NEWSTICKER

Tag Result: persidangan sambo

Arif Rachman Bongkar Budaya Institusi Polri: Rentan Penyalahgunaan Relasi Kuasa

Arif Rachman Bongkar Budaya Institusi Polri: Rentan Penyalahgunaan Relasi Kuasa

Headline News • 2 days ago persidangan sambo

Terdakwa kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) pembunuhan Brigadir J, Arif Rachman Arifin membongkar budaya di Institusi Polri yang membuat bawahan sulit untuk menolak perintah atasan. Dalam pleidoinya, Arif menyebut ada batasan yang tegas antara bawahan dan atasan.

"Sungguh, tidak semudah membaca kalimat dalam peraturan tentang 'menolak perintah atasan'," ujar Arif Rachman di ruang sidang, Jumat (3/2/2023).

"Tidak semudah melontarkan pendapat, 'kalau saja begini, jika saja begitu, mengapa tidak melakukan ini, mengapa tidak bersikap begitu'," tambahnya.

Arif menjelaskan bahwa ada sebuah budaya di organisasi Polri yang sangat rentang penyalahgunaan relasi kuasa. Maka, batasan tegas antara atasan dan bawahan di kepolisian terasa begitu nyata.

Sebelumnya, Arif Rachman mengaku kecewa kejujurannya untuk mengungkap penyebab tewasnya Brigadir J tak didukung oleh Hendra Kurniawan. Akan tetapi, Hendra justru menghadapkan Arif dengan Ferdy Sambo.

Arif Rachman Kecewa Tak Didukung Hendra saat Ingin Ungkap Skenario Sambo

Arif Rachman Kecewa Tak Didukung Hendra saat Ingin Ungkap Skenario Sambo

Primetime News • 2 days ago persidangan sambo

Terdakwa Arif Rachman Arifin juga mengaku kecewa kejujurannya untuk mengungkap penyebab tewasnya Brigadir J tak didukung oleh Hendra Kurniawan. Hal itu disampaikan Arif saat menjalani persidangan dengan agenda nota pembelaan sebagai terdakwa di PN Jakarta Selatan hari, Jumat (3/1/2023).

Arif mengaku mengetahui rangkaian peristiwa tewasnya Brigadir J yang disampaikan Ferdy Sambo merupakan kebohongan setelah melihat rekaman CCTV.

Ia mengatakan, saat itu Brigadir J tampak masih hidup ketika Sambo tiba di rumah dinas komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Arif kemudian melaporkan hal itu kepada Hendra Kurniawan dengan harapan mendapat dukungan untuk melaporkannya kepada pimpinan Polri.

Akan tetapi, Hendra justru menghadapkan Arif dengan Sambo. Dalam pertemuan itu, Sambo meminta Arif untuk menghapus file rekaman CCTV yang ditontonnya.

Mantan Wakapolri Oegroseno: Tindakan Hendra Cs Melanggar Kode Etik Profesi, Bukan Obstruction of Justice

Mantan Wakapolri Oegroseno: Tindakan Hendra Cs Melanggar Kode Etik Profesi, Bukan Obstruction of Justice

Primetime News • 2 days ago persidangan sambo

Mantan Wakapolri Komjen (Purn) Oegroseno menilai Hendra Kurniawan cs tidak bisa disebut sebagai terdakwa obstruction of justice, karena yang dilakukan mereka adalah pelanggaran profesi. Dengan status obstruction of justice kepada Hendra Kurniawan cs bisa merusak citra polri. 

"Hendra Kurniawan Cs itu adalah peristiwa pasca-pembunuhan yang kemungkinan ada kesalahan pada saat olah TKP. Itu merupakan pelanggaran profesi, tidak bisa dikaitkan dengan obstruction of justice yang murni. Obstruction of justice yang murni itu menghilangkan baju, menghilangkan senjata, dan menghilangkan bukti-bukti ," kata Komjen Pol (Purn) Oegroseno, Jumat (3/2/2023).

Ia juga mengungkap bahwa kasus pidana pembunuhan Brigadir J adanya dua kasus yang berbeda. Antara lain yakni kasus pidana pembunuhan dan kasus pelanggaran profesi. Sementara yang dipidana akibat pembunuhan, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Adapun yang dipidana akibat tidak profesional dalam menjalankan tugasnya, antara lain Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, Arif Rachman Arifin, Chuck Putranto, Baiquni Wibowo dan Irfan Widyanto.

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan juga menilai jika hakim mempunyai alasan untuk menghapus status terdakwa, karena perintah jabatan. Maka, seharusnya para terdakwa obstruction of justice harus dilepaskan.

Sebelumnya, sidang terdakwa kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) tewasnya Brigadir J masuk babak nota pembelaan. Sidang digelar di dua ruangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (2/3/2023).

Arif Rachman Menangis Minta Maaf ke Polri saat Bacakan Pleidoi

Arif Rachman Menangis Minta Maaf ke Polri saat Bacakan Pleidoi

Primetime News • 2 days ago persidangan sambo

Terdakwa obstruction of justice Arif Rachman Arifin menangis menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat dan Polri saat pembacaan nota pembelaan di PN Jaksel, Jumat (3/2/2023). Arif memohon maaf karena hanya bisa terdiam ketakutan tidak mampu menolak perintah atasannya.

"Kepada keluarga besar dan Polri, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, kepada Polri yang saya cintai senior, guru, telah mendidik dan membimbing," ujar Terdakwa Arif Rachman Arifin.

Arif juga meminta maaf kepada juniornya di institusi Polri. Ia mengaku telah mengecewakan dan belum mampu menjadi pribadi yang baik.

Pengacara Eliezer: FS dan PC Masih Berusaha Sudutkan Klien Kami

Pengacara Eliezer: FS dan PC Masih Berusaha Sudutkan Klien Kami

Primetime News • 3 days ago persidangan sambo

Persidangan kasus pembunuhan berencana Brigadir J masih berlanjut. Saat ini para terdakwa telah melakukan upaya terakhir guna meringankan hukuman. Namun, pengacara Richard Eliezer mengatakan bahwa kubu Ferdy Sambo (FS) dan Putri Candrawathi (PC) masih berusaha menyudutkan pihaknya.

"Kalau saya lihat di sini, penasihat hukum dari FS maupun PC ini belum move on. Karena masih saja menyudutkan Richard Eliezer," ujar kuasa hukum Eliezer, Ronny Talapessy.

Ronny juga menegaskan bahwa pihak Sambo CS masih menyampaikan hal-hal yang tidak sesuai dengan fakta hukum. Meski tinggal menunggu vonis hakim, diketahui ada gerakan bawah tanah yang dilakukan pihak Ferdy Sambo guna memanipulasi proses persidangan ini.

"Sudah ada, kan Menko Polhukam sudah bilang. Ada gerakan bawah tanah kan sudah pasti itu, namun berhasil atau tidaknya kita lihat saja hasilnya," ujar pengamat intelijen Soleman B Ponto.

Proses persidangan telah mendekati babak akhir, hakim akan menjatuhkan vonis kepada para terdakwa yang dijadwalkan dua pekan mendatang. Pihak keluarga Brigadir J berharap hakim bisa memberikan hukuman yang seadil-adilnya. Ferdy Sambo dijadwalkan akan menjalani sidang vonis pada 13 Februari 2023 mendatang.  

Eliezer Sebut Jaksa Galau saat Beri Tuntutan 12 Tahun Penjara

Eliezer Sebut Jaksa Galau saat Beri Tuntutan 12 Tahun Penjara

Primetime News • 3 days ago persidangan sambo

Kubu Richard Eliezer menyebut, jaksa tidak konsisten dan 'galau' karena menuntut Eliezer dengan pidana 12 tahun penjara. Padahal dalam surat tuntutannya, jaksa telah menyebut terdakwa Eliezer jujur dan membantu penegak hukum membongkar skenario pembunuhan berencana oleh Ferdy Sambo.

"Uraian yang diajukan penuntut umum sesungguhnya tidak konsisten. Di satu sisi, menyatakan terdakwa dengan keberanian dan kejujurannya telah berkontribusi membongkar kejahatan yang direncanakan untuk membunuh korban almarhum Brigadir J dan juga membongkar skenario saksi Ferdy Sambo," ujar Pengacara Eliezer, Rory Sagal, Kamis (2/2/2023).

Rory menilai, jaksa tidak memiliki landasan yuridis yang kuat dalam menentukan tuntutan. Hal inilah yang membuat jaksa disebut mengalami galau atau dilema yuridis.

Sebelumnya, jaksa menuntut Richard Eliezer dengan hukuman pidana 12 tahun penjara. Menurut jaksa, hal yang memberatkan Eliezer adalah eksekutor terhadap pembunuhan Brigadir J.

Pengacara Eliezer Minta Maaf ke Jaksa soal Judul Pleidoi

Pengacara Eliezer Minta Maaf ke Jaksa soal Judul Pleidoi

Primetime News • 3 days ago persidangan sambo

Pengacara terdakwa Richard Eliezer, Ronny Talapessy meminta maaf ke jaksa terkait dengan judul nota pembelaan atau pleidoi kliennya yang berjudul 'apakah harga kejujuran harus dibayar 12 tahun penjara?'. Ronny menyebut, pleidoi Eliezer hanyalah berisi ungkapan dari hati terdalam soal kehidupan pribadinya.

"Kami akan menanggapi dalil penuntut umum dalam replik terhadap nota pembelaan pribadi terdakwa Richard Eliezer. Semata-mata hanya berisi cerita kehidupan pribadi dan ungkapan hati terdalam terdakwa," kata Pengacara Richard Eliezer, Ronny Talapessy di dalam persidangan duplik terdakwa Richard Eliezer.

Sebelumnya, sidang perkara pembunuhan Brigadir J oleh terdakwa Richard Eliezer digelar di PN Jakarta Selatan. Agendanya adalah tanggapan atas replik jaksa yang sudah disampaikan sebelumnya.

Diketahui, jaksa menuntut Richard Eliezer dengan hukuman pidana 12 tahun penjara. Menurut jaksa, hal yang memberatkan yakni Eliezer adalah eksekutor terhadap pembunuhan Brigadir J.

Eliezer Disambut Riuh Pendukungnya saat Jalani Sidang Duplik

Eliezer Disambut Riuh Pendukungnya saat Jalani Sidang Duplik

Primetime News • 3 days ago persidangan sambo

Richard Eliezer disambut riuh pendukungnya saat menjalani sidang duplik di PN Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2023). Teriakan semangat dari pendukung dibalas senyuman oleh Eliezer.

Puluhan pendukung Eliezer kembali memadati ruang sidang utama PN Jaksel. Mereka datang untuk memberikan semangat kepada Eliezer pada saat sidang dengan agenda pembacaan duplik dari kuasa hukum.

Teriakan semangat dari para pendukung pun dibalas Eliezer dengan memberikan salam dan senyuman. Sehingga para pengunjung pun kembali riuh di dalam persidangan.

Pengacara Putri: Skenario Sambo Lebih Bermutu dari Replik Jaksa

Pengacara Putri: Skenario Sambo Lebih Bermutu dari Replik Jaksa

Metro Hari Ini • 3 days ago persidangan sambo

Kuasa Hukum Putri Candrawathi sebut Jaksa telah melakukan manipulasi peristiwa dalam dalil replik. Bahkan mereka mengatakan, skenario fiktif Sambo soal pembunuhan Brigadir J lebih bermutu dari replik JPU.

"Sebagai perbandingan, jika dalam proses penyidikan pernah ada skenario yang disusun. Maka di persidangan ini ada hal yang lebih tidak pantas dilakukan, yaitu manipulasi peristiwa untuk kepentingan pembuktian dalil penuntut umum," ujar Kuasa Hukum Putri Candrawathi, Febri Diansyah.

Febri juga menegaskan, Jaksa tetap mempertahankan kesalahan yang dilakukan serta terbukti tidak konsisten dan berubah-ubah di berbagai tingkat pemeriksaan perkara ini.

Sebelumnya, terdakwa Putri Candrawathi menjalani sidang duplik dalam perkara pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (2/2/2023). 

Pengacara Eliezer Minta Hakim Tolak Replik Jaksa

Pengacara Eliezer Minta Hakim Tolak Replik Jaksa

Metro Hari Ini • 4 days ago persidangan sambo

Penasihat Hukum Ricard Eliezer tetap berpegang teguh pada nota pembelaan yang telah dibacakan, tim kuasa hukum juga meminta hakim menolak replik yang telah dibacakan oleh jaksa.

"Tim penasihat hukum terdakwa tetap berpegang teguh pada nota pembelaan (pledoi) yang telah kami bacakan pada Rabu 25 Januari 2023, ujar Penasihat Hukum Ricard Eliezer, Ronny Talapessy.

Ronny juga meminta hakim untuk segera membebaskan Ricard Eliezer dari jeratan pidana karena menurutnya ada hal yang dapat menghapus tindakan pidana tersebut. 

Buku Hitam 'Kartu AS' Jadi Penawar Hukuman Sambo?

Buku Hitam 'Kartu AS' Jadi Penawar Hukuman Sambo?

Primetime News • 4 days ago persidangan sambo

Vonis Ferdy Sambo akan berlangsung dua pekan lagi, tepatnya 13 Februari 2023. Menkopolhukam Mahfud MD mewanti-wanti ada gerakan bawah tanah untuk meringankan hukuman Sambo, yang disebut Buku Hitam "Kartu As".

Menurut Pengacara Keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, Putri Candrawathi dinilai sebagai pemicu atas perkara pembunuhan Brigadir J. Di antaranya yakni memberikan informasi palsu, angan-angan dan kebohongan kepada Ferdy Sambo.

"Peran aktif putri tidak dimasukkan dalam persidangan sebagai pemicu pembunuhan. Memberikan informasi palsu, memberikan informasi yang angan-angan, memberikan informasi yang bohong kepada suaminya," kata Pengacara Keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak, Rabu (1/2/2023).

Martin Lukas mengatakan, Richard Eliezer adalah pelaku biasa yang sebenarnya bisa digantikan dengan ajudan lainnya. Antara lain Brigadir J, Richard Eliezer, Romer, Deden Miftahul Haq, Sadam, Prayogi, dan Matius Marey.

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud MD ketika hadir di Lemhanas kembali mengirim sinyal untuk mewaspadai gerakan upaya meringankan hukuman Ferdy Sambo. Mahfud mengatakan mengenal integritas hakim-hakim yang menyidang Sambo.

Menanggapi hal itu, Mantan Komisioner KPK Saut Situmorang menyatakan, tanpa adanya pembicaraan Mahfud MD soal gerakan bawah tanah Sambo, publik sudah mengerti. Namun, ia percaya kasus ini menjadi perhatian publik dan hakim bisa menilai dengan cermat.

"Kalau kita bicara gerakan, pak Mahfud tidak bicara soal itu pun pasti publik sudah tahu," kata mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang, Rabu (1/2/2023).

Sementara menurut Ketua IPW, Sugeng, ketika hadir dalam diskusi Cross Cek Medcom mengatakan, gerakan bawah tanah Sambo berhasil dalam analisa sugeng. Jaksa sedang memberi peluang kepada hakim untuk mengisi faktor yang meringankan sehingga ada alasan yuridis hakim untuk membuat keputusan di bawah tuntutan jaksa.

Sugeng menambahkan, Sambo pasti akan melawan dengan berbagai data kasus yang dipegangnya selama menjadi polisi. 

Ini Pesan Mahfud MD untuk Hakim Sidang Vonis Sambo

Ini Pesan Mahfud MD untuk Hakim Sidang Vonis Sambo

Primetime News • 4 days ago persidangan sambo

Menkopolhukam Mahfud MD kembali mengirim sinyal untuk mewaspadai gerakan upaya meringankan hukuman Ferdy Sambo. Ketika hadir di Lembaga Ketahanan Nasional, Mahfud MD mengatakan, mengenal integritas hakim-hakim yang menyidang Sambo.

Vonis Sambo akan berlangsung dua pekan lagi, tepatnya 13 Februari 2023. Mahfud MD mewanti-wanti ada gerakan bawah tanah untuk meringankan hukuman Sambo.

Menurut Ketua IPW, Sugeng, ketika hadir dalam diskusi cross check Medcom mengatakan, gerakan bawah tanah Sambo berhasil dalam analisa sugeng. Jaksa sedang memberi peluang kepada hakim untuk mengisi faktor yang meringankan sehingga ada alasan yuridis hakim untuk membuat keputusan di bawah tuntutan jaksa.

Sugeng menambahkan, Sambo pasti akan melawan dengan berbagai data kasus yang dipegangnya selama menjadi polisi. 

Isyarat pertama Sambo adalah memunculkan kasus ismail bolong di tengah-tengah sidang. Kemudian, ada momen Sambo membuka data dalam buku hitamnya, bahwa ada 214 operasi tangkap tangan di internal Polri.  

Selain itu, dalam pleidoi Ferdy Sambo marah karena dianggap seperti penjahat besar. Padahal, selama menjadi anggota Polri selama 28 tahun Sambo melejit dalam berbagai kasus. Di antaranya dalam menangani kasus kopi sianida, kasus Djoko Tjandra hingga mencari pelaku kebakaran Kejaksaan Agung.

Mahfud MD Yakin Hakim saat Sidang Vonis Sambo Akan Adil

Mahfud MD Yakin Hakim saat Sidang Vonis Sambo Akan Adil

Headline News • 4 days ago persidangan sambo

Sidang lanjutan terdakwa Ferdy Sambo akan kembali digelar pada 13 Februari 2023 mendatang dengan agenda pembacaan vonis hakim. Menko Polhukam, Mahfud MD meyakini, hakim dapat memutuskan secara profesional dan adil.

"Serahkan saja kepada hakim, apapun keputusannya nanti kita tidak bisa mengelak, selama pantauan saya dalam sidang ini hakim sudah cukup profesional"ujar Menko Polhukam, Mahfud MD.

Mahfud MD meminta masyarakat cukup menunggu saja keputusan yang akan diberikan oleh hakim.

Gayus Lumbuun Ingatkan Hakim Jelang Sidang Vonis Ferdy Sambo Cs

Gayus Lumbuun Ingatkan Hakim Jelang Sidang Vonis Ferdy Sambo Cs

Top News • 5 days ago persidangan sambo

Rangkaian sidang pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J dengan terdakwa Ferdy Sambo dkk akan memasuki tahap-tahap akhir, yakni pembacaan vonis. Menko Polhukam, Mahfud MD memberikan peringatan adanya 'Gerakan Bawah Tanah' yang didukung dengan informasi valid. 

Menanggapi hal tersebut, Mantan Hakim, Gayus Lumbuun mengatakan yang perlu diantisipasi majelis hakim yakni psikis dibandingkan ancaman fisik.

"Saya lebih tertarik dengan pengamanan bukan secara fisik tapi mengantisipasi soal pengaruh, itu penting. Jadi kalo fisik saya fikir dari awal hakim punya naluri, kewaspadaan dan seringkali hakim justru meminta safe house atau meminta dipindahkan persidangannya," kata Mantan Hakim Gayus Lumbuun saat wawancara dalam program Top News Metro TV, Selasa (31/1/2023).

Ia melihat ancaman yang paling nyata bukan fisik tetapi ancaman psikis baik. Menurutnya, pernyataan dari Menko Polhukam, Mahfud MD soal 'Gerakan Bawah Tanah' menjadi peringatan untuk semua pihak karena gerakan mempengaruhi hakim bisa datang dari pihak manapun baik yang meringankan maupun memberatkan vonis terdakwa.

Gayus Lumbuun juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membentuk opini pribadi jelang sidang vonis yang dikhawatirkan dapat menjadi pengaruh yang buruk.

Diketahui, Sambo dkk telah mendengarkan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan. JPU sendiri menuntut Sambo dipidana penjara seumur hidup, sementara Richard Eliezer dituntut penjara 12 tahun. Adapun Putri Candrawathi, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal dituntut penjara 8 tahun.

Ricky Rizal Bantah Ikut Rencanakan Pembunuhan Brigadir J

Ricky Rizal Bantah Ikut Rencanakan Pembunuhan Brigadir J

Headline News • 5 days ago persidangan sambo

Pengacara Ricky Rizal, Zena Dinda Defega, menolak pernyataan jaksa yang menyebut Ricky terbukti turut serta merencanakan pembunuhan di Rumah Saguling lantai 3. Menurut Zena, Ricky tidak memiliki niat untuk melakukan pembunuhan dan tidak mengetahui kapan dan di mana rencana pembunuhan terhadap Brigadir J.

"Obrolan terdakwa dengan saksi Ferdy Sambo di lantai tiga rumah Saguling adalah bersifat pertanyaan dan bukan perintah. Serta secara tegas dan lugas terdakwa Ricky Rizal telah menolak adapun kalimat tersebut bermuatan mengenai mengamankan dan back up saksi Ferdy Sambo serta menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat jika korban melawan," kata Pengacara Ricky Rizal, Zena Dinda Defega, Selasa (31/1/2023).

"Keterangan terdakwa telah berkesusaian pula dengan keterangan saksi Ferdy Sambo yang pada pokoknya telah menerangkan adanya penolakan yang dilakukan oleh terdakwa Ricky Rizal," tambahnya.

Sebelumnya, jaksa meminta hakim untuk mengabaikan pembelaan atau pleidoi terdakwa Ricky Rizal. Sebab, pembelaan Ricky tidak berdasarkan hukum. Atas hal ini, Ricky diminta dituntut dalam Pasal 340 KUHP jo 55 ayat 1 KUHP.

ICJR Kirim Amicus Curiae Demi Lindungi Eliezer sebagai Justice Collaborator

ICJR Kirim Amicus Curiae Demi Lindungi Eliezer sebagai Justice Collaborator

Primetime News • 5 days ago persidangan sambo

Richard Eliezer terus menuai dukungan dari sejumlah pihak dalam perkara pembunuhan Brigadir J. Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu menjelaskan bahwa ICJR mengirimkan amicus curiae yang ditujukan ke majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan bertujuan untuk menyelamatkan status Richard Eliezer sebagai justice collaborator.

"Kita berkepentingan pada kasus ini, namun bukan hanya kasusnya tapi terkait perlindungan justice collaborator," kata Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu saat wawancara dalam program Primetime News Metro TV, Selasa (31/1/2023).

Erasmus juga mengapresiasi kejaksaan, hakim, dan LPSK yang dari awal sudah memberikan pelakuan khusus dan perlindungan terhadap Richard Eliezer sebagai justice collaborator.

"Titik tekannya ketika jaksa memberikan tuntutan. Dalam poin ini kami (ICJR) melihat ada sedikit inkosistensi padahal jaksa sebagai pengendali perkara seharusnya bisa konsisten dari awal dakwaan sampai dengan penuntutan bagaimana sudah memberikan perlakuan terhadap Eliezer," ujar Erasmus Napitupulu.

Erasmus juga menjelaskan pengiriman amicus curiae ini agar putusan hakim nantinya bukan hanya Eliezer tapi posisi justice collaborator dalam sistem peradilan pidana.

Sementara itu, Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan mengatakan sahabat keadilan artinya keadilan agar sehat dan kuat di pengadilan. Oleh karena itu, hal ini dikaitkan dengan konsep justice collaborator.

"Artinya ada kepedulian, ada perhatian dari mereka-mereka sebagai sahabat. Artinya mencintai lembaga pengadilan ini supaya pengadilan tegak diatas keadilan," kata Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan saat wawancara dalam program Primetime News Metro TV, Selasa (31/1/2023).

Minta Hakim Ringankan Hukuman Richard Eliezer, ICJR Kirim Amicus Curiae

Minta Hakim Ringankan Hukuman Richard Eliezer, ICJR Kirim Amicus Curiae

Primetime News • 5 days ago persidangan sambo

Dukungan bagi Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias alias Bharada E untuk mendapatkan hukuman ringan dalam perkara pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J terus mengalir dari luar persidangan. Lembaga hukum Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) meminta majelis hakim agar meringankan hukuman Eliezer yang dituntut JPU 12 tahun penjara.

Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mengirimkan amicus curiae atau sahabat pengadilan bagi majelis hakim yang menyidangkan perkara pembunuhan Brigadir J.

Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu mengatakan ICJR meminta hakim mempertimbangkan hukuman yang paling ringan untuk Eliezer dibanding para terdakwa lainnya. Hal itu didasari beberapa faktor, di antaranya Eliezer sudah bersikap jujur dan koperatif di persidangan. Selain itu, Eliezer juga sudah memenuhi kualifikasi sebagai justice collaborator LPSK. 

Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi mengatakan nilai seorang justice collaborator dalam sebuah perkara tidak hanya bisa dilihat dari perbuatan tindak pidananya, melainkan dari kontribusi apa yang diberikan dalam proses hukum.

Menurutnya, Eliezer telah berani jujur untuk membongkar skenario pembunuhan yang perkaranya sulit dan sudah direkayasa sejak awal.

Jaksa Akui Kondisi Richard Eliezer Menimbulkan Dilema Yuridis

Jaksa Akui Kondisi Richard Eliezer Menimbulkan Dilema Yuridis

Primetime News • 5 days ago persidangan sambo

Jaksa Penuntut Umum, Sugeng Hariadi mengakui situasi yang dihadapi terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias alias Bharada E menimbulkan dilema yuridis.

Di satu sisi Eliezer masuk ke dalam kategori saksi atau pelaku yang bekerja sama menembak Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, namun di sisi lain Eliezer dengan keberanian dan kejujurannya telah berkontribusi membongkar kejahatan yang direncanakan untuk membunuh Brigadir J.

"Bahwa kondisi ini menimbulkan dilema yuridis karena di satu sisi terdakwa Richard Eliezer dikategorikan sebagai seorang saksi atau pelaku yang bekerja sama, yang dengan keberanian dan kejujurannya telah berkontribusi membongkar kejahatan yang direncanakan untuk membunuh korban Brigadir Yosua dan juga membongkar skenario yang dibuat oleh pelaku utama, Ferdy Sambo. Namun di sisi lain, jaksa melihat peran Richard Eliezer korban Yosua yang juga perlu dipertimbangkan secara jernih dan objektif," kata Jaksa Penuntut Umum, Sugeng Hariadi di sidang replik Richard Eliezer, Senin (30/1/2023). 

?Jaksa mengatakan pihaknya telah melihat status Richard Eliezer sebagai justice collaborator Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam pertimbangan tuntutannya.

Namun, jaksa penuntut umum mengatakan tinggi rendahnya tuntutan terhadap Richard Eliezer  telah dipertimbangkan sesuai standar operasional prosedur penanganan tindak pidana umum yang berlaku dan berdasarkan peran Richard Eliezer.

Kubu Brigadir J Nilai Jaksa Berhasil Buktikan Unsur Perencanaan Pembunuhan

Kubu Brigadir J Nilai Jaksa Berhasil Buktikan Unsur Perencanaan Pembunuhan

Primetime News • 5 days ago persidangan sambo

Kubu Ferdy Sambo sebut jaksa serampangan dan frustasi. Hal itu disampaikan di dalam proses sidang duplik Sambo cs perkara pembunuhan Brigadir J. Menanggapi hal itu, Pengacara Keluarga Brigadir J Martin Lukas mengatakan bahwa menurutnya jaksa yang berhasil dalam membuktikan unsur perencanaan dalam pembunuhan Brigadir J.

"Jaksa sukses di atas 90%, hampir 99% menurut saya sukses untuk membuktikan unsur perencanaan dalam perkara lima orang terdakwa dalam pembunuhan Brigadir J," kata Pengacara Keluarga Brigadir J, Martin Lukas, Selasa (31/1/2023).

Menurut Martin Lukas, hal itu dapat dinilai berdasarkan keterangan para saksi, yakni dari terdakwa, para ahli, dan bukti surat. Adapun juga kubu Sambo lah yang berhalusinasi selama proses persidangan.

Sebelumnya, terdakwa pembunuhan Brigadir J, yakni Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf telah menjalani sidang duplik untuk menjawab replik yang dilemparkan jaksa. Faktanya, sidang duplik ini justru dijadikan ajang saling sindir antarkeduanya.

Meski demikian, perdebatan yang terjadi saat sidang replik dan duplik sangatlah wajar, karena ingin melakukan pembelaan. Tuntutan jaksa dan pledoi dinilai sudah cukup untuk hakim menjatuhkan vonis bagi para terdakwa. 

Kuasa Hukum Kuat Ma'ruf Tegaskan Kliennya Tidak Pernah Bertemu Sambo di Saguling

Kuasa Hukum Kuat Ma'ruf Tegaskan Kliennya Tidak Pernah Bertemu Sambo di Saguling

Metro Hari Ini • 6 days ago persidangan sambo

Kuasa hukum Kuat Ma’ruf mengatakan kliennya tidak pernah bertemu Ferdy Sambo di lantai tiga rumah Saguling seperti yang dituduhkan jaksa penuntut umum sebagai bagian dari perencanaan pembunuhan Brigadir J.

Kuasa hukum mengatakan tuduhan jaksa yang meyakinkan selisih durasi tiga menit rekaman CCTV di rumah Saguling digunakan Ferdy Sambo untuk mengarahkan Kuat Ma’ruf hanyalah asumsi semata.

Padahal menurut kuasa hukum, berdasarkan bukti rekaman CCTV rumah Saguling sekitar pukul 15.00 WIB, terdakwa Kuat Ma’ruf dan saksi Putri Candrawathi naik ke lantai tiga dengan menggunakan lift. Tiga menit kemudian pada waktu rekaman CCTV menunjukkan pukul 15.03 WIB, terlihat Kuat menggunakan tangga samping lift.

“Sehingga berdasarkan interval waktu rekaman CCTV tersebut jelas menunjukkan bahwa interval waktu tiga menit hanya dapat digunakan untuk perjalanan Kuat Ma’ruf dari lantai satu menuju lantai tiga dan dari lantai tiga menuju lantai satu. Lalu bagaimana mungkin dalam interval waktu kurang lebih tiga menit itu, tanpa alat bukti yang cukup, membuktikan terdakwa Kuat Ma’ruf mengetahui perencanaan dari saksi Ferdy Sambo,” kata kuasa hukum saat membacakan duplik, Selasa, (31/1/2023).

Selain itu, kuasa hukum menuturkan berdasarkan fakta persidangan tidak ada komunikasi antara Kuat Ma’ruf dengan Ricky Rizal dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Kuat juga tidak mengetahui percakapan antara Ferdy Sambo dengan Ricky atau Ferdy Sambo dengan Richard di lantai tiga rumah Saguling.

Kuasa Hukum Ricky Rizal Yakin Kliennya Tak Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Kuasa Hukum Ricky Rizal Yakin Kliennya Tak Terlibat Kasus Pembunuhan Brigadir J

Metro Hari Ini • 6 days ago persidangan sambo

Kuasa Hukum Ricky Rizal, Erman Umar menegaskan kliennya tidak pernah mengetahui perencanaan dan bukan bagian dari perencanaan pembunuhan berencana Brigadir J. Erman Umar meminta kepada majelis hakim untuk memberikan putusan bahwa Ricky Rizal tidak terbukti terlibat dalam pembunuhan berencana Brigadir J.

"Kami mengajukan permohonan agar kiranya yang mulia majelis hakim untuk memberi putusan dan menyatakan bahwa terdakwa Ricky Rizal Wibowo tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan sebagaimana dalam primer pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP maupun dakwaan subsider Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP," ujar Erman Umar saat sidang duplik Ricky Rizal di PN Jaksel, Selasa (31/1/2023).

Ia juga meminta majelis hakim membebaskan atau melepaskan tuntutan hukuman Ricky Rizal.

"Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan atau setidak-tidaknya melepaskan terdakwa dari tuntutan hukuman. Memulihkan hak terdakwa dalam keamanan, kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya," kata Erman Umar

Erman Umar berharap bahwa apapun yang menjadi putusan majelis hakim menjadi perhatian juga untuk pengadilan tinggi, mahkamah agung, dan mahkamah konsitusi.

Sidang Duplik Ferdy Sambo (8)

Sidang Duplik Ferdy Sambo (8)

Breaking News • 6 days ago persidangan sambo

Terdakwa Ferdy Sambo sedang menjalani sidang dengan agenda pembacaan duplik dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (31/1/2023). Dalam sidang ini, tim kuasa hukum akan memberikan tanggapan atas replik atau tanggapan Jaksa Penuntut umum (JPU) setelah pleidoi pada sidang sebelumnya telah disampaikan oleh para terdakwa dan tim penasihat hukumnya.

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Dalam agenda sidang duplik, rencananya terdakwa bersama dengan tim penasihat hukumnya akan kembali mengajukan nota pembelaan atau pleidoi berharap hukuman dapat diringankan. 

Dalam tahap sidang duplik ini, maka proses persidangan kasus pembunuhan berencara terhadap Brigadir J tinggal satu langkah lagi memasuki sidang putusan atau vonis. 

Selain Ferdy Sambo, ada Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal yang sudah berada di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti persidangan duplik dan akan memberikan tanggapan atas pernyataan JPU pada sidang replik yang digelar sebelumnya. 

Sidang Duplik Ferdy Sambo (7)

Sidang Duplik Ferdy Sambo (7)

Breaking News • 6 days ago persidangan sambo

Terdakwa Ferdy Sambo sedang menjalani sidang dengan agenda pembacaan duplik dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (31/1/2023). Dalam sidang ini, tim kuasa hukum akan memberikan tanggapan atas replik atau tanggapan Jaksa Penuntut umum (JPU) setelah pleidoi pada sidang sebelumnya telah disampaikan oleh para terdakwa dan tim penasihat hukumnya.

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Dalam agenda sidang duplik, rencananya terdakwa bersama dengan tim penasihat hukumnya akan kembali mengajukan nota pembelaan atau pleidoi berharap hukuman dapat diringankan. 

Dalam tahap sidang duplik ini, maka proses persidangan kasus pembunuhan berencara terhadap Brigadir J tinggal satu langkah lagi memasuki sidang putusan atau vonis. 

Selain Ferdy Sambo, ada Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal yang sudah berada di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti persidangan duplik dan akan memberikan tanggapan atas pernyataan JPU pada sidang replik yang digelar sebelumnya. 

Sidang Duplik Ferdy Sambo (4)

Sidang Duplik Ferdy Sambo (4)

Breaking News • 6 days ago persidangan sambo

Terdakwa Ferdy Sambo sedang menjalani sidang dengan agenda pembacaan duplik dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (31/1/2023). Dalam sidang ini, tim kuasa hukum akan memberikan tanggapan atas replik atau tanggapan Jaksa Penuntut umum (JPU) setelah pleidoi pada sidang sebelumnya telah disampaikan oleh para terdakwa dan tim penasihat hukumnya.

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Dalam agenda sidang duplik, rencananya terdakwa bersama dengan tim penasihat hukumnya akan kembali mengajukan nota pembelaan atau pleidoi berharap hukuman dapat diringankan. 

Dalam tahap sidang duplik ini, maka proses persidangan kasus pembunuhan berencara terhadap Brigadir J tinggal satu langkah lagi memasuki sidang putusan atau vonis. 

Selain Ferdy Sambo, ada Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal yang sudah berada di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti persidangan duplik dan akan memberikan tanggapan atas pernyataan JPU pada sidang replik yang digelar sebelumnya. 

Sidang Duplik Ferdy Sambo (6)

Sidang Duplik Ferdy Sambo (6)

Breaking News • 6 days ago persidangan sambo

Terdakwa Ferdy Sambo sedang menjalani sidang dengan agenda pembacaan duplik dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (31/1/2023). Dalam sidang ini, tim kuasa hukum akan memberikan tanggapan atas replik atau tanggapan Jaksa Penuntut umum (JPU) setelah pleidoi pada sidang sebelumnya telah disampaikan oleh para terdakwa dan tim penasihat hukumnya.

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Dalam agenda sidang duplik, rencananya terdakwa bersama dengan tim penasihat hukumnya akan kembali mengajukan nota pembelaan atau pleidoi berharap hukuman dapat diringankan. 

Dalam tahap sidang duplik ini, maka proses persidangan kasus pembunuhan berencara terhadap Brigadir J tinggal satu langkah lagi memasuki sidang putusan atau vonis. 

Selain Ferdy Sambo, ada Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal yang sudah berada di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti persidangan duplik dan akan memberikan tanggapan atas pernyataan JPU pada sidang replik yang digelar sebelumnya.

Sidang Duplik Ferdy Sambo (3)

Sidang Duplik Ferdy Sambo (3)

Breaking News • 6 days ago persidangan sambo

Terdakwa Ferdy Sambo sedang menjalani sidang dengan agenda pembacaan duplik dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Selasa (31/1/2023). Dalam sidang ini, tim kuasa hukum akan memberikan tanggapan atas replik atau tanggapan Jaksa Penuntut umum (JPU) setelah pleidoi pada sidang sebelumnya telah disampaikan oleh para terdakwa dan tim penasihat hukumnya.

Sidang ini digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada pukul 10.00 WIB. Dalam agenda sidang duplik, rencananya terdakwa bersama dengan tim penasihat hukumnya akan kembali mengajukan nota pembelaan atau pleidoi berharap hukuman dapat diringankan. 

Dalam tahap sidang duplik ini, maka proses persidangan kasus pembunuhan berencara terhadap Brigadir J tinggal satu langkah lagi memasuki sidang putusan atau vonis. 

Selain Ferdy Sambo, ada Kuat Ma'ruf dan Ricky Rizal yang sudah berada di PN Jakarta Selatan untuk mengikuti persidangan duplik dan akan memberikan tanggapan atas pernyataan JPU pada sidang replik yang digelar sebelumnya.

Jokowi Tegaskan Tak Bisa Intervensi Proses Hukum, Termasuk Kasus Sambo

Jokowi Tegaskan Tak Bisa Intervensi Proses Hukum, Termasuk Kasus Sambo

Metro Xinwen • 11 days ago jokowipersidangan sambo

Presiden Joko Widodo menanggapi soal tuntutan 12 tahun yang dilayangkan jaksa kepada Richard Eliezer. Jokowi mengatakan bahwa dirinya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan dalam kasus pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Ferdy Sambo. 

"Saya tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Bukan hanya kasus FS saja, untuk semua kasus karena kita (pemerintah) harus menghormati proses hukum yang ada di lembaga negara berwenang," kata Jokowi kepada awak media usai meninjau proyek sodetan Kali Ciliwung, Selasa, (24/1/2023).

Sampaikan Pleidoi, Richard: Apakah Harga Kejujuran Harus Dibayar 12 Tahun Penjara?

Sampaikan Pleidoi, Richard: Apakah Harga Kejujuran Harus Dibayar 12 Tahun Penjara?

Metro Xinwen • 11 days ago persidangan sambo

Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J, Richard Eliezer menyampaikan nota pembelaan atau pledoi berjudul Apakah Harga Kejujuran Harus Dibayar 12 Tahun Penjara? dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Saat membacakan pledoi, pertama-tama Eliezer menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan, serta memohon pengampunan dari keluarga almarhum Brigadir J. 

Eliezer juga menyampaikan permohonan maaf dan penyesalan maaf kepada kedua orangtuanya, yang telah mengajarkan nilai – nilai kebaikan, kejujuran dan kerja keras kepadanya sejak kecil, serta selalu ada untuk mendukungnya hingga kini.

Momen Hakim Imbau Pengunjung Sidang Pledoi Putri Candrawathi untuk Tertib

Momen Hakim Imbau Pengunjung Sidang Pledoi Putri Candrawathi untuk Tertib

Metro Pagi Prime Time • 11 days ago persidangan sambo

Hakim ketua sidang pledoi terdakwa Putri Candrawathi dan Eliezer mengancam akan mengeluarkan pengunjung yang dianggap mengganggu jalannya sidang, Rabu (25/1/2023). Pengunjung sempat menyoraki pernyataan terdakwa Putri yang mengaku sedang mengalami gangguan pencernaan.

Pada awal sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi Putri yang digelar di PN Jaksel terdengar sejumlah pengunjung sidang yang menyoraki terdakwa Putri. Hakim Ketua Wahyu Iman Santoso sempat menanyakan kondisi kesehatan terdakwa yang dijawab Putri dengan siap mengikuti jalannya sidang pledoi meski mengalami gangguan pencernaan.

Pengacara Putri pun meminta hakim bersikap tegas mengenai suara pengunjung yang dapat mengganggu kewibawaan persidangan. Akhirnya, hakim mengancam akan mengeluarkan pengunjung sidang bila membuat keributan.

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (10)

Putri Candrawathi Bacakan Nota Pembelaan (10)

Breaking News • 12 days ago persidangan sambo

Terdakwa Putri Candrawathi membacakan nota pembelaan atau pleidoi atas tuntutan 8 tahun penjara dari jaksa penuntut umum pada persidangan Rabu (25/1/2023). Pada awal pembelaan, Putri menyebut dirinya menjadi sosok perempuan yang tersakiti atas hujatan dan tuduhan yang tidak pernah Ia lakukan.

"Dari balik jeruji ini di rumah tahanan Kejaksaan Agung, dengan tertatih-tatih mengumpulkan energi yang tersisa, saya tuliskan sebuah surat untuk siapa pun yang mau membaca dan mendengarnya dengan hati. Sebuah nota pembelaan dari seorang perempuan yang disakiti dan dihujam jutaan tuduhan, stigma, fitnah atas apa yang tidak pernah dilakukan," kata Putri di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (25/1/2023).

Putri mengungkap bahwa berupaya menulis pembelaan dalam kondisi tersebut. Seorang ibu yang dipisahkan paksa dari anak-anaknya. Putri menyebut, kondisi yang dialaminya hanya dengan dasar tuduhan yang rapuh dan mengada-ada.

Diketahui, Jaksa menuntut Putri Candrawathi dihukum selama delapan tahun penjara. Istri Ferdy Sambo itu dinilai terbukti melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.