Tips & Trik

Cara Hindari Skimming ATM

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 22 Mar 2018 10:32 WIB
tips dan trik teknologicyber security
Cara Hindari Skimming ATM
Ilustrasi menggunakan mesin ATM.

Jakarta: Indonesia dihebohkan dengan nasabah perbankan menyadari bahwa isi uang di rekening mereka telah terkuras.

Tindak kriminal skimming sebetulnya bukan sebuah metode kejahatan baru dengan memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini. 

Sekolah programming Refactory.id yang berbasis di Yogyakarta memberikan tips untuk mencegah ANda menjadi korban skimming ATM. 

1.Lihat lokasi dan teliti melihat mesin ATM
Pilih tempat ATM yang tidak sepi dan dapat dijangkau orang. ATM Skimmer biasanya memilih ATM yang sepi dan tertutup. Periksa kembali alat scanner kartu dan keypad pada ATM.

Sebelum anda memasukkan kartu ATM, ada baiknya memeriksa tempat masuk kartu terhadap ada yang aneh atau tidak, seperti bekas lem atau tempat kartu yang tidak rapat. Periksa juga keypad atau tombol nomor yang ada di mesin ATM.

2. Melakukan uji coba dahulu
Anda bisa mengecoh sistem skimmer dengan memasukkan PIN yang salah saat memasukkan kartu ATM untuk pertama kalinya. Karena PIN salah, mesin ATM akan meminta anda kembali untuk memasukkan nomor PIN anda. Masukkan PIN yang tepat di percobaan kedua.

Hati hati, jangan sampai terlalu sering salah memasukkan PIN atau kartu Anda akan terblokir. Jangan lupa juga tutup rapat-rapat tangan Anda ketika memasukkan PIN. Hal ini menghindari kamera tersembunyi yang dipasang.

3. Alternatif lain untuk mengambil uang
Anda juga bisa memanfaatkan smartphone untuk mengambil uang. Beberapa ATM dan Bank di Indonesia saat ini telah memiliki sistem pengunaan mesin ATM tanpa kartu. Ada baiknya tanyakan pada customer service Bank mengenai fitur ini.

4. Manfaatkan fitur aplikasi perbankan di smartphone
Pada aplikasi perbankan resmi biasanya terdapat fitur notifikasi. Aktifkan fitur pemberitahuan atau notifikasi setiap transaksi keluar, sehingga Anda dengan cepat dapat memblokir dan melaporkan ke pihak Bank ketika terdapat transaksi yang mencurigakan.

Selalu update data bank Anda, dan jangan pernah beritahukan data tersebut ke orang lain. Tips terakhir ini mungkin banyak yang malas melakukannya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.