Tips & Trik

Sistem Keamanan Ponsel, Mana yang Paling Bagus?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 21 Sep 2017 14:42 WIB
teknologitips dan trik teknologi
Sistem Keamanan Ponsel, Mana yang Paling Bagus?
Setiap smartphone sudah memiliki fitur keamanan untuk menghindari sembarang orang mengakses smartphone Anda

Metrotvnews.com, Jakarta: Smartphone adalah perangkat yang sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan. Semua data penting kita ada di dalamnya. Biasanya, kita tidak ingin semua orang dengan mudah mengakses smartphone kita, makanya setiap perangkat sudah memiliki sistem keamanan di dalamnya.
 
Smartphone sudah terdapat fitur keamanan dengan mengunci layar akses. Harus diakui memasang kunci layar pada akses smartphone membuat kita tidak lebih cepat membuka layar utama smartphone, tetapi ini jauh lebih aman ketimbang membuka layar utama hanya dengan menyapukan jari pada layar ke atas.
 
Untuk mengakses fitur keamanan, pertama masuk ke bagian pengaturan smartphone Anda lalu pilih ikon yang biasanya bergambar gembok dengan tulisan ‘keamanan’. Biasanya setelah itu akan muncul beberapa fitur keamanan untuk mngunci smartphone.
 
Umumnya, pilihan yang pasti tersedia adalah, pattern atau pola, pin atau kombinasi angka, dan password . Untuk beberapa smartphone, tersedia fitur keamanan tambahan seperti pemindai sidik jari dan iris pada mata.
 
Sistem keamanan menggunakan pola meminta Anda membuat pola garis pada fitur tersebut yang akan menjadi kunci untuk membuka smartphone. Meskipun ini sangat mudah digunakan, tetapi fitur ini juga mudah dibobol, sebab orang di sekitar Anda bisa menghafalkan pergerakan tangan Anda. Logikanya, semakin rumit bentuk garis yang Anda buat maka semakin lama proses untuk membuka kunci layar.


 
Berbeda dengan fitur seperti PIN dan password yang mengkombinasikan angka dan huruf. Sistem keamanan satu ini cukup aman, sebab hanya Anda yang mengetahui. Di sisi lain, ini bisa jadi bumerang Anda ketika lupa. Jadi, ada baiknya kombinasi angka dan huruf tersebut adalah sesuatu yang benar-benar Anda mudah ingat tapi tidak mudah ditebak orang lain.
 
Pengunci seperti pemindai sidik jari kini sudah semakin populer. Anda disarankan untuk menggunakan sidik jari pada jari yang biasa digunakan untuk menggenggam smartphone dengan mudah, misalnya jempol dan telunjuk.
 
Pemindai sidik jari sebenarnya sangat aman dan cepat, tetapi tidak menjamin keamanan sepenuhnya. Misalnya, Anda sedang tertidur dekat smartphone Anda, dan tanpa sadar ada seseorang yang mengambil smartphone Anda dan menempelkan sidik jari Anda ketika masih terlelap.


 
Fitur keamanan lainnya yang juga populer adalah pemindai iris mata atau iris scanner. Fitur ini biasanya mengandalkan kamera depan smartphone namun saat ini fitur tersebut masih memiliki kelemahan yakni ketika berada di ruangan minim cahaya maka proses yang berlangsung kerap gagal sehingga Anda perlu bergeser ke ruangan dengan cahaya yang cukup agar fitur ini berjalan.

Jadi, pengunci smartphone mana yang lebih baik? Seperti para pelaku bisnis di industri keamanan siber menyebutkan, tidak ada sistem keamanan yang benar-benar aman. Apa yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga kerahasiaan untuk kata sandi pengunci, atau menggunakan beberapa sistem keamanan sekaligus. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.