Tips & Trik

Ini Perbedaan Mouse Gaming dan Mouse Standar

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 05 Dec 2017 07:42 WIB
tips & trik
Ini Perbedaan Mouse Gaming dan Mouse Standar
Corsair Scimitar (foto: istimewa)

Jakarta: Saat ini Anda dengan mudah bisa menemukan berbagai perangkat khusus untuk bermain game, termasuk mouse gaming. Hampir semua toko yang menjual perangkat komputer kini menjual mouse gaming. Harga mouse gaming juga beragam mulai dari kisaran Rp100 ribu hingga di atas Rp2 juta. Yang jelas, rata-rata harganya lebih mahal dari mouse standar.

Pertanyaannya, apa yang membuat mouse gaming berbeda dari mouse standar?

1. Desain Bodi

Secara desain mouse gaming terlihat lebih mencolok. Bentuknya pun sangat beragam, ada yang lonjong juga ada yang lebih melebar ke samping. Semua produsen mouse gaming menggunakan kalimat pemasaran yang sama atas desainnya, yaitu agar gamer nyaman menggunakan mouse tersebut meski memang tidak semuanya nyaman.

Mouse gaming juga biasanya tampil dengan desain futuristik, memiliki tombol yang lebih banyak, dan dilengkapi dengan lampu agar tampilannya lebih menarik. Apalagi saat ini tren penggunaan LED RGB semakin marak sehingga hampir semua mouse gaming kini bisa memiliki tampilan warna-warni.



Namun, secara umum desain bodi mouse gaming memang dirancang sedemikian rupa agar bisa dugunakan secara nyaman dalam jangka waktu yang panjang. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan gamer bermain game hingga berjam-jam lamanya. Selama itu kemungkinan mereka juga tidak lepas dari mouse-nya.

2. Komponen

Selain desain bodi, komponen di mouse gaming menjadi pembeda sekaligus nilai tambah dibandingkan dengan mouse standar. Kegiatan gaming yang membutuhkan respons cepat dan gerakan yang akurat. Tidak hanya itu, mouse gaming juga harus bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan bermain game yang jenisnya beraneka ragam.

Agar semuanya bisa dihadirkan, mouse gaming biasanya menggunakan sensor dan chip khusus. Sensor mouse gaming yang baik memiliki sensitivitas dan akurasi tinggi. Selain itu mouse gaming lebih bisa digunakan di berbagai jenis permukaan ketimbang mouse standar berkat sensornya yang lebih bagus.



Sementara chip di dalam mouse gaming lebih banyak digunakan untuk mengakomodasi berbagai fitur mouse gaming seperti makro atau fitur yang memungkinkan gamer untuk menghubungkan mouse gaming ini dengan software khusus yang disediakan.

3. Fitur

Mouse gaming memiliki fitur yang lebih beragam ketimbang mouse standar karena kegunaannya bukan hanya sekadar untuk mengendalikan kursor. Fitur yang sering dijumpai adalah programmable macro yang memungkinkan penggunanya untuk membuat set perintah input yang bisa dijalankan dengan hanya menekan satu tombol.



Selain itu, gamer juga bisa mengatur tingkat sensitivitas di mouse gaming dan mengatur berbagai aspek lainnya yang biasanya disediakan melalui software yang telah disediakan. Ada pula beberapa mouse gaming yang memiliki memori internal sehingga seluruh pengaturan bisa digunakan meski mouse dipakai di komputer yang berbeda.


(MMI)

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni
Review Smartphone

Advan G3, Bodi Keren Speaker Mumpuni

6 days Ago

Advan adalah produsen smartphone¬†lokal yang bisa dibilang pejuang sejati.¬†

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.