Tips & Trik

Begini Cara Agar Google Assistant Mengerti Bahasa Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 02 Apr 2018 19:56 WIB
googletips dan trik teknologi
Begini Cara Agar Google Assistant Mengerti Bahasa Indonesia
Ilustrasi menggunakan layanan Google Assistant menggunakan perintah suara.

Jakarta: Sebagian dari Anda mungkin masih asing dengan fitur bernama Google Assistant. Padahal, fitur kecerdasan buatan ini hadir sejak lama di ponsel Android untuk membantu penggunanya lebih mudah melakukan penelusuran menggunakan perintah suara.

Apabila Anda pernah menekan tombol Home di ponsel Anda dan menahannya selama beberapa detik sehingga muncul halaman Google yang memintah Anda mengucapkan "OK Google" maka Anda baru saja menemukan cara menggunakan fitur tersebut.

Google Indonesia mengumumkan kehadiran Bahasa Indonesia di Google Assistant, sehingga pengguna di Indonesia tidak perlu melakukan pencarian Google lewat fitur tersebut tanpa mengucapkan Bahasa Inggris.

Sebelumnya, Google Assistant lebih memahami pencarian menggunakan Bahasa Inggris sehingga hasil pencarian menggunakan Bahasa Indonesia kerap kurang tepat seperti yang diinginkan. Berikut ini cara untuk mengubah jenis bahasa di layanan Google Assistant.

1. Buka aplikasi Google di ponsel
Umumnya, ponsel Android selalu hadir dengan beberapa aplikasi bawaan dari Google dan biasanya terletak di folder aplikasi yang diberi nama Google. Pada folder tersebut cari aplikasi bernama Google. Pilih aplikasi tersbeut sehingga akan muncul halaman layanan Google Assistant.



2. Masuk ke pengaturan layanan Google Assistant
Setelah Anda disajikan halaman layanan Google Assistant, aihkan perhatian ke deretan ikon yang ada di bawahnya. Pilih ikon berupa tiga garis horizontal yang ada di sudut kanan, ikon ini akan membuka halaman pengaturan layanan Google Assistant.



3. Melakukan pengaturan bahasa
Apabila Anda sudah melakukan langkah sebelumnya maka saatnya mencari menu pengaturan atau Setting lalu pilih menu tersebut. Kemudian Anda akan ditampilkan halaman berisi opsi pengaturan layanan Google Assistant.



Pada halaman tersebut akan terlihat opsi bertuliskan Search Languange atau bahasa pencarian. Pilih opsi tersebut dan Anda akan diminta memilih bahasa yang akan digunakan. Pilih Bahasa Indonesia dan keluar dari aplikasi tersebut.



Pada bagian atas halaman Home screen ponsel Android biasanya terdapat kolom putih bertuliskan Google dan ikon sebuah mikrofon yang digunakan untuk layanan Google Assistant menggunakan perintah suara.



Kini Anda bisa menggunakan ikon perintah suara dan mengucapkan semua yang ingin Anda cari Google menggunakan Bahasa Indonesia.


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.