Tips & Trik

Lihat Warna Favorit Unggahan Instagram Selama 2018, Caranya?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 03 Jan 2019 07:56 WIB
media sosialtips dan trik teknologiinstagram
Lihat Warna Favorit Unggahan Instagram Selama 2018, Caranya?
Instagram.

Jakarta: Setelah fitur 2018bestnine menjadi layanan populer di kalangan pengguna Instagram di akhir 2018, sebetulnya juga ada layanan lain yang bisa merangkum data menarik dari aktivitas akun Instagram Anda selama setahun.

Dikutip dari The Verge, sebuah layanan berbasis web bernama Year of Colour bisa mengetahui warna apa saja yang mendominasi foto unggahan Anda di akun Instagram. Selain itu juga ada fitur yang serupa dengan layanan 2018bestnine.

Apabila 2018bestnine menampilkan foto Instagram Anda yang paling banyak disukai, Tear of Colour akan menampilkan warna dominan dari foto Instagram Anda yang paling disukai.



Jadi layanan Year of Colour memberikan sebuah visualisi data yang diracik oleh kecerdasan buatan pada layanan tersebut sementara layanan 2018bestnine hanya sekadar mengumpulkan data yang sudah ada berdasarkan jumlah Like saja.

Cara menggunakannya masih serupa dengan 2018bestnine. Pertama pengguna harus mengizinkan layanan Year of Colour untuk mengakses akun Instagram Anda. Kemudian Anda akan diminta memilih rentang periode unggahan Instagram yang ingin dianalisa.



Setelah itu akan muncul diagram berupa lingkaran dengan berbagai warna. Lingkaran berwarna dengan ukuran yang besar menandakan bahwa warna tersebut sangat dominasi pada seluruh foto unggahan Instagram Anda dan berasal dari foto yang paling banyak disukai oleh pengguna Instagram lainnya.

Tidak hanya di situ, tersedia juga tools untuk mengkustomisasi visualisasi data, misalnya menyingkirkan jenis warna yang tidak cerah atau menampilkan warna yang paling dominan dan disukai berdasarkan periode atau rentang waktu tertentu yang bisa berubah dalam bentuk animasi singkat.

Dari informasi yang dikumpulkan ternyata Year of Colour dikembangkan oleh pasangan suami istri Stef Lewandowski dan Emily Quinton. Keduanya mengelola sebuah blog bernama Makelight yang berisi ide-ide menciptakan konten kreatif.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.