Recca Esport

Jadi Juara Bukan Cuma Soal Tekad dan Latihan

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 16 Nov 2016 22:12 WIB
gamestech and lifeesport
Jadi Juara Bukan Cuma Soal Tekad dan Latihan
Tim Recca Esports

Metrotvnews.com, Jakarta: Banyak yang mengatakan kemauan kuat dan diiringi dengan kerja keras akan membuat sebuah impian dapat tercapai. Namun, hal tersebut tampaknya tidak berlaku bagi Recca Esports. Tim olahraga elektronik yang saat ini fokus di game Counter Strike: Global Offensive (CS:GO) ini memiliki prinsip yang cukup unik dalam mengejar impiannya sebagai tim esports nomor satu di Indonesia.

Recca Esports memang merupakan tim olahraga elektronik yang masih tergolong baru. Tim beranggotakan lima orang ini dibentuk pada bulan Juni 2016 kemarin. Meski demikian, Recca Esport telah berhasil mengantongi berbagai predikat juara di berbagai kompetisi tingkat nasional. Salah satunya adalah juara pertama di ajang Acer Predator Competition, tim ini berhasil mengalahkan TEAMnxl> yang bisa dikatakan sebagai tim CS:GO terbaik di Indonesia untuk saat ini.



Bagaimana Recca Esports bisa meraih prestasi tersebut dalam waktu yang tergolong sangat cepat? Pendiri sekaligus CEO Recca Esport, Suhadi Wijaya, membuka rahasianya kepada Metrotvnews.com. "Kepala geng" Recca Esport ini mengatakan, kemauan kuat dan latihan saja tidak cukup untuk bisa menjadi juara. Para anggota juga perlu diberikan fleksibilitas, meski tetap harus fokus sebagai pemain CS:GO profesional.

"Kita sangat fleksibel di sini. Kita tidak melarang setiap anggota untuk bermain game selain CS:GO," ujar Suhadi. "Namun, tentu saja jika waktu latihan, apalagi masa turnamen telah tiba, semuanya harus komitmen dan fokus dengan latihan."

Bagaimana jika sesudah masa turnamen selesai? Suhadi tentu saja mengizinkan timnya untuk beristirahat setelah mengikuti turnamen. Bagi Suhadi, menjaga kondisi setiap anggotanya agar selalu fit merupakan salah satu prioritas utamanya.

Selain menjunjung kebebasan untuk anggota timnya, Recca Esports juga memiliki berbagai pemain yang sangat berbakat. Semuanya mengaku sangat menyukai game CS:GO bahkan tidak sedikit yang telah bermain di ranah kompetitif sebelum CS:GO muncul atau saat Counter Strike 1.6 masih menjadi primadona.



Salah satu pemain kebanggan dan menjadi andalan di dalam tim adalah Kevin Susanto. Pria dengan inisial "Xcurrate" di dalam game ini dikenal sebagai salah satu pemain yang mahir dalam menggunakan AWP, salah satu senjata sniper yang ada di CS:GO. Tidak hanya di Indonesia, kemahiran Kevin dalam bermain CS:GO juga dikenal hingga ke mancanegara.

Lalu bagaimana Suhadi bisa mengumpulkan anggota timnya?

Semua berawal dari keinginan kuat dari Suhadi sebagai pemain CS:GO untuk ikut terjun ke dunia esport. Bagi Suhadi, bermain CS:GO sudah menjadi hobi utama yang sangat ia gemari. Baginya, hal tersebut akan percuma jika ia sekadar bermain dan tidak memiliki pencapaian.

"Bermain CS:GO memang sudah menjadi hobi saya sejak lama, dan semua itu bagi saya akan percuma jika saya tidak memiliki prestasi apa-apa disana. Kalau cuma fun saja buat apa harus ikut kejuaraan? Sakit hati lho kalau kalah."

Dari sana, Suhadi pun mulai membentuk tim dan mencari kandidat untuk dijadikan sebagai anggota tim. Suhadi pun mulai merekrut teman dekatnya, diikuti dengan berbagai kenalan hingga pemain yang pernah bertarung langsung dengannya secara online.



Evolusi game kompetitif yang kini semakin mengarah ke kompetitif secara online juga memudahkan segalanya. Bagi Suhadi yang sudah merasakan esport sejak awal tahun 2000-an, fitur game yang semakin mengarah ke online membuat esport semakin menarik dan kompetitif. Dengan disajikan secara online, pemain tidak hanya bisa bertemu dan bertarung melawan jagoan di sebatas wilayah tertentu saja, tetapi bisa bertemu dengan para juara internasional.

Suhadi memang memiliki ambisi besar untuk mengembangkan Recca Esports, namun saat ini ia masih ingin membawa timnya menjadi tim CS:GO nomor satu di Indonesia. Terakhir timnya juga berhasil menjadi juara pertama di ajang World of Gaming yang baru saja digelar. Jika sudah menjadi nomor satu di Indonesia, Suhadi akan meningkatkan ambisinya untuk membawa Recca Esport menjadi yang terbaik se-Asia Tenggara.

"Bertahap dong. Saat ini jadi nomor satu se-Indonesia dulu. Nanti baru se-Asia Tenggara dan seterusnya," ujar Suhadi.


(MMI)

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
Review Smartphone

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s

5 days Ago

Polytron Prime 7s hadir dengan desain tipis dan ringan serta berkesan elegan, namun didukung ba…

BERITA LAINNYA
Video /