Tips & Trik

Apa Informasi Email Anda Pernah Bocor? Periksa di Sini

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 29 Aug 2017 17:30 WIB
tips dan trik teknologicyber security
Apa Informasi Email Anda Pernah Bocor? Periksa di Sini
Ilustrasi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak ada sistem yang tidak bisa dibobol. Bahkan perusahaan seperti Yahoo pun pernah diretas, yang menyebabkan bocornya informasi 1 miliar akun penggunanya.

Jika Anda tidak terus mengikuti berita terbaru di dunia teknologi, bisa jadi Anda tidak tahu bahwa salah satu layanan internet yang Anda gunakan telah diretas dan akun Anda menjadi salah satu akun yang informasinya telah bocor. Situs Have I Been Pwned bertujuan untuk menyimpan data tentang akun email apa saja yang datanya pernah bocor.

Seperti yang disebutkan oleh Make Use Of, situs itu dibuat oleh seorang ahli keamanan, Troy Hunt. Dia ingin memudahkan Anda mengetahui apakah akun email Anda masuk ke dalam data yang pernah dibocorkan oleh peretas ke internet. 

Cara menggunakan situs ini sederhana. Saat pertama kali mengunjungi situs Have I Been Pwned, Anda akan melihat adanya kotak dengan tulisan "email address or username". Anda cukup memasukkan alamat email atau username yang Anda biasa gunakan ketika membuat akun media sosial atau layanan internet baru. Setelah itu, Anda cukup mengklik tombol "pwned?" di sebelah kanan. 



Setelah beberapa waktu, Anda akan melihat hasil apakah email Anda pernah dibocorkan. Menurut CNET, jika pada situs Have I Been Pwned menunjukkan bahwa informasi email Anda pernah dibocorkan, jangan panik. Segera ganti password yang Anda gunakan pada layanan yang sistemnya pernah diretas tersebut.

Jika Anda ingin mendapatkan informasi ketika informsi email Anda bocor, Anda bisa mengklik tombol "Notify me when I get pwned". Dengan begitu, ketika ada layanan internet yang sistemnya dibobol dan membocorkan informasi email Anda, Anda bisa segera tahu dan mengambil tindakan untuk mengamankan akun Anda. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.