Tips & Trik

Alami Krisis di Media Sosial? Lakukan Langkah Berikut

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 05 Oct 2017 16:00 WIB
tips dan trik teknologi
Alami Krisis di Media Sosial? Lakukan Langkah Berikut
Lakukan langkah berikut jika bisnis Anda mengalami krisis akibat unggahan bernada negatif di media sosial.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kehadiran media sosial menjadi pisau mata ganda bagi pemasar, sebab media sosial telah menjadi bagian penting dari kegiatan pemasaran pengusaha, terutama bagi usaha yang menjadikan generasi muda sebagai target utamanya.

Media sosial tidak hanya dapat memberi peluang besar untuk menjalin hubungan secara terbuka dengan pelanggan, namun juga dapat menyebabkan krisis berjenis baru. Krisis tersebut dapat dialami akibat unggahan bernada negatif pada Twitter, Facebook, ataupun media sosial lain.

Unggahan bernada negatif berupa kritik atau keluhan tersebut dapat menimbulkan permasalahan, yang juga akan berdampak pada reputasi bisnis. Jika mengalami hal tersebut, Anda dapat melakukan langkah berikut dari Verisign, untuk menyelesaikan permasalahan dan menjaga reputasi bisnis Anda.

1. Jangan Menghapus
Dasar yang penting untuk Anda lakukan saat menghadaipi krisis media sosial adalah untuk tidak menghapus komentar negatif. Menghapus komentar negatif tersebut menyebabkan pelanggan lain dan calon pelanggan tidak dapat mengetahui tindakan penyelesaian masalah yang Anda lakukan.

Ketidaktahuan pelanggan lain dan calon pelanggan akibat penyembunyian review atau komentar negatif akan menjadikan reputasi bisnis Anda lebih buruk.

2. Hentikan Update Otomatis
Penggunaan alat otomatis untuk mengunggah konten pada media sosial dapat menimbun komentar penting terkait keluhan pelanggan. Jika bisnis Anda menggunakannya, segera hentikan. Sebab, tertimbunnya keluhan pelanggan oleh unggahan bersifat promosi atau informasi terkait perusahaan dapat menimbulkan kesan bahwa Anda tidak merespon keluhan sebagaimana mestinya.

3. Tepat Waktu
Saat menemukan komentar negatif terkait bisnis, Anda perlu menanggapi dalam jangka waktu yang tepat. Menanggapi dalam jangka waktu lambat akan menimbulkan kesan bisnis Anda jauh dari pelanggan, sedangkan jawaban singkat terkait komentar negatif menimbulkan kesan bisnis perhatian terhadap audiens.

4. Jujur
Kejujuran juga memainkan peranan penting bagi kelangsungan bisnis, terutama jika Anda memanfaatkan media sosial. Apabila terjadi kesalahan, akui dan terbukalah kepada pelanggan akan kesalahan tersebut. Pelanggan akan lebih menghargai tindakan Anda tersebut, ketimbang mengelak atau bungkam.

Mengakui kesalahan turut mengesankan bahwa Anda tidaklah sempurna dan sedang berusaha untuk menjadi lebih baik. Jangan lupa untuk menjelaskan kepada pelanggan bahwa Anda sangat terbuka untuk menerima saran dan sadarilah bahwa mengakui kesalahan justru akan semakin memanusiakan Anda. 

5. Kendalikan Emosi
Membangun sebuah bisnis bukan hal yang mudah, dan membutuhkan dedikasi tinggi untuk dapat menjaganya terus berkembang. Komentar negatif di media sosial mungkin akan menyakiti perasaan Anda yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran pada bisnis tersebut.

Namun, membalas kritik yang disampaikan melalui media sosial secara emosial juga tidak disarankan karena hanya dapat memperkeruh suasana. Sebelum menekan tombol unggah, ada baiknya untuk membaca kembali jawaban, atau meminta penilaian orang lain atas jawaban Anda.

6. Jadi Diri Sendiri
Hal terpenting dalam memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari bisnis adalah untuk tidak terganggu oleh kritik. Kondisi negatif dan merugikan dapat Anda ubah menjadi peluang untuk meningkatkan reputasi dan hubungan dengan konsumen, jika ditanggapi secara benar dan tidak mengubah visi awal yang bisnis usung.


(MMI)

Video /