Tips & Trik

Apa Kemampuan AI di Kamera Smartphone?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 31 Dec 2018 16:00 WIB
teknologitips dan trik teknologikecerdasan buatan
Apa Kemampuan AI di Kamera Smartphone?
Teknologi AI pada kamera smartphone bertuga membantu menghasilkan foto dengan tampilan terbaik.

Jakarta: AI atau Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) merupakan istilah software yang digunakan untuk mewakili fungsi kognitif mesin, umumnya terkait dengan kemampuan otak manusia, seperti berpikir, mempelajari dan menyelesaikan permasalahan.

Di sisi fotografi, teknologi ini digunakan untuk menyajikan hasil foto serupa kamera fotografer profesional. AI berkemampuan untuk memahami pengaturan kamera dan pemprosesan gambar, serta mengubah kecepatan speed, exposure, saturasi, kedalaman warna, dynamic range, white balance, dan kontras gambar secara otomatis.

Pada sejumlah kamera di smartphone yang dipasarkan saat ini, AI bertugas mendeteksi suasana dari obyek dan lingkungan sekitar yang dibidik oleh kamera perangkat, guna menghasilkan foto terbaik.

Sedangkan pada perangkat dengan dukungan satu kamera, AI membantu mereplikasi kemampuan zoom optikal yang dimiliki smartphone dengan kamera ganda, serta menambahkan berbagai efek lain, termasuk yang tengah populer yaitu bokeh.

Efek Bokeh ini dihadirkan kamera smartphone berteknologi AI, berkat kemampuannya mereplikasi bukaan aperture pada kamera profesional, guna mengukur dan memanipulasi depth of field. Sementara itu untuk kondisi pencahayaan redup, AI bertugas  menghadirkan hasil foto dengan tingkat keterangan terbaik.

Sehingga obyek pada foto dengan kondisi pencahayaan redup tersebut ditampilkan secara lebih jelas, tajam dan detil. Sejumlah produsen smartphone mengunggulkan kemampuan AI untuk menjadikan warna makanan pada foto menjadi lebih kontras, sehingga terlihat menggugah selera.

Tidak hanya untuk obyek seperti makanan, sejumlah smartphone berbekal AI yang berkemampuan untuk mendeteksi kondisi pencahayaan dan lokasi saat memotret, seperti langit berawan, di dalam ruangan dengan lampu neon kebiruan, dengan lampu bohlam kekuningan.

Bahkan AI kini juga berkemampuan untuk membantu kamera ponsel mendeteksi ukuran obyek, memungkinkan perangkat memotret obyek berukuran kecil atau dikenal sebagai istilah foto mikro, dengan hasil serupa kamera profesional dengan lensa khusus foto mikro.

AI juga membantu menampilkan warna objek secara lebih cerah, namun natural. Dukungan AI juga sangat diunggulkan sejumlah vendor untuk kamera depan pada fitur Beautification atau Beautify, karena membantu menjadikan warna kulit wajah menjadi lebih cerah, halus, dan mulus.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.