Tips & Trik

Bikin Video Profesional Bisa Pakai Ponsel, Begini Caranya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 29 Jul 2017 20:14 WIB
tips dan trik teknologi
Bikin Video Profesional Bisa Pakai Ponsel, Begini Caranya
Ilustrasi. (Patrick Holland/CNET)

Metrotvnews.com, Jakarta: Saat ini, smartphone tidak lagi menjadi alat untuk berkomunikasi, tapi juga untuk mengambil momen. Kebanyakan smartphone menawarkan kemudahan bagi penggunanya untuk mengambil foto atau video.

Namun, ada beberapa tips sederhana yang bisa membuat Anda bisa mengambil foto dan video dengan lebih baik menggunakan smartphone

1. Memori internal
Video memakan memori yang tidak sedikit, terutama jika Anda menggunakan resolusi 4K, seperti yang disebutkan oleh CNET. Sebelum Anda mengambil video, tidak ada salahnya jika Anda memastikan bahwa masih ada cukup memori pada ponsel Anda untuk menyimpan video tersebut. 

2. Blokir notifikasi
Saat hendak mengambil video, sebaiknya Anda fokus pada kegiatan itu. Notifikasi pada ponsel bisa mengganggu proses pengambilan video. Karena itu, sebaiknya Anda mengaktifkan mode Airplane. Hal ini akan mencegah SMS, telepon dan notifikasi lain masuk dan merusak konsentrasi Anda. 

Jika mode Airplane tidak dalam keadaan aktif, notifikasi akan tetap muncul pada layar, membuat Anda kesulitan melihat apa yang sedang Anda rekam. Sementara jika telepon masuk, maka proses perekaman video akan secara otomatis berhenti.

3. Gunakan mode landscape
Ketika Anda mengambil foto, tidak masalah apakah Anda mengambilnya secara vertikal (portrait) atau horizontal (landscape). Namun, lain halnya dengan video.

Satu hal yang harus Anda ingat adalah Anda sebaiknya mengambil video dalam posisi landscape, meski memang, ada sebagian media sosial yang bisa menampilkan video portrait dengan lebih baik, seperti Snapchat misalnya.



Pada akhirnya, bagaimana Anda mengambil video tergantung pada apa yang ingin Anda lakukan dengan video tersebut. Jika video itu akan ditonton di TV atau komputer atau berakhir di YouTube, mengambil video dengan smartphone secara horizontal adalah cara yang terbaik. 

4. Gunakan stabilizer
Menonton video yang tidak stabil akan membuat penonton kesal. Ponsel premium dan sebagian ponsel kelas menengah biasanya sudah dilengkapi dengan fitur stabilizer. Secara teknis, ada dua fitur penstabilan video, dari segi optical dan digital. 

Namun, bahkan dengan stabilizer aktif, Anda harus memastikan ponsel berada dalam keadaan yang stabil, terutama ketika Anda mengambil video dari orang yang ada tepat di depan kamera atau video slow-motion. Salah satu teknik untuk menstabilkan ponsel adalah dengan melekatkan siku Anda ke badan dan menahan nafas. 

Anda juga bisa memanfaatkan benda-benda di sekitar Anda untuk meletakkan ponsel sehingga ia berada dalam keadaan stabil.

5. Pencahayaan
Biasanya, smartphone bisa menghasilkan video yang cukup tajam jika digunakan dengan pencahayaan yang baik. Namun, ketika Anda di dalam ruangan atau di luar ruangan dengan pencahayaan yang kurang merata, video yang dihasilkan mungkin akan kurang maksimal. 

Untuk menyelesaikan masalah ini, Anda bisa membuat subyek video menghadap cahaya. Satu hal lain yang harus Anda perhatikan adalah bagaimana bayangan ponsel Anda memengaruhi video yang akan Anda ambil.

6. Aturan sepertiga
Memang, Anda bisa memastikan subyek berada di tengah layar saat mengambil video. Meskipun begitu, Anda bisa melakukan sedikit eksperimen. Tidak semua subyek sebaiknya diletakkan di tengah. Anda bisa menggunakan aturan sepertiga untuk membuat video Anda terlihat lebih menarik.



Dalam aturan sepertiga, buat garis bayangan yang membagi ponsel Anda ke dalam 9 bagian. Kemudian, luruskan subyek dengan salah satu garis tersebut. Pada sebagian ponsel, Anda bisa mengaktifkan gridlines, sehingga garis-garis ini tampil pada layar ponsel. 


(MMI)

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya
Review Smartphone

Lenovo K6 Power, Saat Baterai adalah Segalanya

3 days Ago

Melihat sepak terjang Lenovo selama ini, mereka tampaknya sadar betul bahwa konsumen Indonesia …

BERITA LAINNYA
Video /