Tips & Trik

Empat Mitos Salah Soal Email Profesional

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 07 Mar 2018 15:09 WIB
tips dan trik teknologi
Empat Mitos Salah Soal Email Profesional
Ilustrasi.

Jakarta: Ketika Anda sudah mulai bekerja, biasanya Anda akan mendapatkan alamat email dari kantor. Hal yang sama sebaiknya Anda lakukan ketika Anda membuat bisnis sendiri.

Saat Anda membuat bisnis sendiri, tidak ada salahnya Anda membuat email profesional. Alasannya karena email profesional akan meningkatkan kepercayaan pelanggan pada bisnis Anda. Memang, ada beberapa anggapan salah terkait email profesional. 

Inilah empat mitos tentang email profesional yang dibantah Verisign. 

1. Email profesional tidak membantu bisnis
Ketika Anda menggunakan email khusus dan bukannya email dari layanan gratis seperti Gmail, itu membuat bisnis Anda terlihat lebih profesional. 

Menurut survei Verisign pada 2015 di Amerika Serikat, 74 persen konsumen lebih percaya pada bisnis yang menggunakan email profesional. Alasannya karena email itu merupakan bukti keberadaan bisnis Anda. 

2. Email gratis sudah cukup
Pada awal Anda mendirikan bisnis, layanan dari penyedia email gratis mungkin memang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda. Namun, menggunakan email profesional sejak awal akan memudahkan pelanggan terhubung dengan bagian yang tepat dari perusahaan.

Misalnya sales@perusahaan.com untuk menghubungi tim penjualan dan support@perusahaan.com untuk konsumen yang ingin menyampaikan kritik dan saran. 

Selain itu, penggunaan email profesional memudahkan Anda untuk melakukan marketing via email. Email profesional akan membantu Anda menghindari email yang Anda kirim tersaring sebagai spam

3. Membuat email khusus itu mahal
Biasanya, Anda bisa mendapatkan email tersendiri ketika Anda mendaftarkan nama domain. Biaya lain yang perlu And abayarkan adalah biaya bulanan. Sementara jumlah yang Anda bayarkan akan tergantung pada berapa banyak email yang Anda perlukan.

Untuk menekan ongkos, Anda bisa meminimalisir jumlah email yang Anda gunakan di awal dan menambahnya setelah perusahaan Anda berkembang. 

4. Mengatur email profesional rumit
Untuk mengatur email profesional, Anda tidak perlu mendapatkan gelar TI terlebih dulu. Sekarang, ada penyedia email dan nama domain yang menawarkan email profesional sebagai layanan tambahan dan membuatnya mudah untuk diatur. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.