Tips & Trik

Perlukah Pasang Pelindung Layar di Ponsel?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 29 Jan 2018 15:02 WIB
tips dan trik teknologismartphone
Perlukah Pasang Pelindung Layar di Ponsel?
Apakah Anda masih memerlukan screen protector? (Lifehacker Australia)

Jakarta: Menghabiskan uang hingga berjuta-juta untuk membeli ponsel, tentunya Anda tidak ingin jika layar ponsel tergores.

Dulu, screen protector menjadi hal yang wajib untuk Anda beli. Namun, sekarang, ketika hampir semua ponsel menggunakan Corning Gorilla Glass, apakah Anda masih harus membeli screen protector

Apa itu screen protector?
Screen protector adalah selembar plastik yang akan dipasang pada muka ponsel untuk untuk melindungi layar ponsel Anda.

Seperti yang disebutkan oleh How to Geek, screen protector dibuat sedemikian rupa agar sesuai dengan bentuk serta lubang untuk tombol dan kamera pada ponsel. Karena itulah, setiap model ponsel memiliki screen protector yang berbeda. 

Dulu, pengguna smartphone harus membeli screen protector untuk melindungi layar ponselnya. Namun, sekarang, smartphone telah dilengkapi dengan pelindung layar yang lebih canggih. Kebanyakan smartphone telah menggunakan Gorilla Glass yang merupakan kaca yang tidak mudah tergores. 



Jika Anda sudah terlanjur menggunakan screen protector dan terlihat ada goresan pada pelindung plastik tersebut, Anda mungkin akan berpikir bahwa screen protector telah melindungi layar ponsel Anda. Meskipun begitu, screen protector plastik sebenarnya lebih mudah tergores dari layar ponsel.

Jadi, material yang mungkin akan menggores screen protector belum tentu akan menggores layar ponsel Anda. Gorilla Glass tidak akan tergores oleh kunci, koin atau barang lain yang biasanya dimasukkan ke dalam kantong bersamaan dengan ponsel. 

Jika Anda ingin lebih berhati-hati, Anda bisa memisahkan ponsel dengan koin, kunci atau barang-barang lain yang mungkin akan menggores ponsel Anda. Dengan Gorilla Glass, layar ponsel memang menjadi tidak mudah tergores, tapi kunci atau koin tetap mungkin menggores bodi ponsel.

Kapan Anda membutuhkan screen protector?
Gorilla Glass memang semakin tangguh, tapi itu bukan berarti ia tidak bisa tergores. Masalah terbesar Gorilla Glass adalah pasir. Jika Anda pergi ke pantai dan ada pasir yang masuk ke kantong Anda, pasir itu bisa menggores layar ponsel Anda. 

Batu juga bisa membuat layar ponsel tergores. Misalnya ketika ponsel Anda terjatuh di aspal, maka kemungkinan, layarnya akan tergores.



Tipe screen protector
Selain plastik, Anda juga bisa menemukan screen protector yang terbuat dari kaca. Screen protector yang terbuat dari plastik pasti akan lebih murah dari screen protector kaca.

Namun, Lifehacker menyebutkan bahwa screen protector kaca akan membuat ponsel Anda menjadi lebih tebal. Pelindung kaca memiliki ketebalan sekitar 0,3-0,5mm sementara pelindung plasti biasanya memiliki ketebalan 0,1mm. 

Screen protector juga bisa membuat rasa ketika Anda menyentuh layar terasa berbeda. Pelindung kaca akan terasa lebih mulus, serupa dengan layar ponsel sebenarnya. 

Perlukah menggunakan screen protector?
Memang, Gorilla Glass pada layar ponsel Anda sudah cukup tangguh dan tidak mudah untuk tergores oleh koin dan kunci. Namun, jika Anda sering pergi ke pantai atau kikuk dan sering  menjatuhkan ponsel, tidak ada salahnya Anda menggunakan screen protector.

Memang, screen protector lebih mudah tergores dari layar ponsel, tapi mengganti lapisan pelindung itu jauh lebih mudah dan murah daripada mengganti layar ponsel. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.