Tips & Trik

Temukan Video Terorisme di YouTube? Begini Cara Laporkan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Minggu, 13 May 2018 09:51 WIB
youtubetips dan trik teknologi
Temukan Video Terorisme di YouTube? Begini Cara Laporkan
Ilustrasi YouTube.

Jakarta: Beragam konten bisa dibagikan lewat internet, baik foto maupun video, tapi tidak semua konten layak untuk dibagian terutama konten yang berkaitan dengan terorisme. Alasannya karena konten tersebut tidak hanya tergolong konten negatif, tapi juga menebar rasa takut.

Meskipun begitu, tetap ada saja pengguna internet yang mengunggahnya ke layanan video seperti YouTube yang bisa diaskes siapapun. Google sebetulnya juga sudah menyediakan fitur untuk membantu membuat laporan apabila menemukan video berkonten negatif, terutama terorisme.

Berikut ini Medcom.id  memberikan panduan bagi Anda untuk melaporkan video mengandung konten terorisme. Langkah yang Anda lakukan tentu saja menjadi kontribusi positif untuk menciptakan kondisi yang lebih baik di dunia maya sekaligus dunia nyata.


1. Cari tombol opsi Report
Saat Anda menemukan konten video yang berisi konten terkait terorisme, Anda cukup tap video yang sedang berjalan hingga muncul ikon-ikon di atas tampilan video tersebut.

Lalu pilih ikon berupa tiga titik yang tersusun vertikal dan terletak di sudut kanan atas video. Nantinya, Anda akan disajikan sebuah kotak berisi beberapa opsi yang salah satunya adalah opsi Report untuk melaporkan video yang kontennya dianggap negatif, pilih opsi tersebut



2. Memilih laporan kategori konten negatif
Setelah Anda melakukan langkah pertama, Anda akan disajikan halaman berisi beberapa kategori konten negatif yang bisa Anda pilih, dalam kasus ini pilih opsi kategori promote terrorism yang ditujukan untuk video yang berkaitan dengan unsur terorisme.

Apabila video tersebut mengandung konten kekerasan, misalnya menampilkan jenazah korban sebuah peristiwa berdarah, Anda juga bisa melaporkannya lagi dengan melakukan langkah pertama lalu memilh kategori violent, atau kekerasan.



3. Buat laporan lebih detil
Tidak sampai disitu saja, setelah Anda memilih kategori konten negatif Anda juga harus mengisi kolom alasan konten tersebut termasuk konten negatif atau membuat deskripsi pada detil dan menit keberapa.

Anda cukup memberikan informasi yang singkat dan jelas, tidak perlu panjang, yang nantinya akan membantu pihak YouTube untuk menyelidik konten tersebut dan segera menghapus video tersebut dari layanan YouTube termasuk layanan Google sehingga tidak akan bisa ditemukan oleh pengguna internet.




(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.