Tips & Trik

Jangan Percaya dengan Besar Megapixel di Kamera Ponsel!

Riandanu Madi Utomo    •    Minggu, 19 Mar 2017 19:53 WIB
kameratips & trik
Jangan Percaya dengan Besar Megapixel di Kamera Ponsel!
iPhone merupakan salah satu lini ponsel yang memiliki kamera terbaik namun tidak memiliki megapixel besar

Metrotvnews.com, Jakarta: Kamera pada ponsel memang telah menjadi fitur utama yang tidak bisa dipisahkan. Bahkan bagi sebagian orang, kamera adalah fitur paling penting dari sebuah ponsel. Itulah mengapa beberapa produsen ponsel selalu menyorot kamera pada produk terbarunya. Tidak jarang mereka memperkenalkan berbagai fitur kamera baru pada ponselnya. 

Namun, ada satu mitos pada kamera ponsel yang masih dianut oleh sebagian besar pengguna ponsel saat ini, yaitu kamera semakin baik jika angka megapixel-nya semakin besar. Mengapa saya sebut mitos? Karena anggapan angka megapixel besar akan membuat foto semakin bagus adalah salah.

Apa itu megapixel?

Perlu diingat, megapixel merupakan satuan yang menunjukkan resolusi gambar yang bisa dihasilkan oleh sebuah kamera melalui sensornya. 1 megapixel (MP) sama dengan 1.048.576 pixel, atau kamera dengan sensor 1MP bisa menghasilkan foto yang memiliki jumlah pixel sebanyak 1.048.576 buah.



Secara teori, semakin besar resolusi gambar yang dihasilkan maka kualitasnya akan semakin bagus. Hal tersebut dikarenakan semakin banyaknya pixel yang ada di dalam sebuah foto sehingga ketika foto diperbesar atau dipotong (crop), hasilnya akan tetap bagus. Namun tetap saja gambar beresolusi tinggi hanya berguna ketika Anda ingin memotong sebagian foto atau menggunakannya untuk dicetak di medium besar seperti poster atau bahkan spanduk.

Sensor menentukan kualitas

Yang menentukan kualitas sebuah kamera justru ada pada sensornya. Kombinasi teknologi sensor serta besaran megapixel dan ukuran sensor yang digunakan merupakan elemen utama untuk menghasilkan kualitas gambar yang dihasilkan. Sensor dengan teknologi back-illuminated misalnya yang kini sedang populer karena mampu menangkap cahaya lebih baik sehingga memiliki performa low light yang lebih bagus.

Ya, kemampuan menangkap cahaya adalah kuncinya. Sebuah sensor kamera yang bagus dapat menangkap cahaya dengan baik, sehingga otomatis gambar yang dihasilkan juga semakin baik. Sensor juga memiliki ukuran, seperti APS-C, full-frame, dan medium format. 

Berbagai jenis ukuran sensor kamera (New Atlas)

Untuk ponsel, rata-rata sensornya berukuran 6,17 x 4,5mm. Ukuran tersebut memang sangat kecil ketimbang kamera mirrorless APS-C yaitu sebesar 23,6 x 15,6mm yang saya gunakan saat ini. Karena kemampuan menangkap cahaya dari sebuah sensor adalah kunci kualitas foto yang dihasilkan, maka sensor berukuran besar akan memiliki kemampuan menangkap cahaya lebih baik.

Mitos megapixel

Yang jadi permasalahan adalah ketika produsen ponsel berlomba-lomba untuk menggunakan kamera beresolusi tinggi atau memiliki angka megapixel yang tinggi. Sensor kamera memiliki pixel di dalamnya. Jika diibaratkan, ukuran sensor merupakan besarnya wadah, sementara pixel merupakan ember yang nantinya akan menampung cahaya yang akan ditangkap.

Ketika Anda ingin memperbesar pixel, maka Anda harus membuat ukurannya semakin kecil agar muat dalam sensor yang ukurannya juga kecil. Yang menjadi masalah adalah kemampuan pixel pada sensor untuk menangkap cahaya akan semakin buruk karena ukurannya diperkecil sehingga sulit untuk menampung cahaya di "ember" berukuran kecil tersebut.

Cara kerja sensor kamera, bagian A menunjukkan pixel di sensor

Apa yang terjadi ketika ukuran sensor tidak diperbesar tetapi pixel diperkecil agar jumlahnya semakin banyak? Analis kamera Gartner, Jon Erensen, mengatakan hal tersebut akan membuat banyak pixel gagal dalam meangkap cahaya. Kegagalan tersebut nantinya akan direpresentasikan sebagai noise pada foto. Ponsel dengan kamera beresolusi tinggi cenderung memiliki kemampuan low-light yang buruk.

"Cahaya seharusnya masuk ke dalam bagian pixel yang merupakan bagian paling sensitif terhadap cahaya. Jika Anda membuat pixel semakin kecil, cahaya akan sulit ditangkap. Hasilnya, gambar beresolusi tinggi namun tidak memiliki kualitas yang bagus karena noise semakin banyak," ujar Erensen.

Lalu, bagaimana menentukan kualitas sebuah kamera ponsel?

Kualitas kamera pada ponsel memang hanya bisa diketahui melalui serangkaian pengujian khusus. Pengujian tersebut melibatkan berbagai metode yang bisa membuktikan apakah sebuah kamera ponsel memiliki kualitas pengambilan gambar yang baik tau tidak. 

Salah satu foto hasil pengujian ponsel Google Pixel oleh DXOMark

Sebagai acuan, Anda bisa mengunjungi situs DXOMark. Di situs tersebut, Anda bisa melihat ponsel mana yang memiliki kamera terbaik dan bagaimana pihak DXOMark mengujinya. Menariknya, jutsru ponsel dengan kamera belasan megapixel yang mendominasi posisi teratasnya.

Kesimpulan

Memang tidak ada yang melarang jika Anda memilih ponsel berdasarkan besaran megapixel dari kamera yang ditawarkan. Namun, Anda perlu menimbang kembali seperti apa penggunaan ponsel yang akan dibeli. Jika Anda hanya menggunakan untuk kebutuhan foto sehari-hari dan menampilkannya di linimasa media sosial, kamera ponsel dengan resolusi standar sudah cukup karena foto tersebut kemungkinan tidak akan dicetak dalam ukuran besar. Anda juga bisa menimbang ponsel mana yang akan dibeli melalui skor kamera di DXOMark.

Jika Anda ingin terjun ke dunia fotografi yang serius, apakah Anda butuh ponsel dengan kamera beresolusi besar hingga lebih dari 20MP? Masih tetap tidak. Sebaiknya Anda membeli kamera mirrorless atau DSLR yang ukuran sensornya lebih besar karena kualitas gambarnya dipastikan lebih baik. Penjabaran di atas juga mengungkapkan mengapa kamera mirrorless dan DSLR tidak ada yang memiliki resolusi hingga ratusan megapixel, padahal ukuran sensornya lebih besar dari sensor kamera ponsel.

Perlu diingat, kamera canggih sendiri tidak akan membuat foto semakin indah. Anda juga perlu mengetahui teknik mengambil gambar agar foto semakin menarik.


(MMI)

Video /