Lebih Dekat dengan Mirna Adriani, Perempuan yang Kini Memimpin Fasilkom UI

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 24 Apr 2015 21:39 WIB
tech and life
Lebih Dekat dengan Mirna Adriani, Perempuan yang Kini Memimpin Fasilkom UI
Mirna saat ditemui di kantornya di UI.

Metrotvnews.com: Dunia IT sering diidentikkan sebagai dunia kaum laki-laki. Meskipun begitu, Mirna Adriani, dekan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) di Universitas Indonesia berhasil membuktikan diri bahwa kaum perempuan tak hanya dapat masuk ke dalam dunia ini, tetapi juga meraih prestasi.
 
Mirna mulai menjadi dekan di Fasilkom UI pada akhir tahun 2012. Sebelumnya, dia telah menjabat sebagai wakil dekan. Selain sebagai dekan, Mirna juga merupakan ketua lab Information Retrieval, yang merupakan spesialisasi yang diambil oleh Mirna saat dia menyelesaikan S3-nya di University of Glasgow, Skotlandia.


 
Mirna bercerita bahwa sejak kecil, dia memang sudah tertarik dengan dunia komputer.

"Ketika itu, teknologi belum secanggih sekarang, di mana anak-anak sekalipun sudah terbiasa memegang gadget. Tetapi ketika itu ayah saya suka dengan berbagai barang elektronik, karena itulah kami lalu sama-sama menggunakan komputer," kata Mirna.
 
Satu hal yang unik adalah Mirna mengakui dia mengambil gelar S1 dalam bidang yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan IT, yaitu psikologi.

"Sebenarnya sejak tahun ke 2, saya sudah mulai sadar bahwa saya lebih tertarik dengan bidang IT, tapi orangtua saya mengatakan bahwa saya harus menyelesaikan S1 saya terlebih dahulu jika saya ingin meneruskan pendidikan di bidang IT," katanya.
 
Mirna bercerita, bahwa Fasilkom UI memiliki mahasiswa sebanyak 1.700 orang, dengan jumlah mahasiswi rata-rata 30 persen. Pada awal berdiri Fasilkom, tahun 1986, jumlah mahasiswi hanya mencapai 20 persen saja.

"Lalu jumlah tersebut mulai naik. Dan 10 tahun belakangan ini, rata-rata mahasiswi di Fasilkom adalah 30 persen," kata Mirna.

Kata dia, semakin tinggi jenjang pendidikan yang ditempuh, semakin sedikit juga perempuan yang menempuh pendidikan di bidang IT.


 
Mirna bermimpi menghilangkan paradigma bahwa bidang IT adalah bidang untuk kaum pria. "Kami berharap perempuan juga akan menjadi tertarik dan berminat untuk bekerja di bidang IT. Dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat, perempuan memiliki banyak kesempatan untuk menjadi bagian dari dunia IT."

Salah satu keuntungan bekerja di bidang IT fleksibilitas. Jika seseorang tak ingin bekerja di kantor, mereka dapat bekerja dari rumah, menggunakan internet. Atau jika seseorang bekerja pada suatu perusahaan, mereka dapat memulai bisnis mereka sendiri.




(ABE)