NEWSTICKER

Cegah Intoleransi Jelang Pemilu, Kemenag Menggandeng Kongres Ulama Perempuan Indonesia

27 September 2022 00:18

Menjelang tahun politik, isu polarisasi di tengah masyarakat dikhawatirkan sejumlah pihak masih berpotensi terjadi. Kondisi sosial masyarakat yang rawan disusupi propaganda, black campaign, hoaks, SARA,  yang dapat memicu intoleransi serta polarisasi agama jelang pemilu 2024, disikapi oleh Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) yang bersinergi dengan Kementerian Agama untuk membawa Indonesia lebih dewasa dalam menyikapi perbedaan politik.

Selain menyerukan dakwah yang menyejukkan, ulama perempuan berkomitmen menjaga persatuan Indonesia yang berbhineka dari kepentingan politik praktis atau paham-paham tertentu.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin mengajak masyarakat untuk terus menggaungkan persatuan dalam kebhinekaan Indonesia.

"Pemerintah tidak mungkin bisa mengantisipasi semua masalah sosial umat keagamaan sendirian, harus bersama dengan ormas Islam dengan civil society dengan masyarakat, sehingga dengan KUPI ini kita berharap bisa bermitra secara setrategis untuk bisa bersama-sama mengantisipasi potensi yeng kontra produktif," ujar Kamaruddin Amin.