING 8G, prosesor ini masih menghasilkan skor pengujian yang tergolong sangat baik bahkan bisa bersaing dengan prosesor Intel Core i7-7700K yang merupakan generasi sebelumnya di beberapa pengujian.

Berikut adalah hasil pengujiannya:



Sementara untuk performa gaming, prosesor ini juga masih memegang tradisi sebagai prosesor ideal untuk bermain game meski performanya di bawah i7-8700K. Dari tiga game yang kami gunakan untuk pengujian, yaitu The Witcher 3, Ashes of The Singularity, dan Ghost Recon Wildlands, semuanya bisa berjalan dengan rata-rata framerate di atas 60fps, kecuali untuk Ashes of The Singularity.



Kesimpulan

Dibandingkan dengan prosesor generasi sebelumnya, Core i5-8400 memang memiliki peningkatan performa yang bagus. Hal tersebut salah satunya berkat konfigurasi prosesor ni sendiri yang berubah menjadi 6 core dan 6 thread. Perubahan tersebut juga membuat prosesor ini memiliki performa multi threading yang lebih baik dari sebelumnya.

Pesaing utama prosesor ini bukanlah i7-8700K melainkan prosesor dari kubu AMD, yaitu Ryzen 5 1600. Dibandingkan dengan prosesor tersebut, i5-8400 memiliki performa single threading yang lebih baik namun kalah dalam hal multi threading. Selain itu, i5-8400 juga merupakan prosesor yang tidak bisa di-overclock berkebalikan dengan Ryzen 5 1600.

Berita buruknya bagi Intel, Ryzen 5 1600 masih dibanderol dengan harga yang lebih murah dari i5-8400. Selisih harganya juga lumayan, yaitu hingga Rp265 ribu. 

Mengingat keduanya memiliki TDP yang sama, i5-8400 bisa dikatakan hanya menang di performa single threading dan gaming. Namun seharusnya Anda tidak akan keberatan menambah Rp260 ribu jika memang benar-benar lebih mementingkan performa gaming.
 

Intel Core i5-8400

  • + Peningkatan performa cukup signifikan dari generasi sebelumnya
    + Jumlah core dan thread bertambah
    + Harga cukup terjangkau untuk prosesor 6 core
     
  • - Tidak bisa overclock
    - Harga sedikit lebih mahal ketimbang Ryzen 5 1600
     



(MMI)