Tips & Trik

Cara Lindungi Anak di Dunia Online

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 06 Sep 2018 18:39 WIB
tips dan trik teknologicyber security
Cara Lindungi Anak di Dunia Online
Ilustrasi.

Jakarta: Di era digital, orangtua memiliki kekhawatiran baru, seperti cyberbullying

"Teknologi telah mengubah cara anak-anak kita tumbuh sehingga orangtua membutuhkan aturan-aturan baru. Di era digital, orangtua harus tahu cara mempersiapkan, melindungi dan memberdayakan anak-anak untuk menggunakan teknologi secara aman," kata Chee Choon Hong, Direktur Asia Consumer Business Symantec. 

Sebagai orangtua, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir dampak buruk dari internet. Anda bisa berdiskusi secara terbuka tentang berbagai ancaman di internet seperti cyberbullying serta etika di internet. 

Inilah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk melindungi anak di internet. 

1. Didik anak
Beritahu anak bahwa di dunia online, ada aktivitas yang mencurigakan. Ajarkan mereka untuk meminta bantuan ketika mereka menemukan konten yang terlihat mencurigakan. 

2. Bersikap terbuka
Anak yang menjadi korban dari cyberbullying mungkin enggan untuk membahas masalahnya. Karena itu, orangtua memiliki tanggung jawab untuk membuka diskusi terbuka. Anda bisa membicarakan tentang berbagai masalah yang mungkin terjadi di dunia internet dengan anak, termasuk cyberbullying.

Pastikan anak Anda tahu bahwa dia bisa meminta bantuan Anda jika terjadi sesuatu yang tak senonoh atau sesuatu membuatnya dia marah atau sedih. 

3. Waspada terhadap aplikasi perangkat mobile
Sebelum membiarkan anak mengunduh aplikasi mobile, Anda bisa mencari tahu tentang aplikasi itu terlebih dulu. Cara paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah membaca komentar pengguna.

Selain itu, Anda juga sebaiknya waspada akan aplikasi yang menawarkan pembelian dalam aplikasi atau in-app purchase. Jika Anda menghubungkan akun anak dengan kartu kredit atau kartu debit Anda, anak bisa membeli item tanpa sadar banyaknya uang yang dia habiskan. 

4. Ajarkan anak untuk mewaspadai orang asing
Beritahukan pada anak bahwa mereka tidak boleh memberikan informasi pribadi pada orang yang tidak pernah mereka temui di dunia nyata. Jika anak telah memiliki media sosial, sebaiknya Anda memeriksa pengaturan privasi pada anak untuk memastikan tidak ada informasi pribadi anak yang tersebar ke umum. 

5. Gunakan password yang kuat
Biasakan anak untuk menggunakan password yang kuat. Password yang kuat biasanya memiliki setidaknya delapan karakter dengan kombinasi dari huruf besar, huruf kecil, angka dan simbol. Selain itu, ajarkan anak untuk menggunakan password yang berbeda pada setiap akun atau layanan yang dia gunakan. 

6. Hati-hati terhadap phishing
Phishing adalah metode yang digunakan hacker untuk menipu korban dengan file atau situs yang terlihat seperti asli. Biasanya, "umpan" disebar melalui email spam yang berisi tautan ke situs berbahaya atau dilengkapi dengan lampiran berisi malware.

Ajarkan anak Anda untuk tidak sembarangan mengklik tautan pada email atau pesan di media sosial yang terlihat mencurigakan. Tentu saja, sebelum mengajarkan anak tentang phishing, Anda harus mengerti ciri-ciri email phishing terlebih dulu. 


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

6 days Ago

Advan adalah produsen smartphone lokal yang bisa dibilang pejuang sejati. 

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.