Tips & Trik

Perbaiki Kerusakan Data pada Perangkat Penyimpanan dengan Langkah Ini

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 13 Sep 2017 20:13 WIB
tips dan trik teknologi
Perbaiki Kerusakan Data pada Perangkat Penyimpanan dengan Langkah Ini
Berikut langkah yang dapat Anda coba untuk memperbaiki dan mengembalikan data yang rusak di flash drive atau kartu memori.

Metrotvnews.com, Jakarta: Flash drive dan kartu memori kian menjadi perangkat andalan untuk menyimpan file, baik file penting terkait pekerjaan dan tugas, ataupun sekadar file untuk bersenang-senang. Kecanggihan perangkat dan ketersediaan media sosial untuk berbagi file seperti foto dan video turut mendorong peningkatan penggunaan kedua perangkat ini.

Dan mengalami insiden file yang tersimpan pada perangkat tersebut bisa menjadi mimpi buruk bagi Anda yang mengandalkannya. Jika mengalami permasalahan ini, jangan panik, Anda bisa melakukan langkah berikut untuk mengembalikan data yang rusak pada flash disk atau kartu memori.

1. Periksa Hal Dasar
Sebelum melakukan langkah teknis, Anda dapat melakukan langkah troubleshooting dasar. Sebagai contoh, mencoba menghubungkan flash drive atau kartu memori pada port berbeda di komputer yang sama, atau menghubungkan dan mengakses perangkat penyimpanan tersebut pada komputer berbeda. Anda juga dapat memastikan terlebih dahulu bahwa perangkat terhubung dengan sempurna, untuk memastikan permasalahan tidak terdapat pada hal dasar.

2. Mengubah Huruf Drive
Jika Anda menghubungkan flash drive ke komputer dan dapat menemukan drive pada File Explorer, namun tidak dapat mengakses data, hal ini sering kali disimpulkan bahwa data pada mengalami kerusakan. Tidak selalu demikian, mungkin saja perangkat Windows tidak mampu menugaskan huruf drive untuk perangkat Anda.



Anda dapat memperbaikinya dengan mengubah huruf drive, dengan mengakses Start Menu dan mengetik Disk Management. Pada halaman hasil pencarian, pilih Create and format hard disk partitions. Tenpatkan perangkat Anda pada daftar drive dan klik kanan.

Pilih Change Drive Letter and Paths, kemudian klik Change dan pilih hurug baru dari menu drop down. Setiap kali Anda menghubungkan perangkat, Windows akan menugaskan huruf ini untuk menangani perangkat penyimpanan tersebut.

3. Instal Ulang Driver
Belum dapat mengakses data  setelah melakukan langkah sebelumnya, bukan berarti permasalahan terletak pada perangkat penyimpanan Anda. Kerusakan pada driver di komputer Windows Anda bisa menjadi penyebab permasalahan tersebut.

Untuk memastikan driver dapat berfungsi dengan baik dan tidak mengalami kerusakan, Anda dapat melakukan uninstal dan instal kembali pada perangkat Windows. Selama proses tersebut, tetap hubungkan perangkat penyimpanan Anda, dan buka menu Device Manager yang dapat ditemukan dengan mengklik kanan pada Start Menu.



Setelah berhasil membuka menu Device Manager, klik Disk Drives untuk menampilkan menu secara lebih lengkap. Anda akan disuguhi daftar dari drive yang terhubung ke komputer. Kemudian, klik kanan pada nama perangkat penyimpanan yang ingin diperbaiki dan pilih Uninstall device.

Selanjutnya, Anda perlu melepaskan drive eksternal dari perangkat dan melakukan restart pada sistem operasi komputer. Saat proses startup selesai, hubungkan kembali drive, dan Windows akan secara otomatis medeteksi drive dan melakukan instalasi ulang.

4. Periksa Disk
Masih belum bisa mengakses data? Mungkin file yang tersimpan pada perangkat penyimpanan menjadi biang kedalinya. Untuk memeriksa dan memperbaikinya, Anda dapat dua langkah ini, yaitu menggunakan WIndows Explorer atau Command Prompt.

Windows Explorer merupakan metode paling ramah pengguna jika dibandingkan dengan Command Prompt. Pada metode ini. Anda perlu menghubungkan perangkat penyimpanan pada komputer dan mengakses aplikasi Windows Explorer.

Kemudian akses This PC dan klik kanan nama drive yang ingin diperbaiki, pilih Properties pada menu context. Pada jendela baru, pilih tab Tools, dan pada bagian Error Checking, klik Check. Melakukan hal tersebut akan memerintahkan Windows memindai drive dan melaporkan hasil pemindaian.



Jika permasalahan ditemukan, jendala baru akan muncul berisi pemberitahuan. Pilih Repair untuk memulai proses perbaikan. Proses ini akan memakan waktu lebih lama, bergantung pada ukuran drive dan kompleksitas kerusakan perangkat. Setelah selesai, akan muncul konfirmasi pada layar. Jika Anda mengklik Show Details, Event Viewer akan menampilkan log lengkap terkait perbaikan yang telah dilakukan.

Sementara itu melalui metode Command Prompt, Anda perlu mengakses Start Menu dan ketik cmd, kemudian ketik chkdsk e: /r dan tekan Enter. Jika perangkat penyimpanan tidak menggunakan drive E:\, ubah e: dengan huruf yang mewakili perangkat yang diinginkan tersebut.



Windows akan menyuguhkan informasi dasar terkait drive dan memulai proses pemindaian. Anda dapat melihat perkembangan proses pemindaian di jendela tersebut. Setelah selesai, komputer akan menampilkan temuan dan perbaikan yang telah dilakukannya.

5. Aplikasi pihak ketiga
Jika langkah-langkah tersebut belum berhasil mengetahui dan memperbaiki kerusakan pada perangkat penyimpanan, Anda dapat memanfaatkan aplikasi pihak ketiga sebagai langkah alternatif. Anda dapat mencoba tiga versi gratis dari aplikasi pihak ketiga ini.

Aplikasi pertama adalah TestDisk dan PhotoRec, yang merupakan dua program terpisah namun dipasarkan bersamaan sebab saling mengandalkan. PhotoRec dapat memperbaiki file hingga lebih dari 200 format file, sementara TestDisk mampu memperbaiki partisi pada disk.

Aplikasi selanjutnya adalah EaseUS Data Recovery Wizard, berfungsi pada hard drive, SSD, USB, kartu memori, dan kamera digital. Aplikasi ini dapat memperbaiki data dalam berbagai skenario, termasuk drive rusak, kehilangan partisi, penghapusan tidak disengaja dan kegagalan pemuatan drive.

Recuva merupakan aplikasi lain yang dapat Anda coba untuk memperbaiki drive USB dan media eksternal lain, serta hard drive utama. Aplikasi ini mampu mengembalikan data yang telah terhapus, juga membantu memperbaiki file yang rusak.

6. Bawa ke Ahli
Jika lima langkah tersebut tidak mampu mengembalikan dan memperbaiki data pada perangkat penyimpanan Anda, langkah terbaik yang dapat kami sarankan adalah membawanya ke pusat perbaikan dan menyerahkannya kepada ahli. Sebab para ahli tersebut mungkin memiliki peralatan lebih baik dan canggih dari peralatan yang dapat Anda askes di rumah, dan sanggup menyelamatkan sejumlah data Anda.


(MMI)

Video /