NEWSTICKER

Tag Result:

Jalan Trans Sulawesi di Polewali Mandar Terendam Banjir, Lalu Lintas Lumpuh

Jalan Trans Sulawesi di Polewali Mandar Terendam Banjir, Lalu Lintas Lumpuh

Metro Pagi Prime Time • 1 day ago banjir

Banjir menerjang ruas jalan Trans Sulawesi Barat di Kabupaten Polewali Mandar, Senin (20/3/2023) malam. Akibatnya antrian kendaraan mengular hingga dua kilometer.

Banjir ini dipicu oleh meluapnya Sungai Rea, usai hujan deras melanda wilayah ini sejak siang. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter mengakibatkan kendaraan dari arah Kota Palu maupun dari Kota Makasssar terjebak antrian dua kilometer.

Sejumlah kendaraan yang takut melintas memutar balik arah. Sedangkan pemotor yang nekat menerobos banjir terpaksa harus mendorong motornya akibat mogok di tengah jalan. Menurut warga setempat, banjir ini merupakan yang terparah sejak 20 tahun terakhir.

Banjir Terjang Polewali Mandar, Ratusan Santri Dievakuasi

Banjir Terjang Polewali Mandar, Ratusan Santri Dievakuasi

Metro Pagi Prime Time • 1 day ago banjir

Ratusan santri yang terjebak banjir di Dusun Salupana, Desa Duampanua, Polewali Mandar berhasil di evakuasi oleh tim Basarnas dan satu diantaranya masih hilang, Senin (20/3/2023).

Proses evakuasi yang dilakukan oleh tim basarnas gabungan ini berlangsung dramatis menggunakan perahu karet dan bentangan tali. Berdasarkan informasi, saat banjir terjadi seluruh santri ini tidak dapat lari menyelamatkan diri karena air tiba tiba datang menerjang sehingga santri terpaksa tetap bertahan di pondoknya. 

Santri yang diketahui berjumlah sekitar 150 orang, meminta pertolongan kepada tim penyelamat melaui media sosial. Dari jumlah tersebut masih ada satu orang santri atas nama Mufli yang dinyatakan hilang dan belum ditemukan.

Proses pencarian sempat dihentikan, dan tim akan melanjutkan pencarian hari ini, Selasa (21/3/2023).

Dramatis! Detik-Detik Penyelamatan Petani Banjarnegara saat Sungai Meluap

Dramatis! Detik-Detik Penyelamatan Petani Banjarnegara saat Sungai Meluap

Headline News • 1 day ago banjir

Seorang petani di Banjarnegara, Jawa Tengah, terjebak banjir di tengah sungai yang meluap akibat banjir. Penyelamatan yang dilakukan tim SAR pun berlangsung dramatis.

Terlihat dalam rekaman video amatir, detik-detik seorang petani bernama Sunardi (68) yang terjebak banjir saat hendak pulang bertani. Tim SAR langsung berupaya menyelamatkan Sunardi, warga Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara.

Penyelamatan dramatis dilakukan oleh tim gabungan Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI-Polri, serta PMI. Bahkan, meski sungai sangat deras, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Sunardi selama 15 menit. 

Kini, Sunardi telah dievakuasi tanpa mengalami luka, namun Ia mengalami trauma. Kendati demikian, dirinya sudah mendapatkan pendampingan medis.

Sungai Batang Hari Meluap, 80 Rumah di Kabupaten Tebo Terendam Banjir

Sungai Batang Hari Meluap, 80 Rumah di Kabupaten Tebo Terendam Banjir

Headline News • 5 days ago banjir

Tingginya curah hujan yang melanda Kabupaten Tebo, Jambi, menyebabkan Sungai Batang Hari meluap. Akibatnya sebanyak 80 rumah warga di Desa Teriti, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi, terendam banjir.

Banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air hingga setengah meter. Sejumlah warga sudah mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat. Warga khawatir jika curah hujan di Kabupaten Tebo tidak berangsur normal dan hujan kembali turun, maka banjir akan meluas.

Warga menyebut, banjir yang merendam rumah mereka sudah terjadi sejak tiga hari terakhir. Warga berharap adanya bantuan dari pemerintah setempat.

412 Rumah di Tangerang Terendam Banjir

412 Rumah di Tangerang Terendam Banjir

Metro Pagi Prime Time • 6 days ago banjir

Banjir setinggi satu meter masih merendam 412 rumah warga di Perumahan Villa Tomang Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten hingga Rabu (15/3/2023) sore. Selain melumpuhkan aktivitas warga, banjir juga memaksa warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir di kawasan tersebut terjadi pada Rabu dini hari, hingga membuat warga tak sempat mengevakuasi barang berharga miliknya. Warga mengatakan, selain akibat curah hujan tinggi, jebolnya tanggul Situ Gelam dan luapan Sungai Cirarab membuat banjir dengan cepat masuk permukiman.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tangerang, terdapat 412 kepala keluarga yang terdampak banjir setinggi satu meter ini. Tingginya genangan banjir membuat warga terpaksa mengungsi di dua titik berbeda di Mushola Al-Mujahidin dan balai warga yang tidak jauh dari permukiman.

Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Musi Rawas

Gubernur Sumsel Tinjau Lokasi Banjir di Musi Rawas

Top News • 7 days ago banjir

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meninjau lokasi kecamatan yang terendam banjir luapan sungai di Kabupaten Musirawas. Dalam tinjauannya, Herman Deru juga memberikan bermacam bantuan bagi warga yang terdampak.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru yang didampingi Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud, mendatangi lokasi yang terendam banjir yang cukup parah dengan ketinggian air mencapai dua meter di Kelurahan Muara Kelingi, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas.
 
Terdapat 300 lebih kepala keluarga atau sekitar seribu jiwa yang terdampak banjir akibat luapan Sungai Musi dan Kelingi. Kelurahan Muara Kelingi merupakan daerah rawan banjir akibat luapan pertemuan dua sungai tersebut.
 
Herman Deru juga memberikan bantuan sembako dan makanan serta berbagai obat-obatan dan vitamin kepada warga yang masih bertahan didalam rumah panggung bertingkat.

Tanggul Jebol, 3 Desa di Luwu Utara Terendam Banjir

Tanggul Jebol, 3 Desa di Luwu Utara Terendam Banjir

Headline News • 8 days ago banjir

Sejumlah rumah warga di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terendam banjir, akibat jebolnya tanggul Sungai Rongkong.

Sejumlah rumah di tiga desa, di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, terendam banjir yang mencapai satu meter. ketiga desa itu adalah Desa Lembang-lembang, Desa Cenning dan Desa Wara.
 
Derasnya arus banjir bahkan merusak sejumlah rumah warga. Banjir yang disebabkan jebolnya tanggul Sungai Rongkong ini juga merendam lahan pertanian dan akses jalan warga. Akibatnya, warga terancam gagal panen.
 
Warga berharap, pemerintah setempat segera memperbaiki tanggul Sungai Rongkong yang jebol, agar banjir tidak kembali terjadi.

Ratusan Rumah Terendam Banjir Sungai Muara Kelingi Sumsel

Ratusan Rumah Terendam Banjir Sungai Muara Kelingi Sumsel

Headline News • 9 days ago banjir

Banjir luapan sungai merendam permukiman warga desa di Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Sumatra Selatan. Banjir luapan Sungai Kelingi merendam permukiman warga, terjadi sejak Minggu (12/3/2023) sore.

Kepala desa setempat mendata, 189 kepala keluarga terdampak banjir. Ketinggian banjir di beberapa lokasi berfariasi, mulai dari 1 hingga 1,5 meter. 

Pemerintah desa setempat telah menyalurkan bantuan ratusan paket sembako dan makanan nasi bungkus secara door to door. Ada 70 persen dari 189 kepala keluarga yang terdampak banjir berada di dusun satu Desa Aur.

Selain itu, jalan lintas provinsi yang melewati desa ikut terendam banjir, termasuk lahan sawit milik warga. 

Sungai Kelinci Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Musirawas

Sungai Kelinci Meluap, Banjir Rendam Ratusan Rumah Warga Musirawas

Headline News • 9 days ago banjir

Banjir luapan sungai Kelinci merendam permukiman warga di desa Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan. Kurang lebih 189 KK terdampak banjir. 

Ketinggian banjir di beberapa lokasi bervariasi, mulai dari 1-1,5 meter. Pemerintah desa setempat telah menyalurkan secara door to door bantuan ratusan paket sembako dan makanan nasi bungkus. 

Selain itu, banjir juga menyebabkan jalan lintas provinsi yang melewati desa dan lahan sawit terendam air.

PSMTI dan TNI-Polri Bersinergi Bantu Korban Banjir di Pati

PSMTI dan TNI-Polri Bersinergi Bantu Korban Banjir di Pati

Metro Xinwen • 9 days ago banjirPati

Banjir yang baru-baru ini melanda puluhan desa di berbagai wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, turut mengundang perhatian sejumlah pihak.

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bersama relawan, TNI-Polri menyalurkan bantuan makanan dan pakaian layak pakai bagi warga terdampak banjir. Selain itu, PSMTI juga membuka dapur umum di Kelenteng Hok Tik Bio Pati, yang setiap hari dapat menyediakan 1.200 nasi kotak.

Ketua PSMTI Pati, Deddy Gunawan mengungkap dirinya dan PSMTI merasa terpanggil untuk membantu sodara-sodara yang ada di Pati, khususnya Kecamatan Jakenan yang banyak terdampak jadi korban banjir. 

"Disini kami terpanggil untuk menjadi satu, bahwa kami adalah satu kesatuan dari bangsa Indonesia yang benar-benar terpanggil untuk bersama-sama kita angkat supaya kita meringankan penderitaan mereka yang terkena musibah" ungkap Deddy Gunawan.

Banjir di Pati Mulai Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Banjir di Pati Mulai Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah

Headline News • 10 days ago banjir

Banjir yang merendam wilayah Pati, Jawa tengah perlahan mulai surut, Minggu (12/3/2023). Dari 48 desa yang terendam kini 15 desa yang tergenang oleh banjir. Warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. 

Surutnya banjir didukung dengan cuaca yang cerah selama 4 hari. Dari 15 desa yang masih tergenang banjir tersebar di 5 kecamatan yakni Kecamatan Sukolilo sebanyak 2 desa, Kecamatan Gabus sebanyak 5 desa, Kecamatan Juana sebanyak 5 desa dan Kecamatan Jakenan sebanyak 2 desa. 

Warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Warga yang kembali mulai membersihkan rumah dari lumpur sisa banjir. Tempat pengungsian di Balai Desa masih ada beberapa warga yang mengungsi. Namun, diperkirakan warga akan segera ke rumah masing-masing pada Minggu (12/3/2023) siang. 

Sungai Lematang Meluap, 8 Kecamatan di Muara Enim Terendam Banjir

Sungai Lematang Meluap, 8 Kecamatan di Muara Enim Terendam Banjir

Top News • 11 days ago Banjir

Tingginya curah hujan dan meluapnya Sungai Lematang mengakibatkan delapan kecamatan di Muara Enim, Sumatera Selatan, terendam banjir. Banjir merendam dengan ketinggian air mencapai satu meter.

Dalam video amatir nampak gedung Kantor Kepala Desa Lubuk Nipis yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter. Derasnya air akibat meluapnya Sungai Lematang itu juga merendam akses desa.

Delapan kecamatan yang terendam banjir, di antaranya adalah Kecamatan Semende Darat Laut, Panang Enim, Tanjung Agung dan Kota Muara Enim. 

Banjir juga merusak puluhan lapak pedagang pasar tradisional dan ratusan hektare area persawahan di Desa Lubuk Nipis. 

Aparat kepolisian mengimbau kepada warga untuk tetap waspada dan tidak beraktivitas di bantaran Sungai Lematang. 

Korban Banjir di Karangrowo Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Karangrowo Mulai Terserang Penyakit

Metro Malam • 12 days ago banjir

Luapan sungai Silogonggo membuat sejumlah wilayah terendam banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Desa Karangrowo, Jakenan. Sebagian warga yang terdampak banjir kini mengeluhkan gangguan kesehatan seperti demam dan penyakit kulit. 

Banjir berdampak 283 rumah yang terdapat 333 KK dengan total 959 jiwa. Ratusan rumah ini terendam banjir setinggi 20-90 cm. 

Tak hanya itu banjir juga mengakibatkan sebagian besar warga yang beroperasi sebagai petani mengalami gagal panen. Tercatat 136 hektare sawah dan 31 hektare kebun terendam banjir. 

Dengan banyaknya keluhan kesehatan dari warga, Puskesmas Jakenan juga ikut membantu memberikan layanan bagi masyarakat dengan mendatangi satu persatu rumah yang terdampak banjir. Hal ini diharapkan Puskesmas Jakenan bisa memberikan layanan untuk masyarakat secara cepat. 

Banjir di Karangrowo Pati Capai 80 Cm

Banjir di Karangrowo Pati Capai 80 Cm

Top News • 12 days ago banjir

Lebih dari sepekan banjir masih merendam wilayah Pati, Jawa Tengah. Salah satu desa yang terdampak banjir adalah Desa Karangrowo, Jakenan. Ketinggian air di desa kurang lebih 20-80 cm. 

Banjir yang terjadi di Desa Karangrowo berdampak pada 33 KK dengan total 959 jiwa. 

Tak hanya itu, banjir juga mengakibatkan sebagian besar warga yang berprofesi sebagai petani mengalami gagal panen. Tercatat 136 hektare sawah dan 31 hektare kebun terendam banjir.

Sebagian warga yang terdampak banjir kini mengeluhkan gangguan kesehatan seperti demam dan penyakit kulit. 

Puluhan Rumah di Tulang Bawang Rusak Diterjang Banjir

Puluhan Rumah di Tulang Bawang Rusak Diterjang Banjir

Headline News • 13 days ago banjir

Banjir menerjang puluhan rumah warga di Kampung Astra Kestra, Tulang Bawang, Lampung, Kamis (9/3/2023). Akibat terjangan banjir, belasan rumah dan warung kelontong milik warga dilaporkan rusak parah dan hanyut terbawa arus deras.

Banjir tersebut akibat luapan Sungai Way Kali Miring yang tak mampu menampung debit air hujan selama beberapa hari terakhir.

Menurut Kepala BPBD Tulang Bawang, ada 50 rumah warga terdampak banjir. Empat di antaranya hanyut diterjang banjir.

Saat ini, BPBD Tulang Bawang Lampung masih melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir.

Detik-Detik Rumah Makan Lesehan di Sumsel Hanyut Dihantam Banjir

Detik-Detik Rumah Makan Lesehan di Sumsel Hanyut Dihantam Banjir

Metro Siang • 13 days ago banjirsumsel

Dua rumah makan lesehan di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Sumatra Selatan hanyut dihantam banjir. Warga berteriak histeris menyaksikan peristiwa tersebut.

Dalam rekaman terlihat volume air sungai tinggi dan deras. Tidak ada korban jiwa dan luka akibat dua bangunan rumah makan lesehan tersebut hanyut. 

Sebelumnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan terendam banjir bandang, Kamis (9/3/2023). Banjir bandang ini tidak terlepas karena luapan air Sungai Lematang akibat hujan lebat yang terjadi sejak Rabu (8/3/2023).

Selain itu, banjir bandang ini juga mengakibatkan jalur utama penghubung Kabupaten Lahat dengan Kota Pagar terendam banjir. Bahkan, jalur alternatif Pagar Alam-Gumay Ulu juga lumpuh karena ada beberapa titik yang mengalami longsor. 

6 Desa di Pati Masih Terendam Banjir

6 Desa di Pati Masih Terendam Banjir

Metro Siang • 13 days ago banjirPati

Banjir masih melanda wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023). Terdapat enam desa yang masih terendam banjir.

Pantauan Metro TV di lokasi pukul 11.30 WIB, banjir juga melanda Kecamatan Jakenan yang merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Pati. Ketinggian air cukup bervariatif mencapai 1,5 meter.

Banjir ini juga merendam sejumlah desa, salah satunya Desa Karangrowo. Bahkan, ketinggian air mencapai 80 sentimeter. Adapun sebesar 959 jiwa yang terdampak akibat banjir ini, dengan rincian 333 KK.

Selain itu, banjir ini juga berdampak pada 136 hektare sawah dan 31 hektare kebun. Hal ini berimbas kepada para petani yang tidak bisa melakukan kegiatan sehari-harinya akibat banjir tersebut. Banjir ini pun terjadi karena meluapnya Sungai Silugonggo.

Sebelumnya, BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengaku sudah melakukan upaya penanganan banjir dengan memberikan bantuan logistik. Akan tetapi, hingga saat ini Desa Karangrowo belum juga tertangani. 

Ratusan Hektare Rumah & Sawah di Sejumlah Wilayah Indonesia Terendam Banjir

Ratusan Hektare Rumah & Sawah di Sejumlah Wilayah Indonesia Terendam Banjir

Headline News • 13 days ago banjir

Sejumlah daerah di Pulau Jawa antara lain Pangandaran, Jawa Barat dan Temanggung, Jawa Tengah dilanda banjir. Banjir mengakibatkan ratusan rumah dan ratusan hekatre sawah terendam.

Banjir merendam ratusan hektar sawah di Pangandaran, Jawa Barat. Banjir tersebut akibat meluapnya Sungai Citanduy setelah diguyur hujan. Para petani hanya bisa pasrah karena area pesawahan yang merupakan salah satu lumbung padi di Pangandarantersebut berada di bawah permukaan aliran sungai.

Sementara itu, pihak desa setempat berencana akan menambah pompa air untuk menyedot genangan banjir. Kepala Desa Paledah, Yanto mengatakan setiap turun hujan terus menerus banjir akan terjadi dan sulit untuk surut kembali. Hingga saat ini belum ada solusi mengatasi banjir di di Desa Paledah, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sementara itu, di Temanggung, Jawa Tengah juga banjir menggenangi ratusan rumah di Desa Manggong. Banjir setinggi 50 sentimeter membuat warga panik hingga tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. Sejumlah perabotan rumah tangga dan kendaraan tidak sempat diselamatkan sehingga terendam air bercampur lumpur.

Sambas Diterjang Banjir, 15 Kecamatan Terisolasi

Sambas Diterjang Banjir, 15 Kecamatan Terisolasi

Headline News • 13 days ago banjir

Banjir setinggi dua meter di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat mengakibatkan sejumlah desa di 15 kecamatan terisolasi, Kamis (9/3/2023). Pemerintah Kalimantan Barat terus menyalurkan bantuan kebutuhan pokok kepada korban terdampak banjir. 

Banjir terparah terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Sejangkung dan Kecamatan Sajingan Besar. Ketinggian banjir mencapai dua meter. 

Sejumlah warga terdampak banjir tetap bertahan di rumah mereka. Curah hujan yang tinggi, serta kiriman banjir dari Kabupaten Bengkayang membuat ribuan rumah, gedung sekolah, dan tempat ibadah terendam banjir. Banjir juga mengakibatkan jalan di sejumlah desa terputus. 

BPBD setempat mendata sebanyak 17.315 kepala keluarga dengan jumlah 63.519 jiwa terdampak banjir. Sementara, sebanyak 148 jiwa mengungsi akibat banjir. Total jumlah rumah yang terendam banjir hingga saat ini mencapai 17.740 unit. 

Dikepung Banjir, 1 Keluarga di Pati Bangun Gubuk di Atas Pohon

Dikepung Banjir, 1 Keluarga di Pati Bangun Gubuk di Atas Pohon

Selamat Pagi Indonesia • 13 days ago banjir

Satu keluarga di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, bertahan hidup dengan membuat gubuk di atas pohon, Kamis (9/3/2023). Hal itu dilakukan sebab selama dua minggu dikepung banjir setinggi satu meter.

Gunarto dan Listyawati dan kedua anaknya memilih betahan di rumahnya karena ingin menjaga barang dan ternak mereka. Hal itu dilakukan demi terhindar dari rendaman air setinggi satu meter. 

Pasangan suami istri ini membangun gubuk sederhana setinggi tiga meter di atas pohon yang ada di halaman rumah mereka. 

Meski dengan bahan dan perlengkapan seadanya, keputusan  ini dipilih setelah kedua anaknya sering sakit akibat terlalu lama terendam banjir. 

Gunarto mengaku selama banjir sama sekali belum mendapatkan bantuan. Ia berharap banjir segera surut dan bantuan segera datang karena kebutuhan logistik mulai menipis. 

Sungai Citanduy Meluap, 400 Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen

Sungai Citanduy Meluap, 400 Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen

Headline News • 13 days ago banjir

Banjir luapan Sungai Citanduy, Jawa Barat merendam ratusan hektar sawah milik warga. Sebanyak 400 hektar sawah warga terancam gagal panen.
 
Banjir luapan Sungai Citanduy yang merendam ratusan hektar sawah di Pangandaran, Jawa Barat membuat para petani terancam tidak bisa bercocok tanam karena area persawahan terendam dan kini nampak seperti danau.
 
Para petani hanya bisa pasrah mengingat areal pesawahan berada di bawah permukaan aliran sungai. Sementara itu pihak desa setempat berencana akan menambah pompa air untuk menyedot genangan air yang merendam sawah warga.

Banjir Meluas, Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Banjir Meluas, Pemkab Pati Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Headline News • 13 days ago banjir

Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir mulai 4-18 Maret 2023. Penetapan ini diambil lantaran kawasan yang terendam banjir semakin meluas.

Hingga saat ini, sebanyak 2.600 rumah terendam dan sebanyak  7.543 jiwa terdampak banjir yang tersebar di 48 desa dan 9 kecamatan. Untuk mengatasi dampak banjir, Pemkab Pati saat ini telah mendirikan satu dapur umum bersama di BPBD dan akan ditambah di kantor dinsos.
 
Sementara itu, banjir di Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak, Jawa Tengah juga belum surut. Banjir tidak hanya menggenangi rumah warga namun gedung sekolah SDN Ketanjung Negeri 2 terendam banjir. Akibatnya, aktifitas belajar mengajar dihentikan dan terpaksa merubah pembelajaran menjadi daring.  Banjir yang terjadi sepekan lebih ini merendam seluruh ruang kelas.

Air Kembali Naik, Normalisasi Sungai Silugonggo Pati Ditunda

Air Kembali Naik, Normalisasi Sungai Silugonggo Pati Ditunda

Headline News • 13 days ago banjir

Normalisasi atau pengerukan tanah di Sungai Silugonggo, Pati, Jawa Tengah, harus ditunda karena volume air kembali naik. Alat-alat yang dioperasikan juga terhenti karena tidak memungkinkan untuk dilakukan pengerukan, Kamis (9/3/2023). 

Tidak ada pompa yang diaktifkan untuk menyedot banjir karena tidak adanya tempat atau wilayah untuk pembuangan air. Selain itu, ketinggian air di sungai maupun area banjir sejajar sehingga tidak memungkinkan untuk mengaktivkan pompa.

Warga Desa Mustokohjarjo memilih bertahan di permukiman karena mereka sudah terbiasa dengan banjir yang terjadi hampir setiap tahun. Mereka beradaptasi agar bisa beraktivitas dan untuk transportasi warga menggunakan perahu untuk keluar desa seperti mengantar anak sekolah atau membeli kebutuhan logistik untuk konsumsi sehari-hari.

Sebanyak 115 rumah warga dengan 600 jiwa yang berasal dari 250 KK terdampak banjir akibat meluapnya sungai Silugonggo. Ketinggian air bervariatif, depan area masuk pemukiman 10 sentimeter, area lebih dalam dan dekat Sungai Silugonggo bisa mencapai 150 sentimeter.

880 Jiwa Terdampak Banjir di Dukuh Biteng Pati

880 Jiwa Terdampak Banjir di Dukuh Biteng Pati

Headline News • 13 days ago banjir

Sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, masih terendam banjir, Rabu (8/3/2023). Dukuh Biteng, Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, menjadi satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir ini.

Berdasarkan informasi dari lurah setempat, sebanyak 235 rumah yang terdiri dari 880 orang terdampak bencana ini. 

Selain itu, banjir juga merendam persawahan seluas 95 hektare. Banjir membuat petani di Dukuh Biteng tidak bisa memanen yang biasanya mereka bisa memanen gabah sebanyak 150 kuintal. 

Warga terdampak banjir juga sempat mendapat bantuan makanan. Namun, warga memilih untuk menerima makanan dengan bahan mentah, sehingga nantinya bisa mereka simpan. 

Untuk mengatasi banjir ini, pemerintah setempat melakukan pengerukan di Sungai Silugonggo. Namun, ketika melakukan pengerukan ini, hujan turun kembali sehingga memmbuat air kembali naik. Ini membuat aktivitas pengerukan tahan sungai ditunda.

Banjir di Pati Tak Kunjung Surut, Warga Gunakan Perahu untuk Beraktivitas

Banjir di Pati Tak Kunjung Surut, Warga Gunakan Perahu untuk Beraktivitas

Headline News • 13 days ago banjir

Ratusan rumah warga di 55 Desa di Pati, Jawa Tengah terendam banjir. Aktivitas warga hampir lumpuh akibat banjir yang tidak kunjung surut. Sejumlah warga yang desanya terisolir terpaksa menggunakan perahu kecil agar bisa beraktivitas.

Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati merupakan salah satu desa terparah yang dilanda banjir saat ini. Banjir merendam desa ini dengan ketinggian 70-80 cm. Tingginya banjir membuat warga beraktivitas dengan menggunakan perahu kecil. 

Menurut data, desa ini terdapat 390 KK dengan total 1.020 orang. Hingga saat ini, warga yang terdampak banjir mengharapkan bantuan dari relawan dan pemerintah. 

Desa Ngastorejo sudah terendam banjir selama dua bulan. Namun, selama satu minggu banjir sempat surut. Pada Maret 2023 banjir kembali naik karena intensitas hujan tinggi. 

Menurut informasi, dengan meluasnya banjir membuat Pemkab Pati kesulitan untuk menyalurkan bantuan logistik.  

4 Pompa Air Dikerahkan Sedot Banjir di Kudus

4 Pompa Air Dikerahkan Sedot Banjir di Kudus

Newsline • 14 days ago banjir

Sebanyak empat mobil pompa dari balai besar wilayah sungai dan pekerjaan umum SDA Jawa Tengah dikerahkan menyedot banjir di Kudus, terutama di Desa Jati Wetan dengan ketinggian 60 sentimeter, Rabu (8/3/2023).

Meski begitu, banjir yang juga merendam jalan pantura hingga permukiman warga itu belum surut juga, akibat hujan yang terus mengguyur wilayah Kudus. Ketinggian banjir di jalan pantura mencapai 30 sentimeter dan menyebabkan lalu lintas tersendat. 

Data BPBD Kudus mencatat, banjir merendam 14 desa di empat kecamatan, yakni Kecamatan Jati, Kecamatan Mejobo, Kecamatan Jekulo dan Kecamatan Undaan. Jumlah warga terdampak mencapai 8.102 kepala keluarga atau 25.805 jiwa, 608 di antaranya tinggal di posko pengungsian. 

Sementara itu, warga terdampak banjir di Desa Ketanjung, Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, mulai mengeluhkan sejumlah penyakit. 

Korban Banjir Demak Mulai Terserang Penyakit Gatal-Gatal

Korban Banjir Demak Mulai Terserang Penyakit Gatal-Gatal

Headline News • 14 days ago banjir

Warga Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Demak, Jawa Tengah mulai terserang penyakit karena tujuh hari beraktivitas di atas genangan banjir. Hal ini karena tidak ada posko kesehatan di wilayah terdampak banjir tersebut.

Banjir yang merendam wilayah Karanganyar, Demak selama tujuh hari tersebut mengakibatkan sedikitnya 3 ribu jiwa terisolir.

Meski terdampak banjir, warga mau tidak mau harus tetap beraktivitas. Akibatnya, banyak warga yang mulai terserang penyakit seperti gatal-gatal.
 
Sayang, meski banjir telah berlangsung lama dan warga sudah mulai terserang penyakit belum ada posko kesehatan di wilayah tersebut. Warga terpaksa mengandalkan bidan desa yang datang untuk memeriksa kondisi mereka. Di sisi lain, kepala desa Ketanjung mengatakan warga menolak mengungsi di posko pengungsian yang telah disiapkan pihak desa.

Banjir Meluas, Pemkab Pati Kewalahan Distribusi Bantuan

Banjir Meluas, Pemkab Pati Kewalahan Distribusi Bantuan

Headline News • 14 days ago banjir

Banjir telah melanda wilayah Pati, Jawa Tengah selama tujuh hari dan belum ada tanda-tanda surut. Pemkab Pati mengaku kewalahan menangani bencana banjir akibat luasnya wilayah yang terdampak banjir. 

Banjir masih merendam 55 desa di 9 kecamatan dengan lebih dari 18 ribu jiwa terdampak dan lebih dari 2.200 rumah terendam, Rabu (8/3/2023). Banjir juga merendam permukiman warga dengan ketinggian mencapai satu meter. Banyaknya wilayah yang terdampak banjir membuat distribusi bantuan menjadi kendala.

BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengaku sudah melakukan upaya penanganan banjir dengan memberikan bantuan logistik. Namun memang belum semuanya tertangani lantaran wilayah terdampak yang luas. 

Secara total, banjir di Pati telah terjadi selama lebih dari dua bulan. Salah satu penyebabnya adalah meluapnya Sungai Silungonggo akibat pendangkalan sungai.

Banjir Kepung Pati, Ratusan Rumah & Puluhan Hektare Sawah Terendam

Banjir Kepung Pati, Ratusan Rumah & Puluhan Hektare Sawah Terendam

Metro Pagi Prime Time • 14 days ago banjir

Banjir merendam 400 lebih rumah warga di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dengan 384 KK yang terdampak. Selain pemukiman, banjir juga merendam 71 hektare sawah dan 13 hektare tanaman tebu, Rabu (8/3/2023).

Banyak fasilitas umum yang terdampak banjir salah satunya sekolah. Sekolah masih diliburkan karena proses belajar mengajar belum bisa dilakukan mengingat banjir juga merendam sekolah.

Sebelumnya, sempat dilakukan proses pembelajaran menjelang UTS, namun menjelang UTS air kembali naik dan terjadi banjir hingga menggenangi sekolah dan oleh karena itu sekolah diliburkan kambali.

Perangkat desa menyediakan posko evakuasi bagi warga sekitar, namun sebagian besar warga lebih memilih bertahan di rumah karena mereka menganggap banjir yang datang sudah biasa dan sering setiap tahunnya. 

Mereka bertahan dirumah menggunakan panggung yang dibuat di dalam rumah agar terhindar dari genangan air. Barang-barang juga ditempatkan di posisi lebih tinggi agar tidak tergenang dan adapun fasilitas perahu yang bisa digunakan untuk aktivitas sehari-hari.

Sudah 3 Bulan Banjir Pati Tak Kunjung Surut

Sudah 3 Bulan Banjir Pati Tak Kunjung Surut

Headline News • 15 days ago banjir

Sudah tiga bulan sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, Jawa Tengah masih terendam banjir. Salah satu desa yang cukup parah terdampak adalah Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus. Total warga terdampak banjir adalah 1.003 jiwa dengan 384 kepala keluarga.

Ketinggian air di Desa Mintobasuki cukup variatif, yakni 20-150 sentimeter di sekitar pekarangan rumah dan 10-110 sentimeter di sepanjang jalan desa. 

Banjir di Desa Mintobasuki membuat sejumlah wilayah terendam, yakni 246 rumah, 71 hektare lahan sawah, 13 hektare lahan tebu, satu balai desa, dua tempat ibadah dan dua sekolah. 

Pemerintah setempat telah menyiapkan posko pengungsian di balai desa, namun sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Warga juga menggunakan perahu untuk beraktivitas di tengah banjir.