NEWSTICKER

Pakar Nilai 2 Kandidat Kuat Ketua MK Tidak Ideal

N/A • 15 March 2023 07:06

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan menggelar pemilihan Ketua MK periode 2023-2028, Rabu (15/3/2023). Dua nama yang menjadi kandidat terkuat adalah Ketua MK petahana Anwar Usman dan mantan Ketua MK Arief Hidayat. Namun, kedua nama tersebut dinilai tidak ideal. 

"Dua-duanya bukan yang ideal dan bukan yang kita harapkan," kata pakar hukum tata negara UGM, Zainal Arifin Mochtar di program Metro Pagi Primetime Metro TV, Rabu (15/3/2023).

Menurut Zainal Arifin, keduanya mempunyai potensi masalah atau hal-hal yang bisa mengganggu kinerja MK. Misalnya, Arief Hidayat karena dianggap terlalu dekat dengan partai tertentu. Kemudian Anwar Usman, bisa dianggap sangat berpotensi menjadi masalah karena kemungkinan konflik kepentingannya menjadi sangat tinggi.

"Keduanya punya potensi masalah yang dapat mengganggu kinerja MK," ucap Zainal Arifin.

Nama Anwar Usman dan Arief Hidayat menjadi kandidat yang paling kuat menjadi calon hakim ketua MK periode 2023-2028. Hal ini karena keduanya mempunyai pengalaman sebagai pimpinan MK.

Diketahui, Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi akan digelar, Rabu (15/3/2023). Pemilihan ini digelar sesuai dengan amanat putusan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2020 tentang Perubahan Keempat Undang-Undang MK.

Dalam putusan itu disebutkan bahwa pemilihan Ketua MK paling lambat dilaksanakan pada sembilan bulan sejak putusan MK Nomor 7 Tahun 2020 dibacakan pada 20 Juni 2022 lalu.
(Hajid Arrafi)

Tag

mk
';