Tips & Trik

Apa Fungsi CC dan BCC pada Email?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 08 Dec 2017 11:38 WIB
googletips dan trik teknologigmail
Apa Fungsi CC dan BCC pada Email?
CC dan BCC memiliki fungsi yang berbeda. (The Register)

Jakarta: Ketika Anda mengirimkan email, di bagian bawah dari penerima email utama, Anda akan menemukan bagian "CC" dan "BCC". CC merupakan singkatan dari "carbon copy" sementara BCC adalah singkatan dari "blind carbon copy".

Seperti yang disebutkan oleh How to Geek, pada dasarnya, baik CC dan BCC memungkinkan Anda untuk mengirimkan email ke orang lain selain penerima utama, meski Anda juga bisa memasukkan alamat email penerima lain ke bagian "kepada". 

Apa fungsi CC?
Singkatan CC berasal dari "carbon copy". Dengan menyelipkan kertas karbon di antara dua kertas, maka ketika Anda menulis di kertas teratas, tekanan pena akan membuat apa yang Anda tulis akan tersalin ke kertas di bawah kertas karbon. Dengan begitu, Anda tidak perlu menulis dua kali.

Fungsi CC pada email memiliki fungsi yang sama. CC digunakan untuk mengirimkan salinan sebuah email ke orang lain. 


Foto: Holger Ellgaard on Wikimedia Commons

Bagian "Kepada" dan "CC" memiliki fungsi yang sama. Orang-orang yang alamat emailnya dimasukkan ke dua bagian ini akan menerima email yang dikirimkan dan mengetahui bahwa orang lain juga mendapatkan email tersebut. 

Biasanya, penggunaan CC berdasarkan etika mengirimkan email. Alamat email dari penerima utama biasanya dimasukkan ke dalam bagian "Kepada", sementara orang lain yang perlu tahu tentang informasi dalam email, alamatnya akan masuk ke bagian "CC". Namun, tidak ada pakem tentang penggunaan bagian "Kepada" dan "CC". 

Apa beda CC dan BCC?
Ketika Anda mengirimkan email ke seseorang melalui CC, maka alamat email penerima CC akan bisa dilihat oleh semua penerima email. Misalnya, jika Anda mengirimkan email dengan CC pada budi@email.com dan ani@email.com, maka keduanya akan tahu bahwa mereka mendapatkan email salinan dari Anda. 

Sementara jika Anda mengirimkan email menggunakan BCC, maka penerima email tidak akan tahu bahwa Anda mengirimkan email salinan ke orang lain. Misalnya, Anda memasukkan alamat email Budi ke CC dan memasukkan alamat email Ani ke BCC, maka Joko tidak akan tahu Ani juga menerima email salinan, tapi Ani akan tahu Joko menerima email yang Anda kirim. 



CC bisa Anda gunakan ketika mengirimkan salinan email ke orang-orang yang terlibat tapi bukan penerima utama atau ketika Anda ingin memberitahukan pada para penerima email bahwa ada orang lain yang menerima email yang sama. 

Sementara BCC bisa Anda gunakan ketika Anda ingin mengirimkan email salinan tanpa diketahui oleh penerima utama. Misalnya, Anda memiliki masalah dengan teman satu kantor Anda. Anda bisa mengirimkan email pada orang tersebut dan mengirimkan email yang sama pada HRD melalui BCC sehingga rekan Anda tidak tahu. 

BCC juga bisa digunakan ketika Anda ingin mengirimkan email kepada banyak orang. Dengan menggunakan BCC, Anda akan membuat email penerima lainnya menjadi rahasia. 


(MMI)